Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Kasus Pelecehan Seksual di Yayasan Keagamaan Surabaya, 7 Korban Usia 10-15 Tahun

Kasus Pelecehan Seksual di Yayasan Keagamaan Surabaya, 7 Korban Usia 10-15 Tahun

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COMSebanyak tujuh santri laki-laki menjadi korban dugaan pelecehan seksual oleh seorang guru ngaji di sebuah yayasan pendidikan keagamaan di Surabaya. Para korban berusia antara 10 hingga 15 tahun, dan kejadian ini terjadi dalam kurun waktu sejak 2025 hingga April 2026.

Korban Mengaku Mengalami Peristiwa Serupa

Kasus ini terungkap setelah salah satu korban melaporkan kejadian yang dialaminya kepada pihak berwajib. Setelah itu, beberapa korban lainnya juga mengungkapkan pengalaman serupa. Mereka mengaku bahwa mereka sering mengikuti pembelajaran mengaji secara berkala dan menginap di lokasi yayasan setiap akhir pekan.

Struktur Penginapan Santri

Para santri tidak tinggal penuh di lokasi yayasan. Mereka hanya menginap selama Jumat malam hingga Minggu. Selama masa inilah, mereka mengikuti berbagai aktivitas belajar dan kegiatan keagamaan. Namun, dalam jangka waktu tersebut, dugaan pelecehan seksual terjadi.

Penyelidikan dan Tersangka

Kepolisian setempat telah memulai penyelidikan terkait kasus ini. Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan, menyatakan bahwa tersangka diduga melakukan tindakan pelecehan seksual terhadap para santri. Hingga saat ini, penyidik masih mengejar informasi lebih lanjut untuk memperkuat bukti-bukti yang ada.

Dampak Psikologis pada Korban

Pelecehan seksual yang dialami oleh para santri berpotensi menimbulkan dampak psikologis yang signifikan. Pihak yayasan dan lembaga perlindungan anak sedang memastikan bahwa korban mendapatkan bantuan psikologis yang dibutuhkan. Proses pemulihan psikologis akan dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan kondisi masing-masing korban.

Reaksi dari Komunitas

Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat, khususnya orang tua dan pengurus yayasan. Banyak pihak menuntut transparansi dan keadilan dalam penanganan kasus ini. Mereka berharap agar pihak berwajib dapat memberikan sanksi yang sesuai dengan hukum yang berlaku.

Langkah Pencegahan di Masa Depan

Untuk mencegah terulangnya kejadian serupa, pihak yayasan dan pemerintah setempat diminta untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas pengajar dan pengelola lembaga pendidikan. Sistem pelaporan dugaan pelecehan harus diperkuat agar bisa segera ditangani.

Penanganan Hukum

Penyidik akan terus memeriksa semua pihak yang terlibat dalam kasus ini. Termasuk para saksi dan korban. Proses hukum akan dilakukan dengan cepat dan adil, sesuai dengan mekanisme yang berlaku. Tersangka akan dijerat dengan undang-undang yang berlaku terkait pelecehan seksual.

Tanggung Jawab Pihak Yayasan

Yayasan pendidikan keagamaan yang menjadi tempat kejadian harus bertanggung jawab atas pengelolaan dan pengawasan aktivitas pengajar. Pihak yayasan perlu meninjau ulang sistem perekrutan dan pengawasan terhadap tenaga pengajar. Hal ini penting untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan para santri.

Kasus pelecehan seksual terhadap santri di yayasan keagamaan Surabaya menunjukkan pentingnya pengawasan dan perlindungan terhadap anak-anak. Pihak berwajib, yayasan, dan masyarakat harus bekerja sama untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi para santri. Dengan langkah-langkah yang tepat, kejadian serupa dapat diminimalisir dan dihindari.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Semangat Gotong Royong, Sertu Aris Bersama Warga Cor Jalan Rusak

