Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Resmi! Kebijakan Baru Pemkot Terapkan program “Beasiswa Pemuda Warga Kota Surabaya” Tahun 2026

Resmi! Kebijakan Baru Pemkot Terapkan program “Beasiswa Pemuda Warga Kota Surabaya” Tahun 2026

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menghadirkan kebijakan baru yang bertujuan meningkatkan akses pendidikan bagi pemuda warga setempat. Dalam perubahan ini, Pemkot menerapkan program beasiswa dengan nama resmi “Beasiswa Pemuda Warga Kota Surabaya” yang berlaku pada Tahun Anggaran 2026. Perubahan ini diatur dalam Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 80 Tahun 2025 tentang Tata Cara Pemberian Beasiswa Kepada Pemuda Warga Kota Surabaya yang sedang menempuh pendidikan menengah atas.

Perubahan Signifikan dalam Pemberian Bantuan

Kepala Bagian Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Bapemkesra) Kota Surabaya, Arief Boediarto menjelaskan bahwa kebijakan baru ini melibatkan beberapa perubahan penting. Salah satu poin utama adalah penggantian istilah “beasiswa” menjadi “Bantuan Sosial” yang diberikan kepada siswa SMA/SMK/MA sederajat. Hal ini dilakukan agar lebih sesuai dengan kebutuhan dan prioritas anggaran daerah.

Bantuan sosial tersebut diperuntukkan bagi siswa yang terdaftar dalam penganggaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025, khususnya mereka yang menempuh pendidikan di sekolah swasta. Besaran bantuan sosial sebesar Rp350 ribu per bulan akan disalurkan langsung oleh Pemkot Surabaya melalui rekening sekolah. Tujuan dari langkah ini adalah memastikan biaya pendidikan siswa tetap terpenuhi tanpa adanya pemungutan iuran tambahan dari pihak sekolah.

Penyediaan Seragam dan Sepatu untuk Siswa

Selain bantuan sosial, siswa yang mendapatkan beasiswa juga akan menerima seragam dan sepatu sebagai bentuk dukungan pendidikan. Untuk siswa di sekolah negeri, bantuan berupa seragam putih abu-abu, seragam pramuka, dan sepatu akan diberikan secara langsung. Sementara itu, siswa di sekolah swasta akan menerima bantuan sosial dalam bentuk uang tunai yang bisa digunakan untuk biaya pendidikan.

Arief menjelaskan, bantuan ini ditujukan khususnya kepada keluarga miskin, pra-miskin, yatim piatu, dan keluarga yang masuk dalam Desil 1 hingga 5. Fokus utamanya adalah pada keluarga di Desil 1 dan 2, yang merupakan kelompok paling rentan secara ekonomi.

Proses Sosialisasi dan Target Jangka Panjang

Sebelum kebijakan ini diimplementasikan, Pemkot Surabaya telah melakukan beberapa kali sosialisasi kepada kepala sekolah SMA Negeri dan Swasta sederajat. Sosialisasi dilakukan secara daring pada tanggal 29 September 2025 dan secara luring pada tanggal 11 November 2025, dengan didampingi oleh Dinas Pendidikan Provinsi.

Dengan adanya program ini, Pemkot Surabaya berharap dapat meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) serta memberikan intervensi nyata dalam mengurangi angka kemiskinan di wilayah tersebut. Program ini juga diharapkan mampu memperkuat partisipasi pemuda dalam pendidikan, sehingga mereka memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Tantangan dan Harapan Masa Depan

Meski program ini dianggap sebagai langkah positif, masih ada tantangan yang perlu diperhatikan. Misalnya, efisiensi penyaluran bantuan sosial, transparansi penggunaan dana, serta pemantauan dampak jangka panjang terhadap kualitas pendidikan siswa. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat untuk memastikan keberhasilan program ini.

