Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Kolaborasi Pemkot dan BPOM Surabaya: Pastikan Makanan Aman di SWK

Kolaborasi Pemkot dan BPOM Surabaya: Pastikan Makanan Aman di SWK

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Kamis, 26 Sep 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COMPemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bekerja sama dengan Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Surabaya dalam rangka melaksanakan uji sampling melalui kegiatan Pembinaan Gerakan Pangan Aman Pedagang Kreatif Lapangan (PKL) Jatim Truly (Jawa Timur Trusted Culinary). Acara ini berlangsung di Sentra Wisata Kuliner (SWK) Karang Asem Tambaksari pada Rabu (25/9/2024) dan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran para pedagang terkait pentingnya keamanan pangan.

Sekretaris Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah serta Perdagangan (Dinkopumdag) Kota Surabaya, M. Awaludin Arief, menjelaskan bahwa program ini adalah bentuk inovasi BPOM Surabaya dalam bersinergi dengan Pemkot Surabaya guna memberikan pendampingan dan edukasi kepada para pedagang, serta melakukan uji sampling terhadap bahan makanan yang dijual.

“Kegiatan ini membantu pedagang untuk memahami apakah produk makanan mereka aman dari bahan berbahaya seperti boraks, formalin, pewarna Rhodamin B, dan Metanil Yellow,” ujar Awaludin.

Pemkot Surabaya, lanjut Awaludin, mendukung penuh upaya BPOM dalam memastikan keamanan pangan di seluruh SWK Kota Pahlawan. Saat ini, ada 50 SWK dan 1 Sentra Ikan Bulak (SIB) di Surabaya dengan total 1.203 pedagang. Diharapkan program ini dapat berlanjut secara bertahap di seluruh wilayah.

“Setelah mengikuti program ini, pedagang yang produknya aman dari bahan berbahaya akan diberikan stiker sebagai bukti keamanan pangan yang mereka jual,” tambahnya.

Plt. Kepala Balai Besar POM Surabaya, Budi Sulistyowati, mengungkapkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan para PKL tentang keamanan pangan, sebagai bagian dari Program Prioritas Nasional Keamanan Pangan Terpadu. Kota Surabaya dipilih sebagai salah satu lokus intervensi dalam program ini.

“Inovasi Jatim Truly memberikan pembinaan kepada pedagang agar hanya menjual produk makanan yang aman dan bebas dari bahan berbahaya, demi mencegah peredarannya. Program ini diselaraskan dengan pedagang binaan Dinkopumdag serta Program Laik Sehat dari Dinas Kesehatan Surabaya,” jelas Budi.

Pedagang yang telah mendapat bimbingan teknis dan terbukti menjual produk bebas dari bahan berbahaya akan menerima stiker “Telah Mengikuti Pembinaan Gerakan Pangan Aman PKL” untuk dipasang di gerobak atau tempat mereka berjualan.

“Kami sangat peduli pada keamanan pangan di SWK, dan banyak pedagang yang tertarik untuk mendapatkan sertifikasi. Melalui kegiatan post market, kami akan memantau apakah ada bahan berbahaya yang masih digunakan,” tambahnya.

Jika hasil uji sampling menemukan adanya bahan berbahaya, BPOM akan melacak rantai penjualan hingga ke tingkat pabrik. Setelah pembinaan, pedagang yang telah berhenti menggunakan bahan berbahaya akan diberikan stiker sebagai tanda telah mendapat pendampingan dari BPOM Surabaya.

“Kami ingin konsumen merasa terlindungi, mendapat jaminan keamanan dari produk yang mereka konsumsi. Saat ini, ada 4 SWK yang telah menerima stiker tersebut dan di tahap kedua, 4 SWK lainnya juga akan mendapatkannya. Program ini mendapat perhatian dari berbagai pemerintah daerah,” kata Budi.

Ke depannya, BPOM Surabaya akan memperluas cakupan program di Kota Surabaya, mengingat tingginya komitmen Pemkot terhadap keamanan pangan. BPOM juga akan membantu meningkatkan pengetahuan pedagang, memberikan jaminan keamanan produk, serta mendorong replikasi program ini di wilayah lain.

