Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Banjir di Jember: Ratusan Rumah Terendam, Warga Diimbau Waspada

Banjir di Jember: Ratusan Rumah Terendam, Warga Diimbau Waspada

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Banjir yang terjadi di Desa Ampel, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, Jawa Timur, telah menggenangi ratusan rumah warga. Kejadian ini terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut selama empat jam, sehingga menyebabkan debit air di Kali Clutak meningkat drastis dan meluap. Akibatnya, tanggul yang berada di sabuk gunung jebol, memicu banjir yang merendam pemukiman warga.

Menurut informasi yang diperoleh, ketinggian air mencapai 40 cm hingga satu meter di beberapa titik, terutama di RT 02 dan RT 03, Dusun Kepel, Desa Ampel. Sebanyak 76 unit rumah terdampak banjir, dengan sebagian besar memiliki fondasi yang cukup tinggi, sehingga kondisi secara keseluruhan masih terkendali.

Penanganan Darurat oleh BPBD Jember

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember langsung melakukan penanganan darurat setelah adanya laporan tentang banjir. Kepala BPBD Jember, Edy Budi Susilo, menjelaskan bahwa pihaknya bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) telah meninjau lokasi banjir untuk memastikan keamanan dan kelancaran proses evakuasi serta distribusi bantuan.

“Kami sudah mendistribusikan bantuan sembako kepada warga yang terdampak banjir. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada karena cuaca ekstrem bisa memicu bencana lain seperti tanah longsor atau angin kencang,” ujar Edy Budi Susilo.

Selain itu, BPBD Jember juga merekomendasikan kepada pihak Perhutani untuk segera melakukan perbaikan pada tanggul yang jebol di sabuk gunung. Sementara itu, pihak desa diminta untuk terus memantau perkembangan banjir dan memberikan informasi terkini kepada masyarakat.

Dampak Banjir terhadap Masyarakat

Berdasarkan data terbaru, sekitar 1.271 kepala keluarga (KK) terdampak banjir di wilayah Jember. Beberapa warga bahkan harus mengungsi sementara waktu karena kondisi rumah mereka terlalu parah untuk ditinggali. Meski begitu, situasi secara keseluruhan dinilai aman dan terkendali.

“Sebagian besar rumah warga memiliki fondasi yang tinggi, sehingga tidak semua wilayah tergenang secara total,” tambah Edy.

Upaya Pencegahan dan Edukasi

Untuk mencegah terulangnya bencana serupa, BPBD Jember juga aktif dalam melakukan edukasi kepada masyarakat. Salah satunya adalah program pengenalan risiko bencana bagi pelajar SD di wilayah Jember. Program ini bertujuan untuk membentuk generasi yang lebih siap menghadapi bencana alam.

Selain itu, BPBD juga bekerja sama dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat, termasuk melalui sosialisasi dan simulasi tanggap darurat. Hal ini dilakukan agar masyarakat lebih sadar akan ancaman bencana dan dapat bertindak cepat jika terjadi kejadian serupa.

Peringatan Cuaca Ekstrem

Edy Budi Susilo juga mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada terhadap cuaca ekstrem yang bisa terjadi kapan saja. “Cuaca ekstrem bisa memicu berbagai bencana, mulai dari banjir hingga tanah longsor. Oleh karena itu, kami mengimbau warga untuk selalu memperhatikan informasi cuaca dan mengambil langkah pencegahan,” katanya.

