Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Surabaya Dijadikan Acuan, Pemkab Sidoarjo Belajar Kelola Anggaran dan Pajak

Surabaya Dijadikan Acuan, Pemkab Sidoarjo Belajar Kelola Anggaran dan Pajak

  • account_circle Shinta ms
  • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Pengelolaan anggaran dan sistem perpajakan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menjadi rujukan daerah lain.

Kali ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menjadikan Surabaya sebagai contoh dalam upaya meningkatkan efektivitas pengelolaan keuangan daerah dan optimalisasi pendapatan pajak.

Langkah tersebut mencerminkan pengakuan atas kinerja fiskal Pemkot Surabaya yang dinilai konsisten menjaga transparansi, efisiensi belanja, serta inovasi dalam pemungutan pajak daerah.

Di tengah tantangan tekanan anggaran dan tuntutan pelayanan publik yang kian tinggi, Surabaya dinilai mampu menyeimbangkan belanja pembangunan dengan keberlanjutan fiskal.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyambut langsung rombongan dan memaparkan berbagai kebijakan strategis Pemkot Surabaya, mulai dari pengelolaan anggaran berbasis data hingga digitalisasi pendapatan daerah.

Eri menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh bekerja berdasarkan asumsi, melainkan harus berlandaskan data yang akurat dan terintegrasi.

“Pemerintah tidak boleh bekerja berdasarkan asumsi, data adalah kunci. Kita harus tahu secara pasti berapa rumah di setiap kampung, jumlah kepala keluarga dan jiwa, siapa yang usia produktif tetapi tidak bekerja, serta siapa yang usia sekolah tetapi tidak sekolah,” ujarnya pada Kamis (8/1/2026).

Menurutnya, tanpa kesamaan dan akurasi data, kebijakan tidak akan tepat sasaran.

“Karena itu, Pemkot Surabaya mendorong penerapan DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional) yang disandingkan dengan data BPS, serta memastikan setiap ketidaksesuaian data ditelusuri hingga ke lapangan,” ungkapnya.

Dalam pengelolaan keuangan daerah, Eri menegaskan bahwa penyerapan anggaran bukanlah prestasi. Sebab, ukuran keberhasilan bukan pada seberapa besar anggaran terserap, tetapi pada output dan outcome yang dihasilkan.

Prinsip tersebut juga diterapkan dalam perencanaan anggaran. Setiap OPD wajib menyesuaikan program dengan kemampuan pendapatan daerah per triwulan.

“Tim anggaran diberikan kewenangan penuh untuk menggeser atau menunda kegiatan OPD demi menjaga prioritas pembangunan dan stabilitas fiskal daerah,” tegasnya.

Eri menjelaskan, Pemkot Surabaya melakukan inovasi dalam pengadaan barang dan jasa melalui kontrak payung dan lelang per item.

“Tujuannya adalah efisiensi, transparansi, dan menghilangkan ruang permainan. Dengan cara ini, harga bisa ditekan signifikan dan anggaran yang dihemat dapat dialihkan untuk kepentingan masyarakat,” jelasnya.

Eri juga memaparkan keberhasilan digitalisasi pajak daerah, khususnya di sektor rumah makan dan hotel. Seluruh transaksi kini tercatat secara digital dan langsung masuk ke server Pemkot Surabaya.

“Saat ini pemungutan pajak sudah terintegrasi secara digital. Dengan sistem ini, potensi penerimaan pajak bisa mencapai sekitar Rp109 miliar, dibandingkan sebelumnya yang hanya sekitar Rp70 miliar,” paparnya.

Ia menegaskan bahwa sistem yang digunakan bukan sekadar tapping box, melainkan sistem digital penuh yang mengirimkan data transaksi secara real time ke server pemerintah kota, tanpa pencatatan manual.

Mulai tahun 2026, Pemkot Surabaya akan mengoptimalkan sistem tersebut sepenuhnya dengan server dan aplikasi yang dikelola sendiri.

Meski investasi server mencapai hampir Rp1 miliar, ia menilai manfaatnya jauh lebih besar karena dalam tiga bulan terakhir penerimaan pajak meningkat hingga hampir Rp100 miliar.

“Pemerintah hidup dari pajak. Karena itu, hubungan dengan pengusaha harus dibangun atas dasar kepercayaan dan kejujuran. Sistem digital ini bukan alat penindakan, tetapi bukti kejujuran,” tegasnya.

Selain pajak, digitalisasi juga diterapkan pada pengelolaan parkir. Mulai 2026, seluruh titik parkir diarahkan menggunakan sistem non-tunai, tanpa meniadakan opsi pembayaran tunai.

Pemkot Surabaya bekerja sama dengan Bank Jatim untuk menyiapkan gate system dan alat pencatat parkir digital. Dengan sistem tersebut, kebocoran penerimaan dapat ditekan secara signifikan.

Melalui sistem parkir digital, Pemkot Surabaya juga dapat mengetahui pendapatan riil juru parkir per bulan. Jika penghasilan masih di bawah UMR, pemerintah dapat masuk melalui program pemberdayaan keluarga untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.

“PAD digunakan untuk mengurangi kemiskinan, menekan pengangguran, menurunkan stunting, meningkatkan IPM, dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Karena itu, setiap rupiah PAD harus jelas manfaatnya,” kata dia.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Sidoarjo Fenny Apridawati menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan amanat langsung dari Bupati Sidoarjo.

