Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Rentenir di Blitar Berkedok Koperasi, Ancaman Terhadap Ekonomi Masyarakat

Rentenir di Blitar Berkedok Koperasi, Ancaman Terhadap Ekonomi Masyarakat

  • account_circle Arie Khauripan
  • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Di masyarakat Blitar, praktik rentenir yang berkedok koperasi telah menjadi perhatian utama yang memicu kekhawatiran di kalangan warga.

Forum Masyarakat Peduli Blitar (F-MPB) mengungkapkan keprihatinan mendalam ter modus operandi para pelaku rentenir yang menawarkan pinjaman uang dengan bunga sangat tinggi, mencapai ratusan persen per tahun.

Ketua F-MPB, Haryono yang juga seorang Lowyer, menekankan bahwa praktik ini tidak hanya meresahkan masyarakat tetapi juga memicu berbagai masalah sosial seperti penyitaan barang, pemiskinan struktural, dan konflik sosial.

Menurut Haryono, para pelaku rentenir sering kali beroperasi dengan menyamar sebagai koperasi atau lembaga simpan pinjam. Mereka menawarkan pinjaman dengan syarat bunga yang tidak manusiawi, yang dapat menghambat kemampuan finansial masyarakat.

Hal ini menjadi permasalahan serius karena belum ada ketentuan pidana yang secara tegas mengatur dan memberikan efek jera terhadap praktik pemberian bunga tinggi oleh rentenir, kecuali jika masuk dalam kategori penipuan atau pemerasan menurut Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

“Kami mencatat bahwa hingga saat ini belum ada ketentuan pidana yang secara tegas mengatur dan memberikan efek jera terhadap praktik pemberian bunga tinggi oleh rentenir, selama tidak masuk dalam kategori penipuan atau pemerasan menurut KUHP,” kata Haryono kepada diagramkota.com, Senin (26/5/2025).

Praktik rentenir yang tidak terkendali memiliki dampak negatif yang signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Banyak kasus penyitaan barang yang dilakukan oleh pelaku rentenir tanpa dasar hukum yang sah, serta pemiskinan struktural yang terjadi akibat kesulitan finansial yang ditimbulkan oleh bunga pinjaman yang tinggi,” ungkapnya.

Konflik sosial juga meningkat akibat ketidakpuasan masyarakat terhadap cara-cara intimidatif dan kekerasan yang digunakan oleh pelaku rentenir dalam menagih utang.

Untuk mengatasi masalah ini, F-MPB menuntut beberapa langkah tindakan dari pemerintah dan aparat penegak hukum.

1. Pemerintah dan DPR segera menyusun regulasi khusus atau amandemen undang-undang yang melarang praktik pinjaman berbunga tinggi yang tidak manusiawi, terutama yang dilakukan oleh lembaga tidak berizin atau berkedok koperasi.

2. Pemerintah Daerah Kota Blitar dan Kabupaten Blitar bersama OJK dan Kemenkop-UKM harus melakukan pendataan dan pengawasan ketat terhadap koperasi-koperasi dan lembaga simpan pinjam yang beroperasi, serta menutup operasional yang terbukti melakukan praktik rentenir.

3. Aparat penegak hukum harus menindak tegas pelaku yang menggunakan cara-cara intimidatif dan kekerasan dalam menagih utang, termasuk praktik penyitaan barang yang tidak memiliki dasar hukum yang sah.

4. Memberikan akses dan edukasi kepada masyarakat terkait pinjaman resmi melalui perbankan atau lembaga keuangan mikro yang diawasi OJK, serta mendirikan pusat aduan korban rentenir di tingkat kelurahan atau kecamatan.

“Kami tegaskan, praktik rentenir adalah bentuk eksploitasi ekonomi terhadap rakyat kecil yang tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Bila negara tidak hadir, maka rakyat akan mencari keadilan dengan caranya sendiri,” ujarnya .

Haryono menandaskan bahwa rentenir di Blitar merupakan ancaman serius terhadap ekonomi masyarakat yang memerlukan perhatian dan tindakan segera dari pemerintah dan aparat penegak hukum.

