Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Kisruh Olimpiade SD/MI, Wakil Bupati Bojonegoro: Penyelenggara Dianggap Tidak Profesional

Kisruh Olimpiade SD/MI, Wakil Bupati Bojonegoro: Penyelenggara Dianggap Tidak Profesional

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, secara tegas menyatakan bahwa pihak penyelenggara olimpiade matematika tingkat SD/MI di Kabupaten Bojonegoro, Saryta Management, melakukan kesalahan dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Peristiwa ini berujung pada pembatalan acara yang sebelumnya telah direncanakan.

Kepedulian Wabup Bojonegoro terhadap situasi ini didasarkan pada arahan dari Bupati Setyo Wahono. Ia mengunjungi lokasi kejadian untuk menemui pihak penyelenggara dan memastikan adanya penyelesaian masalah yang muncul. Kedatangan Nurul Azizah disambut oleh Kapolsek Bojonegoro, AKP Agus Elfauzi, serta anggota polisi yang bertugas di wilayah tersebut.

Kesalahan Penyelenggara Menjadi Fokus Utama

Menurut Nurul Azizah, penyelenggara tidak melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kantor Kemenag Kabupaten Bojonegoro. Kedua instansi ini memiliki peran penting dalam pembinaan pendidikan bagi sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah.

“Apapun penyelenggara salah,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa penyelenggara harus bertanggung jawab atas kesalahan yang dilakukan. “Kita akan minta tanggung jawab kepada penyelenggaran, besok hari Selasa, 9 Desember 2025 akan dikumpulkan,” ujarnya.

Dampak Terhadap Peserta dan Pembayaran

Dari data yang diperoleh, sekitar 1.300 lebih anak belum mengikuti olimpiade matematika. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang pengembalian biaya pendaftaran yang telah dibayarkan oleh peserta.

“Yang paling penting harus dibereskan, karena jelas-jelas ada yang belum dilaksanakan,” kata Nurul Azizah.

Menurut informasi dari panitia, jumlah peserta mencapai 2.000 orang yang dibagi menjadi tiga sesi. Namun, hingga saat ini, hanya sesi pertama yang telah dilaksanakan.

Pengakuan dari Sekolah Terkait

Sekolah SDN Kadipaten 1, Bojonegoro, merasa sangat kecewa terhadap penyelenggara olimpiade. Kepala Sekolah, Budiono, menyampaikan bahwa pihak penyelenggara tidak jujur dalam memberikan informasi.

“Pada waktu menawarkan kegiatan dua orang dari pihak penyelenggaran mengatakan sudah mendapat izin dari dinas pendidikan Bojonegoro. Kenyataannya belum tidak ada izin,” katanya.

Budiono juga menjelaskan bahwa sekitar 100 anak dari sekolahnya ikut dalam olimpiade tersebut. Namun, akibat kisruh yang terjadi, ia meminta anak-anaknya pulang dan fokus pada persiapan ulangan.

Langkah Penyelesaian yang Akan Dilakukan

Wabup Bojonegoro menegaskan bahwa semua pihak terkait akan dipanggil untuk membahas masalah ini. Ia menekankan bahwa Saryta Management harus bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang muncul.

“Nanti hari Selasa, saat kita kumpulkan, berapapun jumlah pendaftar yang sudah membayar harus dipertanggungjawabkan dan dikembalikan,” tukasnya.

Selain itu, Nurul Azizah juga menyarankan agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan. Ia berharap lembaga penyelenggara dapat lebih profesional dan transparan dalam menggelar kegiatan besar seperti olimpiade.

Persiapan untuk Masa Depan

Meski situasi saat ini menimbulkan kekecewaan, Wabup Bojonegoro tetap optimistis bahwa kejadian ini bisa menjadi pelajaran berharga. Ia berharap ke depan, penyelenggaraan acara seperti ini akan lebih terstruktur dan melibatkan pihak-pihak terkait secara lebih baik.