“Beliau sangat ingin hadir, namun karena harus mendampingi kunjungan, kami ditugaskan untuk belajar langsung ke Surabaya,” ujar Fenny.

Fenny mengatakan, Pemkab Sidoarjo ingin mempelajari pengelolaan manajemen proyek dan logistik di Surabaya agar tidak terjadi tumpang tindih tanggung jawab antar OPD, khususnya terkait standar harga satuan (SSH) dan ketepatan waktu pengerjaan.

“Kami melihat efisiensi luar biasa di Surabaya, bahkan satu ASN mampu mengampu beban kerja yang tinggi. Bapak Bupati berharap kami bisa meniru ketegasan sistem yang diterapkan di sini,” katanya.

Ia menambahkan, Pemkab Sidoarjo telah menyusun rencana aksi tahun 2026 dan berharap kunjungan ini dapat memperkaya kebijakan yang akan diterapkan.

“Kami ingin menanamkan budaya kerja yang disiplin kepada ASN di Sidoarjo, bahwa kenyamanan bekerja harus dibarengi dengan tanggung jawab yang besar, sebagaimana yang sudah berjalan di Kota Surabaya,” pungkasnya. (Sms)

  • Penulis: Shinta ms

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Korupsi Proyek Jalan di Sampang

    Kasus Korupsi Proyek Jalan di Sampang

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 96
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Empat individu terlibat dalam dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi dalam pelaksanaan pengadaan langsung paket pekerjaan rehabilitasi atau pemeliharaan jalan di Kabupaten Sampang. Mereka ditahan oleh Kejaksaan Negeri Sampang setelah diduga melakukan penyalahgunaan wewenang dalam pengelolaan anggaran proyek tersebut. Pelaku Utama Kasus Dari empat tersangka yang ditahan, dua di antaranya merupakan pejabat dinas Pekerjaan […]

  • Barikade 98 Jatim

    Ultimatum Gubernur! Barikade 98 Jatim Kerahkan Massa Mahasiswa, Petani dan Buruh Kepung Grahadi 

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 217
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Barisan Rakyat Indonesia Kawal Demokrasi (Barikade 98) Jawa Timur memastikan akan menggelar aksi besar di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya pada Rabu, 3 September 2025. Ketua DPW Barikade 98 Jatim, Boby Wijono, menegaskan aksi ini berdiri sendiri dan tidak terkait dengan rencana aksi kelompok lain. Menurutnya, Barikade 98 membawa […]

  • Pembangunan Gudang Tanpa Perencanaan Matang di Tambak Osowilangun Picu Banjir, DLH Surabaya Diminta Bertanggung Jawab

    Pembangunan Gudang Tanpa Perencanaan Matang di Tambak Osowilangun Picu Banjir, DLH Surabaya Diminta Bertanggung Jawab

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 318
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sabtu, 25 Oktober 2025 | Surabaya Pembangunan kawasan pergudangan tanpa perencanaan matang kembali menjadi sorotan. Kasus yang terjadi di Kawasan Pergudangan Tambak Osowilangun, Benowo Kota Surabaya, menunjukkan adanya korelasi kuat antara pembangunan pergudangan yang tidak sesuai standar dengan meningkatnya risiko banjir di wilayah sekitar. Menurut pantauan di lapangan, wilayah Kelurahan Tambak Osowilangun sejatinya […]

  • Pj Gubernur Jatim Tegaskan Pentingnya Persatuan dalam Peringatan HUT ke-79 RI

    Pj Gubernur Jatim Tegaskan Pentingnya Persatuan dalam Peringatan HUT ke-79 RI

    • calendar_month Senin, 19 Agt 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 189
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Republik Indonesia. Pesan ini disampaikan saat upacara yang berlangsung di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, pada Sabtu, 17 Agustus 2024. Dalam pidatonya, Adhy Karyono mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mensyukuri kemerdekaan yang telah […]

  • Legislator PPP Surabaya Berangkatkan Jama’ah Yasinta Pakal Ziarah Wali

    Legislator PPP Surabaya Berangkatkan Jama’ah Yasinta Pakal Ziarah Wali

    • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 237
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Jama’ah Yasin tahlil RT5-RW1 Pakal Sumberan, Kecamatan Pakal bersama Agus Mashuri, Anggota DPRD Surabaya melaksanakan kegiatan ziarah wali, pada Minggu (8/6/2025). Sebanyak 25 anggota jama’ah Yasin Tahlil, berangkat menggunakan bus, dilepas keberangkatannya oleh Agus Mashuri dari Balai RT 5 RW 1, dengan tujuan Mojokerto, Mojoagung, Jombang dan Blitar. Dalam sambutannya Agus Mashuri mengingatkan […]

  • KPK

    KPK Temukan Dokumen Kunci Peran Broker dalam Kasus Korupsi Petral

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 88
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengakui baru saja kembali dari Singapura dan menerima beberapa dokumen yang berisi informasi tentang peran broker atau perantara dalam dugaan kasus korupsi terkait pembelian minyak mentah dan produk jadi kilang minyak oleh Pertamina Energy Trading Ltd. (Petral) atau PT Pertamina Energy Services Pte. Ltd (PES) pada periode 2009-2015. Wakil […]

expand_less