“Kami berharap program ini bisa diterapkan lebih luas dengan bantuan BPOM Surabaya,” tutupnya. (dk/nw)

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Malaysia Ikuti Australia, Larang Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun

    Malaysia Ikuti Australia, Larang Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 147
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA – Malaysia menjadi negara terbaru yang mengambil langkah untuk mengatur penggunaan media sosial berdasarkan usia. Pekan lalu, kabinet Malaysia secara resmi menyetujui peraturan baru yang akan melarang pembuatan akun media sosial bagi anak di bawah 16 tahun. Kebijakan ini diambil seiring meningkatnya kekhawatiran dunia terkait dampak buruk media sosial terhadap kesehatan mental dan keselamatan anak. […]

  • Komisi III DPR Persetujui 9 Hakim Agung dan 1 Hakim Ad Hoc HAM, Ini Daftarnya

    Komisi III DPR Persetujui 9 Hakim Agung dan 1 Hakim Ad Hoc HAM, Ini Daftarnya

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Komisi III DPR RI Menyetujui Pengangkatan 9 Hakim Agung dan 1 Hakim Ad Hoc HAM DIAGRAMKOTA.COM – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia telah menyetujui pengangkatan sembilan hakim agung dan satu hakim ad hoc Hak Asasi Manusia (HAM) untuk bertugas di Mahkamah Agung (MA). Keputusan ini diambil dalam rapat pleno yang digelar di Kompleks […]

  • Klinik atau Penjara? Ibu dan Bayi ‘Ditahan’ Gara-Gara Tak Mampu Bayar 2 Juta

    Klinik atau Penjara? Ibu dan Bayi ‘Ditahan’ Gara-Gara Tak Mampu Bayar 2 Juta

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 370
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Lantaran tidak mampu melunasi biaya persalinan, seorang ibu dan bayinya “ditahan” oleh klinik bersalin di Surabaya, di kawasan Asemrowo. Komunitas Tolong Menolong (KTM) yang mendengar informasi itu lantas menebus biaya persalinan sebesar yang awalnya Rp 2.161.000 menjadi Rp. 1.100.000, setelah dapat potongan biaya, Senin (3/2/2025). Selain menebus biaya persalinan sang ibu bernama Siti Ayu […]

  • Penemuan Jasad Penjual Rumput di Ngantru, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan

    Penemuan Jasad Penjual Rumput di Ngantru, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan

    • calendar_month Selasa, 15 Okt 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 190
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polsek Ngantru, Polres Tulungagung, saat ini tengah menyelidiki laporan penemuan seorang penjual rumput yang ditemukan telah meninggal dunia di rumahnya di Desa Mojoagung, Kecamatan Ngantru, pada Minggu (13/10/2024) sekitar pukul 17.00 WIB. Korban diketahui bernama Nurkayan (40), pertama kali ditemukan oleh seorang saksi bernama Yudha Wardhaya. Yudha, yang awalnya datang ke rumah korban […]

  • Respons Cepat! Perumda Delta Tirta Salurkan 15.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Banjir di Candi

    Respons Cepat! Perumda Delta Tirta Salurkan 15.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Banjir di Candi

    • calendar_month Sabtu, 25 Jan 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 260
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Perumda Delta Tirta mengambil langkah cepat untuk membantu warga Desa Kalipecabean, Kecamatan Candi, yang mengalami krisis air bersih akibat banjir. Sebagai bagian dari respons darurat, perusahaan ini mendistribusikan lima tandon air bersih dengan total kapasitas 15.000 liter. Langkah ini bertujuan memenuhi kebutuhan pokok warga yang terdampak, khususnya untuk keperluan konsumsi seperti minum dan […]

  • Hari Ini Puasa ke Berapa

    Hari Ini Puasa ke Berapa? Perhitungan Ramadan 1447 H di Tahun 2026

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 107
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pada bulan Ramadan tahun 1447 H atau 2026 M, umat Islam di Indonesia sedang menjalani ibadah puasa. Saat ini, tanggal 27 Februari 2026 jatuh pada hari Jumat, yang menjadi pertanyaan utama bagi banyak orang: hari ini puasa ke berapa? Perbedaan dalam penetapan awal puasa Ramadan menyebabkan perbedaan dalam perhitungan hari puasa. Dua versi kalender […]

expand_less