    Semangat Gotong Royong, Sertu Aris Bersama Warga Cor Jalan Rusak

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 129
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Babinsa Desa Sumberingin Kidul, Sertu Aris Setiawan anggota Koramil Tipe B 0807/05 Ngunut, bersama masyarakat melaksanakan kegiatan kerja bakti pengecoran jalan berlubang di Desa Sumberingin Kidul, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung, Jumat (6/3/2026). Kegiatan yang dilaksanakan dalam program Jumat Bersih tersebut bertujuan memperbaiki kondisi jalan yang sebelumnya berlubang agar lebih aman dan nyaman bagi […]

  • Pangdam V/Brawijaya Pimpin Pemberangkatan Satgas Yonzipur 5/ABW Bantu Penanganan Bencana Aceh Tengah

    Pangdam V/Brawijaya Pimpin Pemberangkatan Satgas Yonzipur 5/ABW Bantu Penanganan Bencana Aceh Tengah

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 146
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., memimpin langsung pemberangkatan Satgas Gulbencal Yonzipur 5/ABW untuk membantu percepatan penanganan pasca bencana di Aceh Tengah. Upacara pelepasan berlangsung di Dermaga Ujung Koarmada II Surabaya, Senin (22/12/2025). Kegiatan pemberangkatan tersebut diikuti oleh 108 personel dipimpin Letda Czi Sugeng selaku Danton 1 Kompi C Yonzipur 5/ABW, dengan […]

  • Persebaya Surabaya

    Kehadiran Bruno Moreira di Lapangan: Pengaruh Besar dan Sinyal Emosional

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 61
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Bruno Moreira, kapten Persebaya Surabaya, telah menunjukkan performa luar biasa dalam beberapa pertandingan terakhir. Di laga melawan PSBS Biak, ia mencatatkan angka yang sangat mengesankan, termasuk 28 dari 29 umpan yang akurat serta tiga umpan kunci yang langsung menghasilkan peluang berbahaya. Performa ini menunjukkan bahwa ia tetap menjadi motor utama dalam serangan tim. Persebaya […]

  • Bhabinkamtibmas Desa Buncitan Polsek Sedati Dorong Peran Warga Kelola Pekarangan Pangan Bergizi

    Bhabinkamtibmas Desa Buncitan Polsek Sedati Dorong Peran Warga Kelola Pekarangan Pangan Bergizi

    • calendar_month Sabtu, 7 Jun 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 286
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam upaya mendukung program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) yang dicanangkan Kapolresta Sidoarjo Kombes. Pol. Christian Tobing untuk dukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, Polsek Sedati melalui peran Bhabinkamtibmas Desa Buncitan, Aiptu Sulaiman, melaksanakan kegiatan monitoring dan motivasi pemanfaatan lahan pekarangan milik warga pada Sabtu (7/6/2025), di Desa Buncitan, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan […]

  • Kapolri Lepas 700 Buruh Terdampak PHK Untuk Kembali Bekerja, Wujud Kolaborasi Selesaikan Permasalahan Industrial

    Kapolri Lepas 700 Buruh Terdampak PHK Untuk Kembali Bekerja, Wujud Kolaborasi Selesaikan Permasalahan Industrial

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 293
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melepas 700 buruh terdampak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) untuk bekerja di tempat yang baru. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Rupattama, Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (12/6/2025). Sigit mengungkapkan, pelepasan buruh terdampak PHK untuk bekerja di tempat baru ini merupakan tindaklanjut dari instruksi Presiden Indonesia Prabowo Subianto. “Jadi hari […]

  • Remisi yang Pernah Diterima Putri Candrawathi, Istri Ferdy Sambo

    Remisi yang Pernah Diterima Putri Candrawathi, Istri Ferdy Sambo

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 426
    • 0Komentar

    Remisi yang Diterima Putri Candrawathi DIAGRAMKOTA.COM – Putri Candrawathi, istri dari Ferdy Sambo, mendapatkan remisi dalam rangka perayaan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia. Terpidana 10 tahun penjara atas kasus pembunuhan Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat ini kini menjalani hukuman di Lapas Kelas IIA Tangerang. Ia menerima keringanan hukuman dengan total remisi sebesar sembilan bulan. Kepala Lapas […]

expand_less