Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » LEGISLATIF » Setelah Kunjungan DPRD, RSUD Sayang Cianjur Siap Bangun Gedung Rawat Inap 5 Lantai

Setelah Kunjungan DPRD, RSUD Sayang Cianjur Siap Bangun Gedung Rawat Inap 5 Lantai

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur mengalami kekurangan tempat tidur untuk pasien rawat inap. Keadaan ini menyebabkan puluhan pasien harus menumpuk dan menjalani perawatan selama beberapa hari di ruang instalasi gawat darurat (IGD).

Isu ini terungkap setelah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cianjur mengunjungi fasilitas kesehatan utama di wilayah Kabupaten Cianjur tersebut.

Wakil Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan RSUD Cianjur Yayan Sopyandi mengakui adanya penumpukan pasien di IGD, yang biasanya menampung sekitar 70-100 orang. Kejadian ini bukan disebabkan oleh keterbatasan kapasitas IGD, melainkan karena penuhnya ruang perawatan inap di rumah sakit tersebut.

“Masalahnya bukanlah kurangnya IGD, melainkan kekurangan tempat tidur rawat inap. Di IGD seharusnya pasien tidak boleh melebihi enam jam sebelum masuk rawat inap. Namun, saat ini pasien terlantar selama beberapa hari karena keterbatasan tempat tidur di ruang rawat inap,” ujar Yayan, Rabu 10 Desember 2025.

Saat ini, menurutnya, RSUD Sayang Cianjur hanya memiliki 467 tempat tidur untuk perawatan inap. Angka ini dinilai masih jauh dari memadai dalam memenuhi kebutuhan masyarakat, sehingga menyebabkan situasi darurat. Akibatnya, pasien yang seharusnya sudah dipindahkan terjebak di IGD.

“Untuk mengatasi kepadatan, diperlukan penambahan tempat tidur. Hal ini sangat mendesak dan benar-benar dibutuhkan. Diperkirakan, rumah sakit membutuhkan 100 hingga 200 tempat tidur tambahan, agar dapat mengurangi kepadatan pasien secara menyeluruh dan menjaga standar pelayanan terbaik,” ujarnya.

Sebagai tindakan mitigasi yang cepat, menurut Yayan, pihak rumah sakit telah membuka ruang transit sementara di belakang IGD. Ruangan ini meskipun hanya memiliki 10-15 tempat tidur, diharapkan mampu sedikit mengurangi kerumunan sebelum pasien mendapatkan kamar rawat inap yang tersedia.

“Namun, solusi jangka panjang memerlukan dukungan anggaran dari daerah. Rumah sakit sudah memiliki lahan untuk pengembangan, dan rencananya adalah membangun bangunan rawat inap dengan minimal lima lantai. Rencana ini kini sepenuhnya tergantung pada tersedianya anggaran dari Pemerintah Daerah Cianjur,” katanya.

Sektor lain

Selain isu bed, Yayan mengakui bahwa DPRD juga mendorong perbaikan di sektor lain, antara lain farmasi, yang saat ini waktu tunggu obat bagi pasien cukup lama. “Hal ini tentu akan berusaha dipercepat, maksimal 60 menit melalui penambahan SDM (sumber daya manusia) dan fasilitas,” katanya.

Hal lain yang perlu diperhatikan, menurutnya, berkaitan dengan pelayanan di poliklinik. Pelayanan di poliklinik sudah terorganisir dengan baik dan tidak menimbulkan penumpukan. Pihak RSUD bahkan mengadakan pelatihan service excellence dengan konsep SOMEAH, yaitu senyum, optimis, menghargai, edukatif, andal, serta humanis.

“Kami juga merencanakan penambahan petugas penerima tamu untuk meningkatkan kualitas layanan kepada pasien,” katanya.

Sebelumnya, Anggota DPRD Cianjur yang keempat, Irfan Aulia Budiman, mengunjungi RSUD Sayang guna mendengarkan dan menyerap aspirasi masyarakat yang sedang dirawat dan berobat di RSUD tersebut.

