Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » Eddy Tansil: Dari Korupsi Miliaran Hingga Aset yang Disita Negara

Eddy Tansil: Dari Korupsi Miliaran Hingga Aset yang Disita Negara

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 13 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Seorang buron legendaris sejak 1996, Eddy Tansil, akhirnya menjadi sorotan kembali setelah kejaksaan mengumumkan penyerahan aset senilai Rp 51,6 miliar. Meski masih dalam status buron, proses pemulihan aset ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk memastikan keadilan.

Perjalanan Kasus Eddy Tansil

Eddy Tansil dikenal sebagai pelaku korupsi besar-besaran pada era Orde Baru. Ia terbukti melakukan penggelapan dana sebesar USD 565 juta (sekitar Rp 10,1 triliun) melalui Bank Bapindo. Perbuatan ini dilakukan melalui perusahaan Golden Key Group. Pada tahun 1994, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan vonis bersalah terhadap Eddy Tansil, dan hukuman tersebut tetap berlaku hingga tingkat kasasi pada 1995.

Dalam putusan pengadilan, Eddy Tansil dihukum 20 tahun penjara dan denda Rp 30 juta. Selain itu, dia juga harus membayar uang pengganti sebesar Rp 500 miliar serta mengganti kerugian negara sebesar Rp 1,3 triliun. Namun, pada 4 Mei 1996, Eddy Tansil kabur dari LP Cipinang dan menghilang hingga saat ini.

Kabur dengan Bantuan Sipir Penjara

Menurut informasi yang beredar, pelarian Eddy Tansil disebut telah direncanakan. Ada dugaan bahwa ia dibantu oleh sipir penjara. Pada 2013, Kejaksaan Agung (Kejagung) mengklaim mendapatkan informasi bahwa Eddy Tansil berada di China sejak 2011. Informasi ini kemudian ditindaklanjuti dengan permohonan ekstradisi kepada pihak berwenang di sana. Namun, sampai saat ini, jejak Eddy Tansil masih misterius.

Aset Eddy Tansil Disita Negara

Meskipun belum ditangkap, Kejagung tetap memproses aset Eddy Tansil. Sejak 2021, rumah dan beberapa aset lainnya mulai dilelang. Pada Senin (15/6/2026), Kejagung mengumumkan bahwa aset Eddy Tansil senilai Rp 51,6 miliar telah diserahkan ke negara.

Kepala Badan Perwalian Aset (BPA) Kejagung RI, Kuntadi, menyampaikan bahwa PPA berhasil menelusuri aset atas nama Eddy Tansil. “Dalam kesempatan ini juga dapat kami laporkan bahwa PPA berhasil melakukan penelusuran aset atas nama terpidana Eddy Tansil berupa uang sebanyak Rp 51.682.537.000 (Rp 51,6 miliar),” katanya.

Pujian dari Menteri Keuangan

Menteri Keuangan, Purbaya, memuji Kejagung atas keberhasilannya menemukan aset Eddy Tansil. Menurutnya, temuan ini merupakan prestasi luar biasa karena kasus ini sudah lama menjadi ingatan publik.

“Yang saya kaget tadi, kasus Eddy Tansil yang telah lama menjadi ingatan publik, uangnya masih bisa diperoleh lagi ya. Ini saya pikir prestasi yang luar biasa, Pak, karena sudah puluhan tahun kan dikejar terus,” ujar Purbaya.

Ia menekankan bahwa kasus seperti ini tidak boleh dibiarkan menguap begitu saja. “Kasus Eddy Tansil mengingatkan bahwa kerugian negara tidak boleh menjadi masa lalu tanpa penyelesaian. Jadi siapa yang merugikan negara, sampai kapan pun akan kita kejar ya, Pak ya? Waktu boleh berjalan, tapi hak negara tidak boleh hilang.”

