Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Deklarasi Surabaya Bersatu! Negara Hadir, Premanisme Dinyatakan Musuh Bersama

Deklarasi Surabaya Bersatu! Negara Hadir, Premanisme Dinyatakan Musuh Bersama

  • account_circle Shinta ms
  • calendar_month Rab, 31 Des 2025
  • comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan perang terbuka terhadap praktik premanisme melalui Doa Bersama Lintas Agama dan Deklarasi Surabaya Bersatu yang digelar di Halaman Balai Kota Surabaya, Rabu (31/12/2025).

Kegiatan yang dihadiri sekitar 2.500 peserta dari 76 organisasi kemasyarakatan, kelompok masyarakat, serta organisasi mahasiswa ini bukan sekadar seremoni, melainkan penanda dimulainya langkah struktural dan terkoordinasi memberantas premanisme di Kota Pahlawan.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi hadir langsung bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol. Luthfi Sulistyawan, Dansatrol Kodaeral V Kolonel Laut (P) Muhammad Anton Maulana, Dandim 0830/Surabaya Kolonel Infanteri Bambang Raditya, Kaskogartap III/Surabaya Brigjen TNI (Mar) Danuri, serta Wakil Komandan Pasukan Marinir (Wadanpasmar) II Brigjen TNI (Mar) Arianto Beny Sarana.

Kehadiran lengkap unsur pimpinan daerah ini menegaskan bahwa negara hadir secara penuh dalam menjaga keamanan kota.

Deklarasi Surabaya Bersatu menjadi garis batas yang jelas bahwa seluruh elemen masyarakat tokoh agama, pemuda, adat, organisasi kemasyarakatan, hingga aparat negara tidak lagi mentoleransi tindakan intimidatif, pemaksaan, maupun kekerasan berkedok kekuatan kelompok. Surabaya menegaskan diri sebagai kota yang bersatu, tegas, dan berdiri di atas supremasi hukum.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan, deklarasi ini bukan sekadar agenda simbolik, melainkan komitmen konkret untuk menutup ruang bagi premanisme dalam bentuk apa pun. Pemerintah kota, bersama Forkopimda, menyatakan tidak ada lagi kompromi terhadap pihak-pihak yang meresahkan masyarakat.

“Kami menegaskan komitmen bersama untuk menjaga Kota Surabaya dari segala bentuk premanisme. Tidak ada lagi toleransi terhadap tindakan premanisme. Setiap pelanggaran akan diproses secara hukum, dan kami akan bergerak bersama Forkopimda Kota Surabaya,” tegas Wali Kota Eri.

Menurutnya, kehadiran lengkap unsur Forkopimda sekaligus menjadi penanda bahwa Satgas Anti Premanisme telah resmi dibentuk.

Satgas ini akan bekerja secara teritorial dan terstruktur, dengan pembagian lima wilayah kerja, yakni Surabaya Pusat, Timur, Barat, Utara, dan Selatan. Dalam waktu dekat, apel kesiapsiagaan Satgas Anti Premanisme akan digelar untuk memastikan efektivitas pengamanan di lapangan.

Eri juga menekankan peran krusial masyarakat dalam upaya ini. Warga diminta berani melapor apabila menemukan praktik premanisme, namun tetap mengedepankan hukum dan tidak terpancing emosi.

“Surabaya harus bersikap tegas, tetapi tetap taat hukum. Laporkan setiap kejadian, karena di setiap wilayah telah disiapkan Satgas Anti Premanisme yang akan bertugas menjaga keamanan, ketenangan, dan kenyamanan Kota Surabaya,” ujar dia.

Sebagai bagian dari sistem pengamanan terpadu, Pemkot Surabaya menyiapkan Posko Satgas Anti Premanisme di dekat Kantor Inspektorat Kota Surabaya. Dari posko tersebut, personel Satgas akan melakukan patroli rutin secara bergilir dengan penanggung jawab di masing-masing wilayah.

