Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » Kebijakan Pemerintah Terhadap Alumni Beasiswa LPDP yang Dianggap Tidak Patuh!

Kebijakan Pemerintah Terhadap Alumni Beasiswa LPDP yang Dianggap Tidak Patuh!

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Indonesia kembali menegaskan komitmennya terhadap aturan yang berlaku bagi penerima beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengungkapkan bahwa dua alumni LPDP akan di-blacklist karena dinilai tidak memenuhi kewajiban kontribusi setelah menyelesaikan studi. Kebijakan ini menjadi perhatian publik setelah video yang viral menunjukkan sikap mereka terhadap kewarganegaraan anaknya.

Pelanggaran Kewajiban Kontribusi dan Dampaknya

Dwi Sasetningtyas dan suaminya, Arya Iwantoro, dinyatakan tidak memenuhi kewajiban pengabdian sesuai ketentuan LPDP. Aturan tersebut menyatakan bahwa alumni harus menjalani masa kontribusi selama 2 kali masa studi ditambah satu tahun. Arya, yang telah menyelesaikan studi PhD di Belanda pada 2022, belum menyelesaikan kewajibannya. Hal ini membuat LPDP melakukan pemanggilan untuk klarifikasi dan penindakan lebih lanjut.

“Kami sedang memanggil saudara AP untuk meminta klarifikasi, serta akan melakukan proses penindakan dan pengenaan sanksi sampai pengembalian seluruh dana beasiswa apabila terbukti bahwa kewajiban berkontribusi di Indonesia belum dipenuhi,” jelas LPDP dalam pernyataannya.

Reaksi Publik dan Perluasan Isu

Video yang dibagikan oleh Dwi Sasetningtyas menjadi sorotan publik. Dalam video tersebut, ia menyampaikan perasaan kecewa terhadap situasi yang dihadapi sebagai Warga Negara Indonesia (WNI). Namun, pernyataannya tentang keinginan agar anak-anaknya memiliki paspor kuat menjadi kontroversial. Video ini memicu reaksi warganet yang merasa tidak nyaman dengan sikap tersebut.

Dwi kemudian menyampaikan permohonan maaf, menjelaskan bahwa pernyataannya lahir dari rasa lelah dan frustrasi. Meskipun demikian, isu kewarganegaraan dan kontribusi tetap menjadi fokus utama. Dwi sendiri telah menyelesaikan studi S2 pada 2017 dan masa pengabdiannya. Sementara itu, Arya masih dalam proses penyelesaian kewajibannya.

Kebijakan Blacklist dan Konsekuensi

Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa blacklist akan berdampak langsung pada kemungkinan keterlibatan Dwi dan Arya dalam pekerjaan atau proyek yang terkait dengan pemerintah. “Blacklist artinya nanti mereka tidak bisa kerja lagi (berhubungan) dengan pemerintah di sini, selama saya di sini atau diblacklist permanen,” ujar Menteri Keuangan.

Keputusan ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk memastikan bahwa alumni LPDP mematuhi aturan yang berlaku. Selain itu, LPDP juga sedang menghitung total nilai beasiswa yang harus dikembalikan Arya beserta bunganya.

Konteks Lebih Luas: Kepatuhan dan Tanggung Jawab

Isu ini muncul dalam konteks yang lebih luas tentang tanggung jawab alumni LPDP terhadap negara. Sejak beberapa waktu lalu, pemerintah terus mengingatkan para penerima beasiswa untuk mematuhi aturan pengabdian. Dalam beberapa kesempatan, Menteri Keuangan juga menyampaikan sindiran kepada alumni yang memilih pindah kewarganegaraan.

“Jika kalian memilih pindah kewarganegaraan, nanti 20 tahun lagi kalian akan menyesal,” ujar Purbaya dalam kesempatan sebelumnya.

Peran LPDP dalam Pengawasan

LPDP sebagai lembaga pengelola dana pendidikan memiliki peran penting dalam memastikan alumni memenuhi kewajiban. Selain itu, lembaga ini juga bertugas untuk memberikan skema transformasi beasiswa yang lebih efektif. Dalam beberapa bulan terakhir, LPDP telah mulai memperkenalkan inisiatif baru untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas.