Dengan langkah-langkah yang telah diambil, BPBD Jember berharap dapat mengurangi risiko bencana dan memastikan kesejahteraan masyarakat di tengah kondisi alam yang tidak menentu.***

  • Penulis: Diagram Kota

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cak Ji, warga Wonokromo

    Cak Ji Hadapi Bayangan Kolonial: Warga Wonokromo Tersandera Eigendom 1278

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 192
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Di sebuah gang kecil di Wonokromo, papan nama Balai RW 01 bergoyang pelan diterpa angin sore. Di dalamnya, kursi plastik sudah disusun melingkar. Wajah-wajah cemas warga duduk berhadap-hadapan, sebagian membawa map lusuh berisi fotokopi sertifikat dan surat pajak. Mereka bukan sedang arisan. Mereka sedang mempertanyakan satu hal sederhana: “Tanah ini milik siapa sebenarnya?” […]

  • Artis Cantik Ini Tampil Sexy Di Pemotretan Majalah

    Artis Cantik Ini Tampil Sexy Di Pemotretan Majalah

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 363
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Artis Cantik Ini Tampil Sexy di Pemotretan MajalahEkspresi wajahnya yang penuh percaya diri dan tatapan mata yang tajam semakin menambah daya tarik foto tersebut. Di foto lainnya, [Nama Artis] tampil lebih kasual namun tetap seksi dengan mengenakan [Deskripsi Busana, contoh: kemeja putih oversized yang dipadukan dengan celana pendek denim]. Penampilannya ini memberikan kesan […]

  • Jelang Libur Nataru,DPRD Surabaya Harap Adanya Peningkatan Keamanan

    Jelang Libur Nataru,DPRD Surabaya Harap Adanya Peningkatan Keamanan

    • calendar_month Rabu, 11 Des 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 184
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Menjelang momen perayaan Natal dan pergantian malam tahun baru dari 2024 ke 2025 persoalan keamanan menjadi perhatian serius dari Muhammad Saifuddin selaku anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya. Politisi asal Partai Demokrat ini meminta pihak terkait melakukan upaya peningkatan keamanan demi memberikan rasa nyaman kepada semua warga, baik yang merayakan Natal atau juga […]

  • Festival Kuliner Dua Generasi Menggabungkan Budaya dan Kuliner Resmi Dibuka 

    Festival Kuliner Dua Generasi Menggabungkan Budaya dan Kuliner Resmi Dibuka 

    • calendar_month Minggu, 18 Agt 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 300
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM  – Festival Kuliner Dua Generasi secara resmi dibuka di Pamedan Mangkunegaran, menghadirkan pengalaman yang menggabungkan keindahan budaya dan kenikmatan kuliner dari berbagai generasi. Acara ini merupakan hasil kolaborasi antara Katadata dan Mangkunegaran Surakarta, dengan dukungan penuh dari berbagai pihak. Andikha, Ketua Penyelenggara dan Direktur SisiplusbyKatadata, menyampaikan bahwa acara ini lebih dari sekadar festival, tetapi […]

  • Dua SMP Negeri di Sidoarjo Penuhi Syarat ODL ke Bali: Pendidikan Kontekstual yang Terukur dan Bertanggung Jawab

    Dua SMP Negeri di Sidoarjo Penuhi Syarat ODL ke Bali: Pendidikan Kontekstual yang Terukur dan Bertanggung Jawab

    • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 380
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dua sekolah negeri di Kabupaten Sidoarjo, yakni SMPN 1 Balongbendo dan SMPN 2 Waru, sukses melaksanakan kegiatan Outdoor Learning (ODL) ke Bali secara terukur, bertanggung jawab, dan sesuai ketentuan yang berlaku. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan rekreasi, namun menekankan pada pembelajaran lintas mata pelajaran dan kepatuhan terhadap regulasi pemerintah daerah. Setelah sempat tertunda […]

  • Aurelie Moeremans , Broken Strings

    Pengungkapan Trauma yang Terlambat: Kehidupan Aurelie Moeremans dan Dampak Grooming

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 150
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Buku terbaru Aurelie Moeremans, Broken Strings, menjadi perhatian publik karena mengungkap pengalaman pahitnya sebagai korban grooming. Dalam buku ini, ia menceritakan bagaimana hubungan tidak sehat dengan orang dewasa dimulai saat usianya masih 15 tahun. Pengalaman ini tidak hanya memengaruhi kehidupannya secara emosional, tetapi juga meninggalkan trauma yang baru dirasakan setelah ia dewasa. Grooming, istilah […]

expand_less