Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Gubernur Kaltim Bantah Isu Politik Dinasti, Tegaskan Hak Warga Negara Diatur Undang-Undang

Gubernur Kaltim Bantah Isu Politik Dinasti, Tegaskan Hak Warga Negara Diatur Undang-Undang

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas’ud, menegaskan bahwa tidak ada praktik politik dinasti dalam kepemimpinannya. Pernyataan ini disampaikan setelah isu tersebut muncul akibat aksi demonstrasi mahasiswa yang digelar pada Senin, 23 Februari 2026.

“Kami tidak ada politik dinasti. Kami tidak ada politik (seperti itu),” ujar Rudy saat menanggapi tudingan tersebut. Ia menekankan bahwa hak politik setiap warga negara dijamin dalam peraturan perundang-undangan. Selain itu, ia sempat menyentil latar belakang akademik salah satu mahasiswa yang berada di hadapannya.

“Bila jurusan hukum, mestinya tahu bagaimana tentang pemilu yang ada di Indonesia ini. Semua warga negara Indonesia yang usianya telah memenuhi persyaratan, boleh memiliki hak-hak politik dipilih maupun memilih,” jelasnya. Rudy menegaskan bahwa sepanjang seseorang memenuhi syarat sesuai undang-undang, maka memiliki hak konstitusional untuk mencalonkan diri maupun memilih dalam pemilu.

Pengamat Menilai Isu Dinasti Politik Tak Dilarang Secara Eksplisit

Menanggapi polemik tersebut, pengamat kebijakan publik dari Universitas Mulawarman (Unmul), Saiful Bachtiar, menilai bahwa isu dinasti politik memang tidak dilarang secara eksplisit dalam regulasi. Namun, ia mengingatkan bahwa praktik tersebut berpotensi melemahkan fungsi pengawasan jika tidak dijalankan secara profesional.

Saiful menjelaskan bahwa, berdasarkan regulasi, baik dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu maupun Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang Pilkada beserta perubahannya, tidak terdapat ketentuan yang secara tegas melarang hubungan kekerabatan antara pejabat publik.

“Undang-Undang Pilkada itu sudah beberapa kali diubah, mulai dari UU Nomor 8 Tahun 2015, kemudian UU Nomor 10 Tahun 2016, dan terakhir UU Nomor 6 Tahun 2020. Dalam aturan-aturan itu tidak ada larangan saudara atau kerabat ketua DPRD menjadi calon gubernur atau sebaliknya,” kata Saiful, Kamis (26/2/2026).

Kehadiran Politik Dinasti dalam Sistem Pemerintahan

Meski tidak dilarang secara eksplisit, praktik politik dinasti tetap menjadi topik yang sering dibahas dalam diskusi kebijakan. Hal ini karena potensi adanya keterlibatan keluarga atau lingkaran dekat pejabat dalam proses pengambilan keputusan. Praktik ini bisa mengurangi transparansi dan efisiensi dalam sistem pemerintahan.

Beberapa ahli menilai bahwa keberadaan politik dinasti dapat memengaruhi kualitas pengawasan terhadap kebijakan yang diambil oleh pemerintah daerah. Jika tidak dijaga dengan baik, hal ini bisa berujung pada penyalahgunaan kekuasaan atau kurangnya partisipasi masyarakat dalam proses demokrasi.

Peran Masyarakat dalam Memastikan Akuntabilitas

Masyarakat, khususnya kalangan akademisi dan aktivis, memiliki peran penting dalam memastikan akuntabilitas pemerintah. Melalui dialog, pengawasan, dan partisipasi dalam pemilu, masyarakat dapat memberikan masukan dan mengawasi jalannya pemerintahan.

Selain itu, lembaga-lembaga otonom seperti Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) juga bertindak sebagai penjaga demokrasi. Mereka bertugas memastikan bahwa setiap proses pemilu berjalan secara adil dan transparan, tanpa intervensi dari pihak-pihak tertentu.

Kebijakan dan Regulasi yang Mendukung Demokrasi

Regulasi yang ada di Indonesia dirancang untuk memastikan bahwa semua warga negara memiliki kesempatan yang sama dalam proses politik. Undang-Undang Pemilu dan Pilkada memberikan kerangka hukum yang jelas untuk menjaga keadilan dan keterbukaan dalam pemilihan umum.

