Perayaan Seni dan Budaya di Balai Pemuda Surabaya
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Balai Pemuda Surabaya menjadi pusat perhatian pada akhir pekan lalu, saat ratusan pegiat seni memadati lokasi tersebut dalam acara Beauty of Balai Pemuda. Acara ini diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Kartini, sekaligus menjadi cikal bakal event tahunan pasar seni lukis Indonesia.
Ratusan Pelukis Hadir untuk Menyuarakan Kebudayaan Jawa Timur
Acara yang berlangsung pada Sabtu, 18 April 2026, menarik partisipasi lebih dari 185 pelukis dari berbagai daerah Jawa Timur. Bahkan, beberapa di antaranya berasal dari Jawa Tengah dan Yogyakarta, khusus untuk menghadiri event ini. Mereka datang dengan membawa alat cat akrilik dan peralatan lainnya, siap menciptakan karya seni yang akan dipamerkan.
Menurut Saiful Anies alias Must Gentong, manager Galeri Merah Putih, Balai Pemuda telah menjadi tempat penting untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan seni sejak dulu. Ia menekankan bahwa spirit bangunan cagar budaya ini menjadi daya tarik bagi masyarakat yang peduli terhadap seni dan budaya.
Model Lukis dan Tokoh Penting Hadir dalam Acara
Dalam acara ini, Marcella Zalianty dan Arumi Bachsin hadir sebagai model lukis. Keduanya duduk di depan para pelukis, memberikan inspirasi untuk karya-karya yang akan diciptakan. Selain itu, hadir pula Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak, Budayawan Erros Djarot, serta perwakilan pemkot Surabaya.
Must Gentong menjelaskan bahwa acara ini juga menjadi bentuk perlawanan terhadap pengosongan Galeri Merah Putih. Ia ingin menunjukkan kepada Pemerintah Kota Surabaya bahwa galeri tersebut tidak digunakan oleh pribadi, melainkan oleh komunitas dan kelompok seni lainnya.
“Alhamdulillah mereka mencabut SP-nya, karena memang galeri tidak digunakan untuk menguntungkan salah satu pihak. Tapi memang untuk kesenian bersama,” ujarnya.
Tujuan Acara: Melestarikan Seni dan Budaya
Must Gentong menegaskan bahwa Beauty of Balai Pemuda adalah upaya untuk melestarikan seni dan budaya Jawa Timur. Ia berharap acara ini bisa menjadi agenda rutin setiap tahun, sekaligus menjadi bagian dari rangkaian HUT Pemprov Jawa Timur.
Selain itu, acara ini juga menjadi ajang untuk memperkenalkan karya-karya seniman lokal kepada publik. Beberapa pelukis bahkan memilih untuk memajang karya-karya mereka di Galeri Merah Putih, yang merupakan bagian dari kompleks Balai Pemuda.
Peran Balai Pemuda dalam Kehidupan Budaya Surabaya
Balai Pemuda tidak hanya menjadi tempat untuk pertunjukan seni, tetapi juga menjadi simbol perjuangan dan semangat generasi muda. Sejak dibangun, bangunan ini telah menjadi pusat aktivitas budaya, baik dalam bentuk pameran, pertunjukan musik, maupun kegiatan sosial.
Dengan adanya Beauty of Balai Pemuda, diharapkan semangat seni dan budaya dapat terus berkembang, terutama di kalangan masyarakat Jawa Timur. Acara ini juga menjadi bukti bahwa seni tidak hanya sekadar hiburan, tetapi juga sarana untuk menyampaikan pesan-pesan penting tentang identitas dan nilai-nilai budaya.
Harapan Masa Depan
Must Gentong berharap agar pemerintah dan masyarakat terus mendukung keberadaan Balai Pemuda sebagai pusat seni dan budaya. Ia percaya bahwa dengan kolaborasi antara komunitas seni dan pemerintah, seni dan budaya Jawa Timur akan tetap hidup dan berkembang.
“Kita harus menjaga dan merawat bangunan ini, karena ia adalah warisan kita,” katanya.***

>

Saat ini belum ada komentar