Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SERBA-SERBI » 5 Rekomendasi Film Ekososial yang Bisa Bikin Kamu Tobat

5 Rekomendasi Film Ekososial yang Bisa Bikin Kamu Tobat

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Bencana banjir bandang yang melanda Sumatra sejak akhir November 2025 adalah sebuah pertanda kalau alam sedang tak baik-baik saja. Ini sekaligus jadi tamparan keras untuk pihak-pihak yang masih menyangkal kalau perubahan iklim itu nyata.

Namun, kecenderungan manusia mengabaikan isu lingkungan itu ternyata adalah problem universal. Art Markman dari University of Texas at Austin dalam Harvard Business Review berargumen kalau sikap abai ini didorong oleh fakta bahwa dampak kerusakan lingkungan baru tampak setelah jangka waktu yang lama serta tidak mempengaruhi hidup sebagian besar manusia secara langsung (lokasi yang jauh dari perkotaan dan permukiman kelas menengah).

Seperti biasa, sebelum terjadi dan menimpa diri sendiri, manusia tidak akan beraksi. Agar kamu tidak jadi manusia seperti itu, boleh deh coba tonton film ekososial berikut. Memakai sudut pandang orang-orang yang terdampak langsung, kamu bakal dibikin tobat.

1. Still Life (2006)

Still Life mungkin bisa jadi tamparan keras buat kita di Indonesia. Ia berlatarkan Fengjiye, sebuah kota di China yang tersapu banjir gara-gara pembangunan bendungan skala besar. Dampak sosial ekonomi dari bencana ekologi ini dipotret lewat dua kisah sekaligus. Yakni, seorang penambang batubara yang berniat mencari keberadaan istrinya dan sebaliknya, seorang istri yang ingin tahu nasib suaminya yang jarang berkabar sejak merantau ke Fengjiye. Still Life disutradarai Jia Zhangke yang gak pernah gagal menggugah penontonnya lewat cerita-cerita bermuatan komentar sosialnya.

  • Genre: drama, realisme sosial

  • Pemain: Han Sanming, Zhao Tao, Li Zhubing

  • Sutradara: Jia Zhangke

2. Evil Does Not Exist (2023)

AA1RwgmA

Ryusuke Hamaguchi akan mengajakmu menyelami kehidupan para penduduk desa di dekat Tokyo yang hidup ala slow-living. Bukan ikut-ikutan tren, mayoritas dari mereka memang warga asli yang memilih bertahan dan hidup secukupnya. Namun, komitmen mereka untuk hidup harmonis dengan alam terancam kedatangan investor yang tertarik membangun penginapan komersial di area tersebut.

  • Genre: drama, eco-fable

  • Pemain: Hitoshi Omika, Ryo Nishikawa, Ryuji Kosaka

  • Sutradara: Ryusuke Hamaguchi

3. Honeyland (2019)

AA1Rw8YN

Honeyland juga berkisah tentang manusia yang hidup harmonis dengan alam. Ia adalah Hatidze, perempuan paruh baya di Makedonia Utara yang bertahan hidup dengan jadi peternak madu lebah liar. Hatidze benar-benar sadar kalau dirinya amat bergantung pada alam dan ini mendorongnya melakukan ekstraksi secara bijak.

Sampai satu hari, ia kedatangan tetangga baru yang mengadopsi gaya hidup nomaden. Tidak seperti Hatidze, mereka tipe manusia yang mengeksploitasi alam dan bakal pindah ketika lingkungan yang mereka tinggali tak lagi bisa mendukung kebutuhan mereka.

  • Genre: dokumenter

  • Pemain: Hatidze Muratova

  • Sutradara: Tamara Kotevska and Ljubomir Stefanov

4. Let the River Flow (2023)

AA1Rwe3v

Mengambil latar Norwegia 1970-an, Let The River Flow adalah film drama yang menggambarkan komitmen penduduk pribumi melindungi kelestarian lingkungan. Kesadaran lebih mereka sayangnya gak diimbangi dengan komitmen pemilik otoritas. Film ini ditulis menggunakan sudut pandang Ester, guru muda yang terlibat dalam aksi protes pembangunan bendungan pembangkit listrik yang bisa mendisrupsi aliran sungai alami tersisa dan merusak ekosistem. Tak hanya dimusuhi karena aktivismenya, identitasnya sebagai kelompok etnik Sami juga sering dijadikan senjata lawannya untuk membunuh karakter.

  • Genre: drama, sejarah

  • Pemain:Ella Marie Hætta Isaksen, Gard Emil Elvenes

  • Sutradara: Ole Giaever

5. Woman at War (2018)

AA1RwgmB

Dipadu dengan komedi, kritik lingkungan Woman at War sebenarnya cukup menampar. Ia berkutat pada aktivisme seorang perempuan paruh baya, Halla yang menolak keberadaan pabrik aluminium di dekat pemukimannya. Ia berkali-kali melakukan sabotase sendirian dan bikin pengelola pabrik hampir menyerah. Sampai mereka menemukan senjata yang bisa dipakai untuk melawan Halla, yakni dengan menghalangi niatnya mengadopsi anak.

