Perubahan Kepemimpinan di DPRD Surabaya: Proses PAW Anas Karno dan Pemilihan Ketua Baru
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Proses pergantian antar waktu (PAW) di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya sedang berlangsung. Hal ini terkait dengan penggantian kursi anggota yang sebelumnya diisi oleh almarhum Dominikus Adi Sutarwijono (Awi). Kursi tersebut kini akan diisi oleh Anas Karno setelah mendapatkan persetujuan dari Gubernur Jawa Timur.
Persiapan Rapat Banmus dan Paripurna
Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni, memastikan bahwa pihaknya akan menggelar Rapat Badan Musyawarah (Banmus) pada hari Sabtu (25/4/2026). Tujuan dari rapat ini adalah untuk menetapkan jadwal paripurna yang akan digelar pada Senin (27/4/2026).
“Surat persetujuan gubernur sudah turun. Kami targetkan paripurna digelar Senin (27/4/2026),” ujar Fathoni. Ia menambahkan bahwa dalam paripurna nanti akan dibahas empat agenda utama, yaitu laporan pertanggungjawaban (LPJ) khusus Wali Kota Surabaya tahun 2025, pelaksanaan PAW, pencopotan Ketua DPRD lama, serta pengusulan ketua baru.
Tantangan Teknis dalam Pelantikan
Meski proses PAW telah mendapatkan persetujuan, DPRD masih menghadapi kendala teknis. Salah satu tantangan utamanya adalah kewajiban untuk menghadirkan rohaniawan sebagai saksi pelantikan. Fathoni menjelaskan bahwa pihaknya masih berkoordinasi dengan Kementerian Agama (Kemenag) untuk memenuhi persyaratan ini.
“Pelantikan harus disaksikan rohaniawan dari Kemenag. Kami masih koordinasi,” jelasnya. Meskipun demikian, ia menegaskan bahwa proses PAW dari Dominikus kepada Anas Karno sudah mengantongi persetujuan gubernur.
Rekomendasi DPP PDIP untuk Ketua DPRD Baru
Sementara itu, usulan calon ketua DPRD Surabaya masih menunggu persetujuan lanjutan. DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) telah merekomendasikan Syaifuddin Zuhri sebagai calon ketua. DPRD akan mengajukan nama tersebut ke gubernur dalam paripurna.
“Senin nanti kami juga ajukan persetujuan gubernur untuk Ketua DPRD baru, yaitu Syaifuddin Zuhri,” tegas politisi Partai Golkar itu. Fathoni menambahkan bahwa DPRD akan kembali menggelar paripurna setelah surat persetujuan terbit.
Dinamika Politik di Surabaya
Perubahan kepemimpinan di DPRD Surabaya menjadi momen penting dalam dinamika politik daerah. Penggantian anggota dan pemilihan ketua baru mencerminkan proses demokratisasi yang terus berkembang. Selain itu, peran partai politik seperti PDIP dan Partai Golkar dalam menentukan arah kepemimpinan juga menjadi faktor penting.
Selain itu, beberapa isu lain yang muncul dalam lingkungan DPRD Surabaya termasuk peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pengawasan terhadap kinerja pemerintah daerah, serta upaya untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas lembaga legislatif.
Tantangan dan Harapan Masa Depan
Pemilihan ketua baru diharapkan dapat membawa perubahan positif dalam pengambilan keputusan dan penyusunan kebijakan di tingkat daerah. Selain itu, diperlukan kerja sama yang lebih baik antara DPRD dengan eksekutif dan masyarakat agar program-program yang dijalankan dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh warga Surabaya.
Seiring dengan perkembangan politik dan administratif, DPRD Surabaya tetap menjadi salah satu lembaga yang memiliki peran penting dalam memperkuat sistem demokrasi dan pemerintahan daerah.***

>

Saat ini belum ada komentar