Namun, meskipun regulasi telah cukup kuat, implementasinya tetap memerlukan kehati-hatian dan kesadaran dari para pelaku politik. Dengan demikian, keberadaan politik dinasti bisa tetap dijaga agar tidak mengganggu proses demokrasi yang sehat.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PSM Makassar Kembali Berjaya di Super League Kalahkan PSBS 2-1

    PSM Makassar Kembali Berjaya di Super League Kalahkan PSBS 2-1

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 30
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pertandingan antara PSM Makassar dan PSBS Biak dalam ajang Super League berhasil menjadi momen penting bagi tim Juku Eja. Dengan kemenangan 2-1, PSM berhasil memutus laju puasa kemenangan mereka dalam tujuh pertandingan terakhir. Hasil ini juga membawa PSM naik ke posisi ke-13 klasemen dengan 23 poin. Gol Pembuka yang Mengubah Jalannya Pertandingan Pada babak […]

  • Fortuna Sittard , Excelsior Rotterdam

    Fortuna Sittard – Excelsior Rotterdam: Pembaruan Tim dan Rencana Kompetisi

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 33
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Tim sepak bola Excelsior terus melakukan pembaruan dalam pemilihan pemain untuk menghadapi kompetisi musim ini. Setiap minggu, manajemen klub memberikan informasi terkini tentang perubahan dalam susunan tim inti. Pembaruan terbaru menunjukkan bahwa beberapa pemain akan bergabung dengan tim sementara yang lain mungkin tidak bermain dalam pertandingan mendatang. Jadwal Pertandingan dan Klasemen Pertandingan yang akan […]

  • Perindo Usulkan Ambang Batas Parlemen 1 Persen

    Perindo Usulkan Ambang Batas Parlemen 1 Persen

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 142
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Partai Perindo mengusulkan penurunan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold dari 4 persen menjadi 1 persen. Usulan ini dianggap sebagai langkah untuk memberikan kesempatan yang lebih luas kepada partai-partai yang tidak memiliki perwakilan di parlemen agar bisa mendapatkan kursi di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Kami dari Partai Perindo mengusulkan agarparliamentary threshold turun hingga satu […]

  • Polri dan Warga Bersinergi Pulihkan Pascabanjir di Pidie Jaya

    Polri dan Warga Bersinergi Pulihkan Pascabanjir di Pidie Jaya

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 85
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polres Pidie Jaya terus menunjukkan kepedulian dan respons cepat terhadap masyarakat terdampak banjir dengan melaksanakan dua kegiatan pemulihan sekaligus, yaitu Giat Gotong Royong (Korve) Pascabencana di wilayah Polsek Ulim serta Bakti Sosial pembersihan fasilitas umum di Jangka Buya, Sabtu 20 Desember 2025. Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, melalui Kasi Humas AKP […]

  • Beragam Acara Menarik yang Menanti di Surabaya Bulan Desember 2025, Mulai Pameran hingga Konser!

    Beragam Acara Menarik yang Menanti di Surabaya Bulan Desember 2025, Mulai Pameran hingga Konser!

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 192
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Surabaya, kota yang kaya akan budaya dan kehidupan sosial, siap memenuhi bulan Desember 2025 dengan berbagai acara menarik yang bisa dinikmati oleh warga maupun wisatawan. Mulai dari pameran seni hingga konser musik, festival kuliner, hingga pertandingan olahraga, setiap hari di Kota Pahlawan dirancang untuk memberikan pengalaman unik dan menghibur. Hiburan Musik yang Menggema di […]

  • Merry Christmas, Amerika! Pesan Natal Trump yang Tidak Biasa

    Merry Christmas, Amerika! Pesan Natal Trump yang Tidak Biasa

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 154
    • 0Komentar

    DAGRAMKOTA.COM – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dalam pidatinya pada malam Natal tahun 2025, membawa suasana yang khas dengan gaya komunikasinya yang dinamis dan penuh semangat. Pidato tersebut, yang berlangsung di Ruang Penerimaan Diplomatik Gedung Putih, menampilkan kekhasan dari gaya orasi Trump yang penuh dengan tanda seru dan pengulangan frasa. Dalam pidatinya, ia menyampaikan pesan yang […]

expand_less