Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » Kebijakan Pemerintah Terhadap Alumni Beasiswa LPDP yang Dianggap Tidak Patuh!

Kebijakan Pemerintah Terhadap Alumni Beasiswa LPDP yang Dianggap Tidak Patuh!

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Indonesia kembali menegaskan komitmennya terhadap aturan yang berlaku bagi penerima beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengungkapkan bahwa dua alumni LPDP akan di-blacklist karena dinilai tidak memenuhi kewajiban kontribusi setelah menyelesaikan studi. Kebijakan ini menjadi perhatian publik setelah video yang viral menunjukkan sikap mereka terhadap kewarganegaraan anaknya.

Pelanggaran Kewajiban Kontribusi dan Dampaknya

Dwi Sasetningtyas dan suaminya, Arya Iwantoro, dinyatakan tidak memenuhi kewajiban pengabdian sesuai ketentuan LPDP. Aturan tersebut menyatakan bahwa alumni harus menjalani masa kontribusi selama 2 kali masa studi ditambah satu tahun. Arya, yang telah menyelesaikan studi PhD di Belanda pada 2022, belum menyelesaikan kewajibannya. Hal ini membuat LPDP melakukan pemanggilan untuk klarifikasi dan penindakan lebih lanjut.

“Kami sedang memanggil saudara AP untuk meminta klarifikasi, serta akan melakukan proses penindakan dan pengenaan sanksi sampai pengembalian seluruh dana beasiswa apabila terbukti bahwa kewajiban berkontribusi di Indonesia belum dipenuhi,” jelas LPDP dalam pernyataannya.

Reaksi Publik dan Perluasan Isu

Video yang dibagikan oleh Dwi Sasetningtyas menjadi sorotan publik. Dalam video tersebut, ia menyampaikan perasaan kecewa terhadap situasi yang dihadapi sebagai Warga Negara Indonesia (WNI). Namun, pernyataannya tentang keinginan agar anak-anaknya memiliki paspor kuat menjadi kontroversial. Video ini memicu reaksi warganet yang merasa tidak nyaman dengan sikap tersebut.

Dwi kemudian menyampaikan permohonan maaf, menjelaskan bahwa pernyataannya lahir dari rasa lelah dan frustrasi. Meskipun demikian, isu kewarganegaraan dan kontribusi tetap menjadi fokus utama. Dwi sendiri telah menyelesaikan studi S2 pada 2017 dan masa pengabdiannya. Sementara itu, Arya masih dalam proses penyelesaian kewajibannya.

Kebijakan Blacklist dan Konsekuensi

Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa blacklist akan berdampak langsung pada kemungkinan keterlibatan Dwi dan Arya dalam pekerjaan atau proyek yang terkait dengan pemerintah. “Blacklist artinya nanti mereka tidak bisa kerja lagi (berhubungan) dengan pemerintah di sini, selama saya di sini atau diblacklist permanen,” ujar Menteri Keuangan.

Keputusan ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk memastikan bahwa alumni LPDP mematuhi aturan yang berlaku. Selain itu, LPDP juga sedang menghitung total nilai beasiswa yang harus dikembalikan Arya beserta bunganya.

Konteks Lebih Luas: Kepatuhan dan Tanggung Jawab

Isu ini muncul dalam konteks yang lebih luas tentang tanggung jawab alumni LPDP terhadap negara. Sejak beberapa waktu lalu, pemerintah terus mengingatkan para penerima beasiswa untuk mematuhi aturan pengabdian. Dalam beberapa kesempatan, Menteri Keuangan juga menyampaikan sindiran kepada alumni yang memilih pindah kewarganegaraan.

“Jika kalian memilih pindah kewarganegaraan, nanti 20 tahun lagi kalian akan menyesal,” ujar Purbaya dalam kesempatan sebelumnya.

Peran LPDP dalam Pengawasan

LPDP sebagai lembaga pengelola dana pendidikan memiliki peran penting dalam memastikan alumni memenuhi kewajiban. Selain itu, lembaga ini juga bertugas untuk memberikan skema transformasi beasiswa yang lebih efektif. Dalam beberapa bulan terakhir, LPDP telah mulai memperkenalkan inisiatif baru untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas.