Harapan besar diarahkan pada kemampuan Pemkot Surabaya untuk menjaga komitmen terhadap pendidikan masyarakat, khususnya bagi kalangan yang kurang mampu. Dengan dukungan yang tepat, program beasiswa ini diharapkan menjadi salah satu kunci untuk membangun generasi muda yang lebih berkualitas dan berkontribusi positif bagi perkembangan kota.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolres kediri kota

    Kondisi SPPG Sumberejo yang Terhenti Akibat Keterlambatan Anggaran

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 123
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Sumberejo, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, Jawa Timur terpaksa dihentikan sementara. Hal ini disebabkan oleh keterlambatan pencairan anggaran yang menjadi sumber dana utama untuk kegiatan operasional dan distribusi makanan bergizi. Dampaknya, ribuan porsi makanan yang biasanya disiapkan setiap hari tidak dapat diproduksi, serta puluhan karyawan terpaksa dirumahkan. Kepala […]

  • Serikat buruh

    Fokus pada Kesejahteraan, Buruh Sidoarjo Siap Gelar May Day Tanpa Muatan Politik

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 287
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Aksi May Day yang akan digelar pada 1 Mei 2025 di Kabupaten Sidoarjo dipastikan murni untuk memperjuangkan hak-hak buruh, tanpa campur tangan kepentingan politik. Hal ini ditegaskan oleh Wakil Ketua Dewan Pimpinan Cabang Serikat Pekerja Nasional (DPC SPN) Sidoarjo, Nur Hasim. Nur Hasim membantah berbagai spekulasi yang menyebutkan aksi buruh tahun ini akan […]

  • Perubahan Besar di Sepak Bola Italia Pasca Kegagalan Piala Dunia 2026

    Perubahan Besar di Sepak Bola Italia Pasca Kegagalan Piala Dunia 2026

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 67
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kegagalan Timnas Italia dalam memenuhi syarat untuk tampil di Piala Dunia 2026 telah menjadi titik balik besar bagi federasi sepak bola nasional. Sejumlah perubahan signifikan diperkirakan akan terjadi, termasuk pergantian kepemimpinan dan pelatih. Salah satu nama yang muncul sebagai kandidat kuat untuk mengisi posisi pelatih adalah Roberto Mancini. Mancini, yang sebelumnya menjabat sebagai pelatih […]

  • Pengrajin Kayu Bojonegoro Deklarasi Dukung Pilkada Jatim Aman dan Damai

    Pengrajin Kayu Bojonegoro Deklarasi Dukung Pilkada Jatim Aman dan Damai

    • calendar_month Rabu, 20 Nov 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 210
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dukungan untuk pelaksanaan Pilkada Jawa Timur 2024 yang aman, damai, dan kondusif terus bergema dari berbagai elemen masyarakat. Salah satunya datang dari Kelompok Pengrajin Kayu Jati Asri, Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro. Mereka menyatakan komitmennya untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama perhelatan demokrasi tersebut. Ali, tokoh masyarakat sekaligus perwakilan Kelompok Pengrajin Kayu Jati Asri, […]

  • Jadwal Kapal Pelni Jadwal Pelayaran Kapal Laut Rute Banyuwangi-Lombok

    Jadwal Kapal Pelni KM Tidar November 2025: Rute Lengkap dari Kupang ke Kijang, Tiket Mulai Rp662 Ribu

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 496
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Perusahaan Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) kembali menghadirkan KM Tidar untuk melayani rute pelayaran rutin Kijang-Kupang-Kijang sepanjang bulan November 2025. KM Tidar terkenal sebagai salah satu kapal utama Pelni yang secara rutin mengoperasikan pelayaran jarak jauh di kawasan timur Indonesia. Pada November 2025, kapal ini akan melakukan perjalanan lengkap dari Kijang ke Kupang sebanyak dua […]

  • Tutup Apel Kasatwil 2025, Wakapolri: Titik Awal Ekspektasi Publik Agar Polri Semakin Humanis dan Responsif

    Tutup Apel Kasatwil 2025, Wakapolri: Titik Awal Ekspektasi Publik Agar Polri Semakin Humanis dan Responsif

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 115
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo menutup kegiatan apel Kasatwil tahun 2025 di Satlat Brimob, Cikeas, Jawa Barat pada Rabu 26 November 2025. Dalam amanatnya, Komjen Dedi mengatakan, apel Kasatwil bukan akhir, melainkan titik awal dari ekspektasi publik agar Polri semakin transparan, humanis, responsif, dan berpegang pada prinsip to serve and protect. “Apel Kasatwil merupakan […]

expand_less