Komitmen Pemerintah

Proses penelusuran dan pemulihan aset Eddy Tansil menunjukkan bahwa pemerintah tidak pernah berhenti mengejar para pelaku korupsi. Meskipun Eddy Tansil masih buron, upaya untuk mengembalikan aset negara terus dilakukan. Hal ini memberikan harapan bahwa keadilan akan tetap ditegakkan meskipun waktu berlalu.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • TBC, Air Liur ,Surabaya

    Pemutusan Rantai Penularan TBC di Surabaya Dipercepat dengan Skrining Massal

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 14
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kota Surabaya menghadapi tantangan dalam menangani penyakit tuberkulosis (TBC) yang masih menjadi ancaman kesehatan masyarakat. Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat telah mengambil langkah-langkah strategis untuk memutus rantai penularan, terutama setelah menemukan 4.191 kasus TBC pada periode Januari hingga Mei 2026. Skrining Massal dan Target Penemuan Kasus Sejak awal tahun hingga Juni 2026, Dinkes Surabaya melakukan […]

  • Bacok Sana-Sini, Tiga Gangster Gresik Ditumbangkan!

    Bacok Sana-Sini, Tiga Gangster Gresik Ditumbangkan!

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 144
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kepolisian Resor (Polres) Gresik Polda Jatim melalui Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) berhasil mengungkap dan menetapkan Tiga tersangka dalam kasus aksi kekerasan brutal yang dilakukan komplotan gangster ‘kampungan’ di Dua lokasi berbeda dalam satu malam. Aksi “sweeping” tersebut menyebabkan korban mengalami luka bacok serta kehilangan sejumlah barang berharga di wilayah Kecamatan Dukun dan Kecamatan […]

  • Penyerangan Wisatawan Surabaya di Malang: Polda Jatim Pastikan Penanganan Serius

    Penyerangan Wisatawan Surabaya di Malang: Polda Jatim Pastikan Penanganan Serius

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 65
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Insiden pengeroyokan yang menimpa rombongan wisatawan asal Surabaya di kawasan Pantai Wediawu, Kabupaten Malang, telah menjadi perhatian serius dari aparat kepolisian. Kejadian ini terjadi pada dini hari, saat rombongan sedang beristirahat di area penginapan. Peristiwa tersebut menimbulkan kekhawatiran terkait keselamatan para pengunjung dan menjaga reputasi destinasi wisata. Polda Jawa Timur (Jatim) telah mengonfirmasi adanya […]

  • Masih Targetkan Priangan Timur, Mengapa Proyek Tol Cigatas Diubah Jadi Tol Getaci? Ini Jawabannya

    Masih Targetkan Priangan Timur, Mengapa Proyek Tol Cigatas Diubah Jadi Tol Getaci? Ini Jawabannya

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 374
    • 0Komentar

    Proyek Tol Getaci: Perubahan Nama dan Rute yang Mengubah Wajah Wilayah Priangan Timur DIAGRAMKOTA.COM – Proyek jalan tol terpanjang di Indonesia, Tol Getaci, kembali menjadi perhatian masyarakat Jawa Barat setelah pihak Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyatakan bahwa proyek ini akan dilelang pada tahun 2026. Meski begitu, masih ada sejumlah masyarakat yang mengenal proyek ini dengan nama […]

  • Dewan Pengawas BPJS Apresiasi Pelayanan RS Bhayangkara Surabaya

    Dewan Pengawas BPJS Apresiasi Pelayanan RS Bhayangkara Surabaya

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 111
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dewan Pengawas BPJS Kesehatan melakukan inspeksi mendadak (sidak) pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Bhayangkara H.S. Samsoeri Mertojoso, Surabaya, Selasa (10/3/2026). Kunjungan tersebut dilakukan langsung oleh Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, Afif Johan, bersama rombongan dalam rangka memastikan pelayanan kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) berjalan optimal. Rombongan Dewas BPJS disambut oleh Kabid Dokkes Polda […]

  • Polres Blitar Launching SPPG di Jimbe Wujudkan Dukungan Polri Terhadap Generasi Sehat

    Polres Blitar Launching SPPG di Jimbe Wujudkan Dukungan Polri Terhadap Generasi Sehat

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 253
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kapolres Blitar AKBP Arif Fazlurrahman, memimpin langsung kegiatan Launching Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Blitar Polda Jatim yang berlokasi di Desa Jimbe, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar,Kamis (13/11/25). Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Blitar, pejabat utama Polres Blitar Polda Jatim perwakilan Dinas Kesehatan, tokoh masyarakat, serta para tenaga pendidik dan pelajar […]

expand_less