  • Genre: drama, komedi

  • Pemain: Halldora Geirharosdottir, Jorundur Ragnarsson

  • Sutradara: Benedikt Erlingsson

Aksi peduli lingkungan kita mungkin gak seberapa dampaknya dibanding dengan eksploitasi alam dan destruksi yang dilakukan pabrik dan perusahaan besar. Namun, bolehlah film-film tadi jadi pengingat kalau kita bisa jadi korban berikutnya. Mungkin tak sekarang, tapi nanti dan sudah siapkah kamu melawan Bumi yang marah? ***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Alasan Inara Rusli Laporkan Insanul Fahmi

    Ini Alasan Inara Rusli Laporkan Insanul Fahmi

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 134
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Selebgram Inara Rusli akhirnya melaporkan Insanul Fahmi atas kasus penipuan ke Polda Metro Jaya pada Senin (1/12) Laporan tersebut diajukannya bersama dengan kuasa hukumnya, Hamrin Saragih. “Kami mengajukan laporan terkait dugaan penipuan yang dialami oleh klien kami,” ujar Hamrin Saragih Menurutnya, Inara Rusli melaporkan Insanul Fahmi karena diduga melakukan penipuan soal status. Adapun Insanul […]

  • PERSEBAYA SURABAYA PSIM YOGYAKARTA

    Peran Kartu Merah dalam Kemenangan PSIM Yogyakarta atas Madura United

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 103
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kemenangan PSIM Yogyakarta atas Madura United dengan skor 3-0 dalam pertandingan pekan terakhir paruh musim BRI Super League 2025/2026 menjadi salah satu momen penting dalam kompetisi ini. Pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel, mengungkapkan bahwa dua kartu merah yang diterima pemain Madura United memengaruhi jalannya pertandingan dan memberikan keuntungan bagi timnya. Pengaruh Kartu Merah pada […]

  • Kekacauan di Perbatasan Thailand-Kamboja

    Kekacauan di Perbatasan Thailand-Kamboja, Warga Dievakuasi dari Perbatasan

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 179
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ketegangan antara Thailand dan Kamboja kembali memuncak setelah insiden penembakan yang menewaskan satu orang dan melukai tiga lainnya. Peristiwa ini terjadi di Desa Prey Chan, Provinsi Banteay Meanchey, pada Rabu (12/11/2025), hanya dua hari setelah seorang tentara Thailand kehilangan kaki akibat ranjau darat di area perbatasan lain. Evakuasi Massal Warga Sebanyak 250 keluarga dari […]

  • Jadwal Operasional Kapal Ferry untuk Wilayah Kepulauan Aru pada Maret 2026

    Jadwal Operasional Kapal Ferry untuk Wilayah Kepulauan Aru pada Maret 2026

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 45
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pihak ASDP Indonesia Ferry telah merilis jadwal operasional kapal penyeberangan untuk wilayah Kepulauan Aru pada minggu ketiga bulan Maret 2026. Jadwal ini berlaku mulai tanggal 15 hingga 20 Maret 2026 dan mencakup berbagai rute yang menghubungkan beberapa pulau di wilayah tersebut. Informasi ini sangat penting bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan lintas pulau, terutama […]

  • USD IDR Terancam Depresiasi Akibat Tekanan Global dan Kenaikan Harga Minyak

    USD IDR Terancam Depresiasi Akibat Tekanan Global dan Kenaikan Harga Minyak

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 76
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – USD IDR? Nilai tukar rupiah menghadapi tantangan signifikan akibat tekanan dari berbagai faktor eksternal, termasuk lonjakan harga minyak mentah dunia dan ketidakstabilan geopolitik. Hal ini menimbulkan kekhawatiran akan depresiasi yang lebih dalam, terutama jika kondisi tersebut tidak segera diatasi. Faktor Penyebab Pelemahan Rupiah Rupiah telah mengalami penurunan sebesar 1,51 persen secara tahun kalender berjalan […]

  • Pemilik 1 Ha Tanah di Labuan Bajo Gugat Johanis van Naput dan Kawan-Kawan

    Pemilik 1 Ha Tanah di Labuan Bajo Gugat Johanis van Naput dan Kawan-Kawan

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 130
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Daftar tuntutan warga setempat pemilik lahan di Kerangan, Kelurahan Labuan Bajo, terhadap Santosa Kadiman asal Jakarta serta anak-anak Nikolaus Naput dari Ruteng, Ramang Ishaka, dan Muhamad Syair (yang dikenal sebagai keturunan pejabat adat) terus berlanjut ke Pengadilan Negeri (PN) Labuan Bajo. Sengketa ini muncul setelah acaragroundbreaking TheHotel St. Regis Labuan Bajo yang dibangun oleh Santoso […]

expand_less