Sinergi Gotong Royong: Wali Kota Eri Apresiasi 10Regentstraat dan Happy Puppy Group Salurkan 2.300 Paket Sembako di Kawasan Heritage Surabaya
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 4 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi (kemeja putih)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Kepedulian sektor swasta terhadap kesejahteraan masyarakat kembali menorehkan cerita baik di Kota Surabaya. Melalui program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR), kolaborasi antara 10Regentstraat, Happy Puppy Group, dan Yayasan Suryani Setyadi sukses menyalurkan sedikitnya 2.300 paket sembako kepada warga yang membutuhkan di wilayah Kecamatan Krembangan pada Selasa (23/6/2026).
Aksi kemanusiaan ini dipusatkan di Resto 10Regentstraat, Jalan Kebon Rojo No. 10, Surabaya. Langkah ini menjadi bukti konkret bagaimana dunia usaha dapat hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat jaring pengaman sosial di tingkat tapak.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, yang hadir langsung dalam agenda tersebut memberikan apresiasi mendalam atas konsistensi dan peningkatan volume bantuan yang diberikan oleh para pelaku usaha ini.
“Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih kepada Happy Puppy Group yang kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat Surabaya. Membangun kota ini tidak bisa dilakukan pemerintah sendirian, tetapi membutuhkan semangat gotong royong dan saling berbagi,” ujar Wali Kota Eri hangat.
Wali Kota Eri: Gotong Royong Hadapi Tantangan Ekonomi
Wali Kota Eri menjelaskan bahwa di tengah tekanan kenaikan harga pangan dan beban biaya pembangunan saat ini, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Surabaya tengah diprioritaskan untuk mengover layanan dasar, seperti akses pendidikan gratis dan bedah Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Oleh karena itu, intervensi dan partisipasi aktif dari pelaku usaha dinilai sangat krusial guna melengkapi program-program pemeringah.
Ada catatan menarik dalam aksi sosial kali ini. Kontribusi dari konsorsium perusahaan tersebut tercatat mengalami kenaikan yang signifikan. Jika pada tahun sebelumnya bantuan yang terkumpul berada di angka sekitar 1.500 paket, tahun ini jumlahnya melesat menjadi 2.300 paket kebutuhan pokok siap edar.
“Semoga langkah ini menjadi inspirasi bagi perusahaan lain maupun masyarakat yang memiliki kemampuan untuk ikut berbagi. Masih banyak warga yang membutuhkan uluran tangan sehingga semangat gotong royong harus terus kita jaga,” imbuh Eri, sembari mengajak masyarakat agar menyalurkan zakat, infak, maupun sedekah secara tepat sasaran.
Memadukan Nilai Filantropi dan Pelestarian Sejarah
Selain misi sosial, momentum ini juga menandai geliat ekonomi baru di Surabaya Utara. Wali Kota Eri menyambut hangat kehadiran Resto 10Regentstraat yang bertempat di kawasan ikonis Pos Bloc Surabaya. Menawarkan konsep kuliner bernuansa heritage, nama restoran ini diambil dari nama jalan bersejarah era kolonial di kawasan tersebut yang dahulu dikenal sebagai Regenstraat.
Pemerintah Kota berharap destinasi ini mampu mendongkrak daya tarik wisata kota lawas (old town) lewat perpaduan atmosfer tempo dulu dan kuliner berkualitas.
“Pengunjung tidak hanya menikmati kuliner Indonesia maupun Belanda, tetapi juga dapat menyaksikan langsung proses memasak para chef. Dengan konsep seperti ini, Pos Bloc Surabaya memiliki tambahan destinasi kuliner yang unik. Masyarakat dapat menikmati makanan sekaligus merasakan atmosfer bangunan bersejarah yang menjadi bagian dari identitas Kota Surabaya,” puji Eri Cahyadi.
Komitmen Bisnis yang Berkelanjutan
Dari sisi manajemen, Direktur Utama 10Regentstraat, Steffiani Setyadji, menegaskan bahwa kesuksesan sebuah entitas bisnis tidak boleh hanya dihitung berdasarkan angka pertumbuhan pendapatan atau ekspansi komersial semata, melainkan dari seberapa besar dampak positif (social impact) yang ditinggalkan bagi lingkungan sekitar.
“Kami percaya bahwa keberhasilan sebuah perusahaan tidak hanya diukur dari pertumbuhan bisnis, tetapi juga dari kontribusinya kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dan membantu meringankan kebutuhan pangan warga yang membutuhkan,” urai Steffiani.
Agar bantuan ini tepat sasaran dan tidak memicu kerumunan yang tidak kondusif, seluruh paket sembako disalurkan berdasarkan basis data hasil koordinasi ketat dengan pihak Kecamatan Krembangan serta jajaran kelurahan setempat. Mekanisme distribusi di lapangan diatur secara rapi menggunakan sistem kupon resmi dan dibagi ke dalam beberapa sesi penukaran agar berjalan tertib dan aman.
Melalui integrasi kegiatan bisnis dan aksi filantropi ini, 10Regentstraat dan mitranya berharap dapat terus merawat kultur gotong royong sekaligus membangun relasi yang harmonis antara pelaku industri, birokrasi pemerintahan, dan elemen warga Surabaya.***

>
