Azrul Ananda Tegaskan Persebaya Tak Dapat Sponsor dari Pemkot Surabaya
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Azrul Ananda, CEO Persebaya Surabaya, menegaskan bahwa klub sepak bola asal Jawa Timur tersebut tidak menerima dukungan finansial langsung dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Pernyataan ini dilakukan setelah Walikota Bandung, Muhammad Farhan, menyebut bahwa Persebaya “didukung” oleh Pemkot dalam upaya meraih gelar juara liga musim depan.
Dalam keterangannya, Azrul Ananda menekankan bahwa pernyataan tersebut mengandung kesalahpahaman.
“Saya ingin mengoreksi sedikit ucapan Mas Farhan. Kebetulan kami saling kenal, jadi bukan masalah. Cuman harus diluruskan bahwa yang ulang tahun ke-100 itu Persebaya, bukan Kota Surabaya.”
Persebaya memang akan merayakan ulang tahun ke-100 pada 2027, namun Azrul menegaskan bahwa hal ini tidak berarti klub mendapatkan dukungan dana dari pemerintah. Meski begitu, ia mengapresiasi kerja sama yang baik antara klub dan Pemkot Surabaya terkait penggunaan fasilitas stadion.
Beberapa pihak mengaitkan perayaan ulang tahun Persebaya dengan persaingan di Liga 1.
Sebelumnya, Walikota Bandung, Muhammad Farhan, membuat pernyataan viral yang menyebut bahwa Persib Bandung akan menghadapi tantangan berat dalam meraih gelar juara liga musim depan. Ia menilai Persebaya dan Persija Jakarta akan menjadi pesaing terberat.
Menurut Farhan, Persija Jakarta akan diberi tugas untuk memberikan hadiah spesial dalam perayaan HUT ke-500 DKI Jakarta pada 2027. Klub asal Jakarta ini diketahui sering menerima dukungan sponsor dari BUMD DKI Jakarta seperti PAM Jaya, MRT Jakarta, dan Bank Jakarta.
Sementara itu, Persebaya juga disebut memiliki peran penting dalam perayaan ulang tahun ke-100 klub.
Azrul menjelaskan bahwa meskipun Persebaya tidak menerima sponsor langsung dari pemerintah, kerja sama antara klub dan Pemkot Surabaya tetap berjalan baik. Hal ini termasuk dalam penggunaan fasilitas stadion dan promosi olahraga di kota tersebut.
Beberapa isu tentang dukungan pemerintah terhadap klub sepak bola sering kali memicu kontroversi.
Pernyataan Farhan sebelumnya sempat menimbulkan misinformasi tentang peran Pemkot Surabaya dalam pendanaan Persebaya. Azrul menegaskan bahwa klub tidak menerima dana dari pemerintah, meskipun ada kolaborasi dalam beberapa aspek.
Penjelasan Azrul Ananda menunjukkan pentingnya transparansi dalam hubungan antara klub dan pemerintah.
Selain itu, Azrul juga menyoroti bahwa Persebaya adalah klub yang memiliki sejarah panjang dan konsistensi dalam kompetisi. Meski tidak menerima dukungan dana langsung, klub tetap berupaya keras untuk meraih prestasi di Liga 1.
FAQ:
Q: Apakah Persebaya menerima sponsor dari Pemkot Surabaya?
A: Tidak, Persebaya tidak menerima dukungan dana langsung dari pemerintah.
Q: Bagaimana hubungan antara Persebaya dan Pemkot Surabaya?
A: Terdapat kerja sama dalam penggunaan fasilitas stadion dan promosi olahraga.
Q: Apa maksud pernyataan Walikota Bandung tentang Persebaya?
A: Menyatakan bahwa Persebaya akan menjadi pesaing berat bagi Persib Bandung dalam persaingan juara liga.***

>

Saat ini belum ada komentar