“Semoga kejadian seperti ini tidak terulang lagi di kabupaten Bojonegoro,” harapnya. ***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Drama Penangkapan Pelaku Curanmor di Grahadi Berakhir di Tangan Polsek Genteng

    Drama Penangkapan Pelaku Curanmor di Grahadi Berakhir di Tangan Polsek Genteng

    • calendar_month Senin, 1 Jul 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 257
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polsek Genteng berhasil membekuk pelaku pencurian sepeda motor yang terjadi saat nonton bareng (nobar) semifinal Piala Asia U-23 antara Indonesia dan Uzbekistan di Grahadi Surabaya pada Senin, 29 April 2024. Sekitar pukul 21.00 WIB, korban DN (25 tahun) mengalami kehilangan sepeda motor Yamaha N Max berwarna hitam dengan nomor polisi AE 2560 QC. […]

  • Keterlambatan Pembayaran Gaji ASN di Ponorogo: Penyebab dan Dampak

    Keterlambatan Pembayaran Gaji ASN di Ponorogo: Penyebab dan Dampak

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 128
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pembayaran gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Ponorogo mengalami keterlambatan pada awal tahun 2026. Biasanya, gaji ASN cair pada awal bulan, namun untuk Januari 2026, proses pembayaran baru dimulai sejak Selasa, 6 Januari. Hal ini menimbulkan pertanyaan dari para pegawai tentang alasan keterlambatan tersebut. Faktor Libur Awal Tahun yang Mempengaruhi Proses Administrasi Agus […]

  • Tak Sekadar Relawan Politik, Srikandi Repnas Jatim Tebar Kepedulian di Bulan Suci

    Tak Sekadar Relawan Politik, Srikandi Repnas Jatim Tebar Kepedulian di Bulan Suci

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 110
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Semangat berbagi di bulan suci Ramadan ditunjukkan Relawan Pengusaha Muda Nasional (Repnas) Jawa Timur bersama Srikandi Repnas Jatim. Mereka menggelar santunan kepada 56 anak yatim sekaligus buka puasa bersama di Markas Dar Al Kayyis, Jemur Andayani, Surabaya, Kamis (12/3/2026). Kegiatan ini tak sekadar berbagi, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antar pengurus sekaligus […]

  • Evaluasi Sistem Pilkada Jadi Fokus, Inisiatif Lokal Tidak Berkembang

    Evaluasi Sistem Pilkada Jadi Fokus, Inisiatif Lokal Tidak Berkembang

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Kemandirian Daerah Masih Tantangan Besar DIAGRAMKOTA.COM – Di tengah semangat desentralisasi yang telah berjalan hampir dua dekade, masih banyak daerah di Indonesia yang belum mampu berdiri di atas kakinya sendiri. Hal ini disampaikan oleh Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kemendagri, Bachtiar, dalam acara peluncuran Indeks Partisipasi Pilkada 2024 yang digelar oleh KPU RI di […]

  • Ajax Amsterdam, Maarten Paes

    Penjaga Gawang Muda Ajax Amsterdam Tanggapi Kedatangan Maarten Paes

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 121
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kedatangan Maarten Paes ke klub Eredivisie, Ajax Amsterdam, menarik perhatian banyak pihak. Pemain asal Indonesia ini resmi bergabung dengan klub yang berbasis di Amsterdam setelah sebelumnya bermain untuk FC Dallas. Transfer ini memicu reaksi dari penjaga gawang muda Ajax, Joeri Heerkens, yang saat ini menjadi kiper ketiga di klub tersebut. Heerkens menyatakan bahwa kedatangan […]

  • Guarani, Portuguesa

    Guarani, Strategi dan Tantangan dalam Laga Melawan Portuguesa

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 125
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Laga melawan Portuguesa di Stadion Canindé menjadi tantangan besar bagi tim Guarani. Meskipun baru saja meraih kemenangan pertama di kompetisi, keberhasilan ini tidak otomatis memastikan hasil positif dalam laga berikutnya. Kondisi mental dan fisik pemain serta faktor historis menjadi hal yang perlu diperhatikan. Faktor Rumah dan Kekuatan Tim Lawan Portuguesa, sebagai tim tuan […]

expand_less