Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » FORUM OPINI » Apresiasi untuk Purbaya, Teguran untuk Jawa Timur

Apresiasi untuk Purbaya, Teguran untuk Jawa Timur

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Kam, 13 Nov 2025
  • comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Langkah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa patut diapresiasi. Melalui Keputusan Menteri Keuangan Nomor 330 Tahun 2025, ia mengalokasikan Rp 300 miliar sebagai dana insentif fiskal bagi pemerintah daerah yang berhasil menurunkan angka stunting. Keputusan ini bukan sekadar hadiah, tetapi dorongan moral agar daerah berlomba menyehatkan generasi penerus bangsa.

“Menetapkan alokasi Dana Insentif Fiskal tahun anggaran 2025 untuk penghargaan kinerja tahun berjalan kategori penurunan stunting sebesar Rp 300 miliar,” demikian bunyi diktum kedua dalam KMK 330/2025 yang diteken pada 10 November 2025.

Kebijakan tersebut menjadi sinyal bahwa pemerintah pusat ingin mendorong inovasi daerah dalam menekan prevalensi stunting, bukan hanya bergantung pada rutinitas program gizi dan sanitasi. Meski nilai insentif turun dibanding tahun 2024 yang mencapai Rp 775 miliar, esensinya tetap kuat: daerah yang bekerja keras akan dihargai.

Namun di sisi lain, Jawa Timur justru layak mendapatkan teguran keras. Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 yang dirilis Kementerian Kesehatan, Jawa Timur menempati posisi ketiga tertinggi secara nasional dalam jumlah balita stunting, dengan 430.780 anak atau prevalensi 14,7 persen. Angka ini menunjukkan bahwa meski ada penurunan dibanding tahun sebelumnya, beban riilnya masih sangat besar.

Ironisnya, dari daftar penerima insentif fiskal tahun 2025, tidak satu pun provinsi di Pulau Jawa termasuk di dalamnya, termasuk Jawa Timur. Provinsi yang berhasil mendapat penghargaan justru Sumatera Utara, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Selatan — daerah yang dinilai mampu menurunkan prevalensi stunting secara signifikan.

Hal ini seharusnya menjadi tamparan telak bagi Jawa Timur, provinsi dengan kapasitas fiskal besar, jaringan infrastruktur luas, serta SDM yang tergolong kuat. Bagaimana mungkin wilayah dengan APBD terbesar kedua di Indonesia masih menempati posisi tiga besar nasional untuk jumlah anak stunting?

Lebih jauh, fakta ini mengindikasikan bahwa program penurunan stunting di Jatim belum efektif menyentuh akar persoalan. Banyak kabupaten/kota di Jatim masih berfokus pada kegiatan seremonial atau sosialisasi tanpa evaluasi berbasis data lapangan. Padahal, aspek mendasar seperti gizi ibu hamil, air bersih, sanitasi, dan pendidikan keluarga menjadi faktor penentu yang seharusnya diintervensi lebih agresif.

Langkah Purbaya dengan dana insentif fiskal harus dibaca sebagai peringatan keras bagi daerah seperti Jawa Timur. Pemerintah pusat sudah memberikan arah dan insentif, tapi tanpa komitmen nyata di daerah, dana sebesar apa pun akan tenggelam tanpa hasil.

Sudah saatnya Jawa Timur melakukan introspeksi: bukan hanya memamerkan angka penurunan persentase, tetapi memastikan bahwa tidak ada lagi balita di pelosok yang tumbuh dalam kondisi kekurangan gizi kronis.

Apresiasi memang layak diberikan kepada Menteri Purbaya — tapi bagi Jawa Timur, ini bukan saatnya menerima pujian, melainkan bekerja keras untuk keluar dari daftar “tiga besar memalukan” stunting nasional.

