Klarifikasi dan Permintaan Maaf dari Anggota TNI AL yang Viral karena Menggebrak Ambulans di Surabaya
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 15 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

(YDSF ambulance center)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Aksi seorang anggota TNI Angkatan Laut (AL) yang viral di media sosial setelah menggebrak ambulans di Jalan Bengawan, Surabaya, menimbulkan reaksi beragam dari masyarakat. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (27/4/2026), saat pemotor yang memakai seragam TNI AL itu melanggar aturan lalu lintas dengan melaju melawan arah dan menunjukkan sikap emosional terhadap kendaraan darurat.
Pemotor dengan Seragam TNI AL yang Menyebabkan Kontroversi
Dalam video yang diunggah oleh akun TikTok @ambulancesikoko, terlihat bagaimana seorang pria menggunakan seragam militer TNI AL sambil marah-marah kepada sopir ambulans. Ia tidak hanya melanggar arus lalu lintas, tetapi juga menggebrak mobil ambulans yang sedang berusaha memberikan jalan. Aksi ini menarik perhatian warganet dan menjadi topik diskusi hangat di media sosial.
Varhan Aditya, pemilik akun @ambulancesikoko, menjelaskan bahwa ia sendiri adalah pengemudi ambulans yang terlibat dalam kejadian tersebut. Dalam keterangannya, Varhan menyatakan bahwa ia melihat langsung pemotor tersebut menggunakan seragam TNI AL. Namun, alih-alih memberikan jalan seperti pengendara lainnya, pria tersebut justru menunjukkan sikap yang tidak sopan dan emosional.
Penjelasan dari Pelaku dan Permintaan Maaf
Setelah aksi tersebut viral, pelaku akhirnya memberikan klarifikasi melalui video yang diunggah ke media sosial. Dalam video tersebut, ia mengakui bahwa dirinya memang merupakan anggota TNI AL. Ia kemudian menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada pimpinan TNI AL dan masyarakat luas.
“Kepada pimpinan kami, khususnya pimpinan TNI Angkatan Laut, kami mohon maaf tidak mengulangi lagi pelanggaran tersebut,” ujar pelaku dalam video tersebut.
Permintaan maaf ini dianggap sebagai langkah penting untuk memperbaiki citra dan menunjukkan tanggung jawab atas tindakan yang dilakukan. Meski demikian, banyak warganet yang menilai bahwa tindakan tersebut tidak sesuai dengan kode etik dan prinsip kesopanan yang seharusnya dimiliki oleh anggota militer.
Reaksi Masyarakat dan Komentar di Media Sosial
Video yang diunggah oleh akun @ambulancesikoko telah mendapatkan lebih dari 2.900 suka, 290 kali dibagikan, dan 120 komentar dari warganet. Banyak dari mereka mengecam tindakan pemotor tersebut, sementara sebagian lainnya menyarankan agar institusi TNI AL segera mengambil tindakan tegas terhadap pelaku.
Beberapa komentar menyoroti pentingnya disiplin dalam berlalu lintas, terlebih bagi anggota militer yang dianggap memiliki tanggung jawab besar sebagai contoh bagi masyarakat.
Langkah Selanjutnya dan Evaluasi dari Pihak Terkait
Meski belum ada informasi resmi dari TNI AL mengenai tindakan hukum yang akan diambil, kasus ini dianggap sebagai pelajaran berharga bagi seluruh anggota militer. Sebagai lembaga yang dihormati, TNI AL diharapkan mampu menjaga etika dan disiplin, terutama dalam situasi yang melibatkan kepentingan umum seperti layanan darurat.***

>

Saat ini belum ada komentar