Konsolidasi PDIP Jatim: Kekuatan Partai dari Akar Rumput Hingga Tingkat Kota
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 8 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Jawa Timur (PDIP Jatim) telah menyelesaikan konsolidasi organisasi di tingkat kecamatan. Proses ini dilakukan melalui Musyawarah Anak Cabang (Musancab) yang berlangsung di 666 kecamatan se-Jatim. Penutupan rangkaian Musancab dilaksanakan di Kota Surabaya, yang menjadi daerah terakhir dalam proses tersebut.
Peran Musancab dalam Penguatan Struktur Partai
Musancab merupakan forum musyawarah partai di tingkat kecamatan yang menjadi bagian penting dalam konsolidasi organisasi dan penguatan struktur partai hingga akar rumput. Dengan tuntasnya Musancab di seluruh kecamatan, PDIP Jatim menegaskan kesiapan organisasi dalam memperkuat agenda kerakyatan, menjaga soliditas internal, serta melakukan penataan mesin partai hingga tingkat bawah sebagai modal menghadapi kontestasi politik mendatang.
Regenerasi dan Inklusivitas dalam Pengurus
Dalam Musancab, PDIP Jatim menunjukkan komitmen terhadap regenerasi dan inklusivitas. Lebih dari 20 persen pengurus diisi oleh generasi muda, sementara lebih dari 30 persen diisi oleh perempuan. Komposisi ini menjadi bagian dari upaya regenerasi dan penguatan politik inklusif di tubuh partai.
Keterlibatan Anak Muda dan Perempuan
Anak muda dinilai penting untuk menghadirkan energi baru, kreativitas, serta kemampuan adaptasi terhadap perkembangan sosial maupun teknologi komunikasi politik saat ini. Sementara itu, tingginya keterwakilan perempuan adalah ikhtiar penguatan tradisi politik kerakyatan dan gotong royong yang selama ini menjadi basis kerja organisasi partai di tingkat akar rumput.
Kekuatan Partai dari Bawah
Surabaya memiliki arti penting bagi PDIP karena menjadi salah satu basis utama partai di Jatim. Pada Pemilu Legislatif 2024, PDIP berhasil meraih sekitar 336 ribu suara di Kota Surabaya. Penutupan Musancab se-Jatim di Surabaya menjadi simbol penting kokohnya konsolidasi partai hingga tingkat kecamatan.
Pesan dari Ketua DPD PDIP Jatim
Said Abdullah, ketua DPD PDIP Jatim, menegaskan bahwa Musancab bukan sekadar agenda organisasi, tetapi bagian dari konsolidasi besar partai untuk memastikan seluruh struktur bergerak solid bersama rakyat menyongsong Pemilu 2029.
5 Mantap sebagai Pedoman Kader
Puti Guntur Soekarno, ketua DPP PDIP, meminta seluruh kader dan pengurus partai untuk terus hadir di tengah masyarakat sesuai arahan Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri. Ia menekankan lima prinsip yang harus diterapkan oleh kader, yaitu:
- Mantap Ideologi – Memperkuat pemahaman ideologi Pancasila 1 Juni 1945 sebagai dasar berpikir dan bertindak.
- Mantap Organisasi – Memperkuat struktur partai yang solid hingga ke tingkat anak ranting (level RW).
- Mantap Kader – Terus memastikan kaderisasi berjalan rutin untuk melahirkan sebanyak mungkin kader ideologis yang loyal dan militan.
- Mantap Program – Merumuskan dan menjalankan program perjuangan yang berorientasi pada kepentingan rakyat.
- Mantap Sumberdaya – Mengelola potensi yang ada untuk mendukung pergerakan kita melayani masyarakat.
Tantangan dan Langkah Strategis
PDIP Jatim juga menghadapi tantangan seperti perubahan iklim dan isu sosial yang berkembang. Untuk itu, partai terus mengambil langkah strategis, seperti mengajak kader untuk hidupi pondok pesantren dan merawat anak yatim, serta membuka lahan sayur gratis untuk antisipasi El Nino Godzilla.
Konsolidasi organisasi di tingkat kecamatan merupakan fondasi kuat untuk memperkuat partai dari bawah. PDIP Jatim menunjukkan komitmen terhadap regenerasi, inklusivitas, dan keterlibatan aktif kader dalam menjalankan program kerakyatan. Dengan struktur yang solid dan semangat gotong royong, partai ini siap menghadapi tantangan politik di masa depan.***

>
>

Saat ini belum ada komentar