Penulis : Nawi

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nikita Mirzani Tak Hadiri Mediasi, Kubu Artis Dituduh Tipu Soal Izin Pengadilan

    Nikita Mirzani Tak Hadiri Mediasi, Kubu Artis Dituduh Tipu Soal Izin Pengadilan

    • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 40
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Proses negosiasi antara pihak Nikita Mirzani dan Reza Gladys kembali memanas. Pada sidang mediasi yang berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (25/11/2025), pihak hukum menyampaikan kekecewaan terhadap ketidakhadiran Nikita sebagai penggugat. Wewenang hukum Reza Gladys, Surya Batubara, menyampaikan bahwa ketidakhadiran pihak utama menjadi kendala utama yang menghambat jalannya mediasi. “Masalahnya adalah sebagai penggugat, […]

  • Sepasang Kekasih di Ciamis Buang Bayi di Depan Mushola, Polisi Ungkap Motif dan Kronologi Lengkap

    Sepasang Kekasih di Ciamis Buang Bayi di Depan Mushola, Polisi Ungkap Motif dan Kronologi Lengkap

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 125
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM– Kejadian menyedihkan yang menggegerkan Kabupaten Ciamis, di mana dua pemuda berusia 20 tahun ditangkap oleh petugas Polres Ciamis setelah terbukti meninggalkan bayi mereka sendiri. Seorang bayi perempuan yang baru saja lahir ditemukan oleh warga di dalam kotak di depan Mushola Al-Ibrahim, Desa Panawangan, Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis, pada hari Sabtu, 4 Oktober 2025 dini […]

  • Pakar ITS: Siklon Tropis Bisa Picu Banjir Bandang dan Longsor

    Pakar ITS: Siklon Tropis Bisa Picu Banjir Bandang dan Longsor

    • calendar_month Jum, 5 Des 2025
    • account_circle Shinta ms
    • visibility 30
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTAM.COM- Meningkatnya aktivitas siklon tropis di Samudera Hindia menjadi peringatan serius bagi Indonesia yang setiap tahunnya kerap dilanda bencana banjir dan tanah longsor. Pakar mitigasi kebencanaan dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Dr Amien Widodo MSi, menegaskan bahwa ancaman ini harus dijadikan momentum untuk memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana hidrometeorologis. Menurut Amien, peringatan dini […]

  • Gelar Sutan Raja Diraja Ike Edwin Sudah Sesuai Aturan Adat Lampung

    Gelar Sutan Raja Diraja Ike Edwin Sudah Sesuai Aturan Adat Lampung

    • calendar_month Sab, 19 Jul 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 152
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sutan Ratu Adil dari Buat Pemuka Pangeran Ilir Negara Batin, Kabupaten Waykanan, H.Damhir Idris, SH Mengatakan pemberian gelar bangsawan Irjen Pol (P),DR.H.Ike Edwin, S.Ik,SH, MH, sudah sesuai aturan adat Lampung. “Mengenai gelar adat Dang Ike, Sutan Raja Diraja Lampung pemberian dari Buay Pemuka Pangeran Ilir Negara Batin, pada saat beliau menikah. Kenapa diberikan, […]

  • Temuan Cesium-137 di Serang: Bahaya bagi Industri dan Alam

    Temuan Cesium-137 di Serang: Bahaya bagi Industri dan Alam

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Penemuan Material Radioaktif di Kawasan Industri Serang DIAGRAMKOTA.COM – Pengungkapan penemuan material radioaktif Cesium-137 di kawasan industri Kabupaten Serang, Banten, menimbulkan kekhawatiran serius terhadap keamanan lingkungan dan kesehatan masyarakat. Kasus ini bermula dari penolakan ekspor udang beku Indonesia oleh Amerika Serikat pada Agustus 2025 akibat adanya deteksi radiasi. Hal ini memicu investigasi lebih lanjut oleh pihak […]

  • Suarakan Aksi Antikorupsi: KPK Gelar Workshop di Surabaya

    Suarakan Aksi Antikorupsi: KPK Gelar Workshop di Surabaya

    • calendar_month Jum, 14 Jun 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 295
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar workshop penulisan jurnalistik bagi jurnalis di Surabaya. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kompetisi konten kreatif dan jurnalistik antikorupsi bertajuk “Suarakan Aksimu”. Melalui kompetisi ini, KPK ingin mendorong setiap individu untuk berani menyuarakan pendapat, ide, dan aspirasi dalam pemberantasan korupsi. Workshop penulisan jurnalistik yang diadakan di Kantor Dinas […]

expand_less