“Dengan adanya regulasi yang tepat dan pengawasan yang ketat, diharapkan praktik rentenir dapat diminimalisir sehingga masyarakat dapat mendapatkan akses pinjaman yang adil dan bunga yang wajar,” pungkasnya. (dk/arf)

  • Penulis: Arie Khauripan

Rekomendasi Untuk Anda

  • BYD TESLA

    Car For Sale! Tesla Turun 9% pada 2025, Tertinggal dari BYD Tiongkok

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 105
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Car For Sale! Penjualan mobil listrik Tesla mengalami penurunan signifikan pada akhir tahun 2025. Data terbaru menunjukkan bahwa penjualan mobil Tesla turun sebesar 16 persen dalam tiga bulan terakhir tahun tersebut. Hal ini disebabkan oleh penghapusan kredit pajak yang sebelumnya mendorong konsumen Amerika Serikat untuk membeli kendaraan listrik. Tesla, yang sebelumnya menjadi penjual […]

  • Pertumbuhan Uang Beredar Melambat UMP Jakarta dan Jabar 2026

    Penetapan Upah Minimum di Jawa Timur Tahun 2026, Surabaya Urutan Pertama Rp5,28 Juta

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 164
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah resmi menetapkan besaran Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) dan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) untuk tahun 2026. Penetapan ini dilakukan berdasarkan Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 100.3.3.1/937/013/2025. Kebijakan ini bertujuan untuk melindungi kesejahteraan pekerja sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem industri di wilayah tersebut. Peningkatan Rata-Rata Upah Minimum Gubernur Jawa Timur, Khofifah […]

  • Kapan Pendaftaran PIP 2026, Bantuan Pendidikan THR Aparatur Negara 2026

    Buruh: UMP 2026 Tidak Jamin Kebutuhan Hidup Layak

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 151
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Kalangan buruhdari Asosiasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (Aspirasi) menyatakan bahwa formulaupah minimumprovinsi (UMP) 2026 yang telah ditetapkan oleh pemerintah belum mampu memenuhi aspek kebutuhan hidup layak (KHL). Ketua Aspirasi Mirah Sumirat menyampaikan, Peraturan Pemerintah (PP) tentang Upah yang menetapkanUMPdengan rumus tingkat inflasi ditambah pertumbuhan ekonomi dan dikali koefisien alfa 0,5–0,9 hanyalah pendekatan teknokratis yang […]

  • Langkah Ketahanan Pangan, Warga Desa Putat Manfaatkan Lahan Kosong untuk Kolam Bioflok Pembesaran Lele

    Langkah Ketahanan Pangan, Warga Desa Putat Manfaatkan Lahan Kosong untuk Kolam Bioflok Pembesaran Lele

    • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 299
    • 0Komentar

    DIAGRMKOTA.COM – Warga Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, memanfaatkan lahan kosong yang tidak terlalu luas untuk budidaya ikan lele menggunakan sistem bioflok, pada Minggu (4/5/2025), sebagai bagian dari upaya meningkatkan ketahanan pangan Polresta Sidoarjo Polda Jatim. Di lokasi kegiatan, tampak hadir Bhabinkamtibmas Putat Polsek Tanggulangin Polresta Sidoarjo sebagai Polisi Cinta Petani, yang berperan aktif […]

  • Kebun Raya Mangrove Surabaya

    Wisata Kebun Raya Mangrove Surabaya di Akhir 2025: Potensi Besar, Pengelolaan Setengah Hati

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 363
    • 0Komentar

    Refleksi Momentum Liburan Akhir Tahun Terhambat Infrastruktur dan Pengelolaan yang Stagnan DIAGRAMKOTA.COM – Menjelang libur akhir tahun 2025, wisata mangrove di Surabaya seharusnya menjadi primadona destinasi wisata keluarga. Dengan tiga lokasi utama yakni Kebun Raya Mangrove Surabaya Wonorejo, Gunung Anyar, dan Medokan Sawah yang diresmikan sebagai Kebun Raya Mangrove Surabaya sejak Juli 2023. Pengunjung untuk […]

  • Saham BBCA

    Pergerakan Saham BBCA di Maret 2026: Fluktuasi Harga dan Aktivitas Investor Asing

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 56
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mengalami pergerakan yang relatif stabil sepanjang bulan Maret 2026. Meskipun terjadi fluktuasi, harga saham tetap berada dalam rentang 6.700 hingga 7.125. Selama periode ini, aktivitas transaksi di pasar reguler tercatat tinggi dengan arus dana asing yang terus aktif, baik dalam bentuk pembelian maupun penjualan bersih. Rentang […]

expand_less