Kasus Dwi Sasetningtyas dan Arya Iwantoro menjadi contoh nyata bagaimana pemerintah dan LPDP menegakkan aturan yang telah ditetapkan. Kebijakan blacklist bukan hanya sekadar hukuman, tetapi juga bentuk perlindungan terhadap kepentingan negara. Dengan langkah ini, diharapkan dapat memberikan contoh yang baik bagi alumni lainnya agar lebih sadar akan tanggung jawab mereka terhadap tanah air.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dampak Abrasi Laut yang Menghancurkan Bangunan di Pesisir Lumajang

    Dampak Abrasi Laut yang Menghancurkan Bangunan di Pesisir Lumajang

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 32
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Abrasi laut yang terjadi di kawasan pesisir selatan Jawa Timur, khususnya di Desa Bades, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, telah menyebabkan kerusakan parah pada 7 warung milik warga. Fenomena ini terjadi setelah gelombang tinggi dan cuaca ekstrem mengguncang wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir. Penyebab Abrasi yang Terjadi di Pantai Dampar Berdasarkan informasi dari masyarakat setempat, […]

  • Kota Dengan Pemandangan Malam Terbaik Di Indonesia

    Kota Dengan Pemandangan Malam Terbaik Di Indonesia

    • calendar_month Minggu, 2 Mar 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 464
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kota dengan pemandangan malam terbaik di IndonesiaKetika matahari terbenam dan langit berganti warna menjadi gradasi jingga, ungu, dan biru tua, sejumlah kota di Indonesia justru memperlihatkan pesonanya yang lain: pemandangan malam yang memukau. Bukan hanya gemerlap lampu kota, tetapi juga perpaduan cahaya buatan dengan keindahan alam sekitar yang menciptakan panorama tak terlupakan. Berikut […]

  • Fakta dan Klarifikasi Video Viral Penembakan Sapi di RPH Pegirian Surabaya

    Fakta dan Klarifikasi Video Viral Penembakan Sapi di RPH Pegirian Surabaya

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 296
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sebuah video berdurasi 1 menit yang memperlihatkan seorang remaja menembak sapi di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Pegirian, Surabaya, Jawa Timur viral di media sosial. Video tersebut menimbulkan pertanyaan dan kekhawatiran publik mengenai metode pemotongan hewan yang dilakukan di RPH tersebut. Dalam video, terlihat seorang remaja memegang alat yang kemudian diarahkan ke kepala sapi. Sapi […]

  • Pemkab Banyuwangi Lakukan Skrining TBC Secara Serentak di 25 Kecamatan

    Pemkab Banyuwangi Lakukan Skrining TBC Secara Serentak di 25 Kecamatan

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 136
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi melakukan skrining penyakit tuberkulosis (TBC) secara serentak di seluruh Puskesmas yang tersebar di 25 kecamatan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menekan penyebaran TBC yang kini tengah menjadi perhatian pemerintah pusat. Fokus pada Deteksi Dini dan Pencegahan Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyatakan bahwa Hari Kesehatan Nasional (HKN) menjadi momentum penting […]

  • Pemred Desak Istana Jelaskan Pencabutan Kartu Wartawan CNN Indonesia

    Pemred Desak Istana Jelaskan Pencabutan Kartu Wartawan CNN Indonesia

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Peran Forum Pemred dalam Mendukung Kebebasan Pers DIAGRAMKOTA.COM – Forum Pemimpin Redaksi (Pemred) Indonesia menegaskan bahwa negara harus memastikan tidak ada penghalangan terhadap kerja jurnalistik, termasuk di lingkungan istana kepresidenan. Hal ini disampaikan dalam pernyataan sikap yang dikeluarkan oleh forum tersebut, yang ditandatangani oleh Ketua Retno Pinasti dan Sekretaris Irfan Junaedi di Jakarta, Minggu (28/9). Forum […]

  • Pemkab Batara Alokasikan Dana Khusus untuk Layanan Gratis bagi Seluruh Warga

    Pemkab Batara Alokasikan Dana Khusus untuk Layanan Gratis bagi Seluruh Warga

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 78
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Dinas Kesehatan telah menyiapkan dana khusus guna mewujudkan layanan kesehatan gratis yang mencakup seluruh masyarakat pada tahun 2026. Tujuannya adalah agar semua warga dapat memperoleh pelayanan kesehatan tanpa dikenakan biaya. Kepala Dinas Kesehatan, Pariadi, menyampaikan komitmen kuatnya untuk mendukung program kerja Bupati, khususnya di sektor kesehatan. Langkah strategis ini […]

expand_less