Kasus Dwi Sasetningtyas dan Arya Iwantoro menjadi contoh nyata bagaimana pemerintah dan LPDP menegakkan aturan yang telah ditetapkan. Kebijakan blacklist bukan hanya sekadar hukuman, tetapi juga bentuk perlindungan terhadap kepentingan negara. Dengan langkah ini, diharapkan dapat memberikan contoh yang baik bagi alumni lainnya agar lebih sadar akan tanggung jawab mereka terhadap tanah air.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seleksi Jabatan Fungsional Perbendaharaan ,Mahkamah Agung

    Proses Seleksi Jabatan Fungsional Perbendaharaan di Mahkamah Agung Tahun 2026

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 77
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Mahkamah Agung Republik Indonesia (MA RI) kembali menggelar seleksi jabatan fungsional perbendaharaan melalui perpindahan dari jabatan lain yang berada di bawahnya. Pengumuman ini dikeluarkan oleh Sekretaris Mahkamah Agung dengan nomor 3/SEK/PENG.KP1.1/I/2026, yang diterbitkan pada tanggal 20 Januari 2026. Proses seleksi ini bertujuan untuk memperkuat struktur pengelolaan keuangan dan administrasi di lingkungan lembaga peradilan. […]

  • Babinsa Wonocoyo Dampingi Penyerapan 5,6 Ton Gabah Petani ke Bulog Trenggalek

    Babinsa Wonocoyo Dampingi Penyerapan 5,6 Ton Gabah Petani ke Bulog Trenggalek

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 42
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Komitmen mendukung ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui pendampingan langsung kepada petani di wilayah pedesaan. Babinsa Wonocoyo Sertu Aminudin, anggota Koramil 0806-02/Pogalan jajaran Kodim 0806/Trenggalek, melaksanakan pendampingan kegiatan serapan gabah petani (Sergap) bersama petugas Bulog Trenggalek di Kelompok Tani (Poktan) Tani Widodo, RT 05 RW 03 Dusun Wonocoyo, Desa Wonocoyo, Kecamatan Pogalan, Kabupaten […]

  • Armuji kawal kasus perobohan rumah nenek oleh ormas di Surabaya

    Armuji kawal kasus perobohan rumah nenek oleh ormas di Surabaya

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 116
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Wakil Wali Kota Surabaya Armuji menegaskan akan mengawal hingga tuntas kasus perobohan rumah seorang nenek asal Surabaya, Elina Wijayanti (80), yang dilakukan secara paksa oleh anggota ormas. Rumah tersebut berada di Jalan Kuwukan, Kecamatan Sambikerep, Surabaya, Jawa Timur. Penegasan itu disampaikan Armuji dalam wawancara bersama Kompas TV pada Kamis (25/12/2025). Armuji, yang akrab […]

  • Bareskrim Ungkap Kasus Penipuan Trading, Korban Alami Kerugian Rp105 M

    Bareskrim Ungkap Kasus Penipuan Trading, Korban Alami Kerugian Rp105 M

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 293
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri mengungkap kasus scam trading saham dan mata uang kripto. Dalam kasus ini telah dilakukan penahanan terhadap tiga tersangka, yakni AN alias Aciang alias Along, MSD, dan WZ. Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Pol. Himawan Bayu Aji menjelaskan, dalam kasus ini para tersangka seolah-olah menyediakan […]

  • Kupang Terancam Kehilangan Puncak, Isu Pemekaran NTT Meningkat!

    Kupang Terancam Kehilangan Puncak, Isu Pemekaran NTT Meningkat!

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Isu Pemekaran Wilayah NTT Kembali Muncul DIAGRAMKOTA.COM – Isu pemekaran wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali menjadi perbincangan. Selama ini, Kupang telah menjadi pusat pemerintahan, ekonomi, dan pendidikan bagi seluruh provinsi. Namun, dengan luasnya wilayah NTT yang terdiri dari ratusan pulau, termasuk Flores, Sumba, dan Timor, status Kupang sebagai satu-satunya pusat dinilai tidak lagi mampu menjawab […]

  • Strategi Surabaya Samator untuk Mengamankan Dua Kemenangan di Proliga 2026

    Strategi Surabaya Samator untuk Mengamankan Dua Kemenangan di Proliga 2026

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 62
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Surabaya Samator, salah satu klub voli terkemuka di Indonesia, telah menetapkan target jelas untuk putaran kedua Proliga 2026. Tim asal Jawa Timur ini berencana memanfaatkan laga kandang di Gedung Olah Raga (GOR) Utama Kabupaten Bojonegoro untuk meraih dua kemenangan berturut-turut. Hal ini menjadi langkah penting dalam menjaga momentum tim di tengah persaingan sengit yang […]

expand_less