Sinergi lintas sektor juga ditegaskan oleh unsur TNI dan Polri yang menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung langkah Pemkot Surabaya. Wali Kota Eri menegaskan, keberhasilan pemberantasan premanisme tidak akan tercapai tanpa partisipasi aktif masyarakat.

“Yang terpenting, warga Surabaya segera melaporkan setiap gangguan keamanan agar dapat ditindaklanjuti secara cepat dan tepat. Dalam bentuk apa pun, setiap pihak yang melanggar aturan dan menggunakan cara-cara premanisme akan ditindak tanpa kompromi,” jelasnya.

Forkopimda Surabaya, lanjut Wali Kota Eri, telah satu suara bahwa setiap bentuk premanisme yang disertai kekerasan, pemaksaan, dan intimidasi akan ditindak tegas. Bahkan, apabila terbukti melibatkan organisasi kemasyarakatan, maka pembubaran organisasi tersebut akan direkomendasikan sesuai ketentuan hukum.

“Indonesia adalah negara hukum. Jika terbukti ada keterlibatan lembaga atau organisasi dalam tindak pidana premanisme, kami akan merekomendasikan pembubaran. Penentuan ada atau tidaknya unsur pidana sepenuhnya menjadi kewenangan aparat penegak hukum,” terangnya.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol. Luthfi Sulistyawan menegaskan bahwa deklarasi ini mencerminkan kekuatan utama Surabaya, yakni persatuan warganya yang berasal dari beragam latar belakang suku dan agama.

“Kita semua sepakat, kita adalah satu, warga Kota Surabaya. Tidak boleh ada sekat-sekat asal-usul, suku, maupun agama. Tujuan kita satu, yakni Surabaya yang aman, tertib, dan damai,” kata Luthfi.

Ia menegaskan tidak boleh ada pihak yang merasa paling kuat atau kebal hukum. Setiap persoalan harus diselesaikan melalui mekanisme hukum yang sah, bukan melalui kekerasan atau aksi sepihak.

“Melalui forum ini, dan mulai hari ini, kami bersama Forkopimda menyatakan sikap tegas tidak boleh ada lagi tindakan main hakim sendiri di Kota Surabaya.

Setiap aksi anarkis, perusakan, dan main hakim sendiri akan diproses secara hukum secara tegas dan konsisten,” tegasnya.

Sementara itu, Dandim 0830/Surabaya Kolonel Infanteri Bambang Raditya menekankan bahwa Surabaya sebagai Kota Pahlawan dibangun di atas semangat persatuan, bukan intimidasi atau pemaksaan kehendak.

“Ketegasan harus disertai kebijaksanaan. Persoalan harus diselesaikan melalui dialog, musyawarah, dan hukum. Namun, siapa pun yang melanggar hukum dan masuk dalam tindakan premanisme, pasti akan ditindak tegas tanpa pandang bulu,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi narasi di media sosial yang belum tentu benar dan berpotensi memperkeruh suasana.

“Masyarakat juga diimbau tidak mudah terprovokasi informasi media sosial yang belum tentu benar karena hanya memperbesar perpecahan,” pungkasnya. (Sms)

  • Penulis: Shinta ms

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polrestabes Surabaya dan Tim Jibom Gegana Polda Jatim Lakukan Sterilisasi Gereja Jelang Natal 2024

    Polrestabes Surabaya dan Tim Jibom Gegana Polda Jatim Lakukan Sterilisasi Gereja Jelang Natal 2024

    • calendar_month Rab, 25 Des 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 139
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Menjelang perayaan Hari Natal, Polrestabes Surabaya bersama Tim Penjinak Bom (Jibom) Gegana Polda Jawa Timur melaksanakan sterilisasi di sejumlah gereja besar di Kota Surabaya. Langkah ini diambil untuk memastikan keamanan dan kenyamanan umat Kristiani yang akan melaksanakan ibadah Natal. Sterilisasi dilakukan di berbagai gereja, termasuk yang memiliki jumlah jemaat besar, seperti Gereja Katedral […]