“Kami terus berupaya dan menyampaikan seluruh keluhan yang disampaikan masyarakat kepada jajaran direksi RSUD Sayang agar terus diperbaiki dan dievaluasi, sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin meningkat dan optimal,” katanya. ***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kekalahan Berat Cremonese di Tangan Bologna: Ancaman Zona Merah Membayangi

    Kekalahan Berat Cremonese di Tangan Bologna: Ancaman Zona Merah Membayangi

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 82
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Klub Serie A Italia, Cremonese, kembali mengalami kekalahan dalam pertandingan pekan ke-31 melawan Bologna. Hasil ini memperparah posisi mereka di klasemen sementara dan meningkatkan ancaman untuk terlempar ke zona merah. Meski kiper Emil Audero melakukan beberapa penyelamatan penting, upaya timnya tidak cukup untuk menghindari kekalahan. Pertandingan berlangsung di Stadion Giovanni Zini, yang menjadi tempat […]

  • Kulineran, Seni, Komunitas—Semua Ada! Ini Agenda Surabaya Paling Ramai di Januari

    Kulineran, Seni, Komunitas—Semua Ada! Ini Agenda Surabaya Paling Ramai di Januari

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 286
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Surabaya menyambut awal tahun dengan rangkaian agenda budaya, seni, kuliner, dan kegiatan komunitas yang tersebar di berbagai ruang publik sepanjang Januari. Pemerintah kota menargetkan kegiatan ini menjadi motor penggerak ekonomi kreatif sekaligus memperluas ruang interaksi warga. FESTIVAL KULINER PADATI TAMAN BUNGKUL Agenda Januari dibuka dengan Festival Kuliner Street Food Surabaya 2025 pada 12–14 Januari […]

  • Deklarasi Kemenangan, H.Teguh Sumarno: PGRI Hanya Satu, Yaitu Kami

    Deklarasi Kemenangan, H.Teguh Sumarno: PGRI Hanya Satu, Yaitu Kami

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 451
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pengurus Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) melakukan deklarasi kemenangan di Hotel Blur Sky, Senin (14/10/2024). Kemenangan itu, setelah keluar putusan Pengadilan Tata Usaha Negera (PTUN) beberapa hari lalu yang mengesahkan SK AHU miliknya dan membatalkan SK AHU milik Unifah Rosyidi. “Saya H.Teguh Sumarno meminta semua pengurus dari tingkat ranting, cabang, […]

  • Sejarah Wayang Kulit Dan Peranannya Dalam Budaya Jawa

    Sejarah Wayang Kulit Dan Peranannya Dalam Budaya Jawa

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 432
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sejarah wayang kulit dan peranannya dalam budaya JawaIa merupakan manifestasi estetika, filsafat, dan spiritualitas Jawa yang telah terpatri dalam sejarah dan budaya selama berabad-abad. Lebih dari sekadar boneka kulit yang digerakkan, wayang kulit adalah jendela menuju pemahaman yang lebih dalam tentang kosmologi, etika, dan nilai-nilai luhur masyarakat Jawa. Asal-usul wayang kulit masih menjadi […]

  • IHSG , Geopolitik ,Timur Tengah

    Kondisi Pasar Saham Indonesia yang Memprihatinkan, IHSG Turun 3,50%

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 123
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan signifikan dalam beberapa hari terakhir, mencerminkan ketidakpastian di pasar modal. Pada perdagangan pagi ini, Rabu (4/3/2026), IHSG turun sebanyak 280,37 poin atau 3,50% ke level 7.661,21. Penurunan ini merupakan kelanjutan dari koreksi yang terjadi pada perdagangan kemarin dan dua hari sebelumnya. Penyebab Pelemahan IHSG Pelemahan IHSG tidak […]

  • Kolaborasi Polisi dan TNI Amankan Pengesahan Warga Baru Perguruan Silat di Blitar

    Kolaborasi Polisi dan TNI Amankan Pengesahan Warga Baru Perguruan Silat di Blitar

    • calendar_month Minggu, 13 Jul 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 195
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polres Blitar Kota Polda Jatim menyiagakan 734 personel gabungan dalam mengamankan kegiatan pengesahan warga baru salah satu perguruan silat, Sabtu (12/07/2025). Personel gabungan terdiri dari personel Polres Blitar Kota, TNI, Dishub, Satpol PP Kota Blitar dan petugas kesehatan. Kapolres Blitar Kota AKBP Titus Yudho Uly melalui Kasi Humas Iptu Samsul Anwar mengatakan pengamanan […]

expand_less