  • KPU Sidoarjo Pastikan Logistik Pilkada 2024 Aman: Penyortiran Surat Suara Bupati-Wakil Bupati Dimulai

    KPU Sidoarjo Pastikan Logistik Pilkada 2024 Aman: Penyortiran Surat Suara Bupati-Wakil Bupati Dimulai

    • calendar_month Sen, 28 Okt 2024
    • account_circle Adis
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Diagramkota.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sidoarjo memastikan kebutuhan logistik berupa kertas surat suara untuk pemilihan Bupati-Wakil Bupati Sidoarjo yang dilaksanakan pada 27 November mendatang, sudah terpenuhi.   Kepastian ini disampaikan Ketua KPU Sidoarjo Fauzan Adhim saat ditemui di sela-sela Kegiatan Rapat kordinasi (Rakor) persiapan acara debat kedua Paslon Bupati-Wakil Bupati, pada Minggu (27/10) […]

  • DEDI MULYADI

    Purbaya Minta Maaf, KDM Tagih Dana Bagi Hasil

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 138
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadiberbicara mengenai permintaan maaf Menteri KeuanganPurbaya Yudhi Sadewakepada kementerian dan pemerintah daerah karena pengurangan anggaran. Dedi Mulyadi menyatakan bahwa yang diperlukan oleh daerah saat ini adalah tunggakan serta realisasi dana transfer ke daerah (TKD) yang belum dibayarkan oleh pemerintah pusat. “Tidak perlu ada yang dimaafkan. Menurut saya tidak salah. Tidak […]

  • Achmad Nurdjayanto anggota Komisi C DPRD Surabaya Hari Lingkungan Hidup

    Komisi C Soroti Truk Tua dan Minimnya Regulasi: Keselamatan Warga Tak Boleh Dikorbankan!

    • calendar_month Kam, 10 Apr 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 178
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya, Achmad Nurdjayanto, mengungkapkan keprihatinan atas maraknya kendaraan truk berusia tua yang masih lalu lalang di jalanan Surabaya. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah kendaraan truk di Surabaya mencapai sekitar 180 ribu unit, dengan 13 ribu di antaranya merupakan keluaran tahun 1990 ke bawah. Truk Tua […]

  • AMC NETFLIX

    Peran AMC dalam Kolaborasi dengan Netflix: Kehadiran 750 Ribu Penonton yang Mencengangkan

    • calendar_month Jum, 2 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 32
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOT.COM – Perusahaan bioskop terbesar di dunia, AMC Entertainment, telah mencatat pencapaian luar biasa dalam kolaborasi dengan Netflix. Pada malam Tahun Baru dan Tahun Baru, lebih dari 753.000 penggemar menghadiri pemutaran final seri Stranger Things dari Netflix di bioskop-bioskop AMC. Angka ini menunjukkan antusiasme yang luar biasa dari penonton terhadap acara tersebut. Pemutaran Teatrikal yang Menarik […]

  • Polda Jatim Ungkap 1.863 Kasus dan Berhasil Amankan 2.307 Tersangka di Operasi Pekat II Semeru 2025

    Polda Jatim Ungkap 1.863 Kasus dan Berhasil Amankan 2.307 Tersangka di Operasi Pekat II Semeru 2025

    • calendar_month Jum, 16 Mei 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 118
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polda Jatim bersama dengan seluruh jajaran Polres, menggelar Operasi Pekat II Semeru-2025′. Dalam Operasi yang dimulai tanggal 1 sampai 14 Mei 2025, Polda Jatim mengungkap 1.863 kasus dengan jumlah tersangka sebanyak 2.307. Hal itu seperti disampaikan oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat ( Kabid Humas) Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast, saat konferensi […]

expand_less