Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » LEGISLATIF » Sosialisasi Empat Pilar MPR RI,Reni Astuti Paparkan Pemahaman UUD NRI 1945

Sosialisasi Empat Pilar MPR RI,Reni Astuti Paparkan Pemahaman UUD NRI 1945

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Dalam upaya memperkuat pemahaman masyarakat mengenai Empat Pilar MPR RI, Anggota MPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dapil Jawa Timur 1 (SurabayaSidoarjo), Reni Astuti, S.Si., M.PSDM., melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat di daerah pemilihannya, kabupaten Sidoarjo.

Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas anggota MPR RI dalam memberikan pemahaman yang utuh tentang pilar-pilar kebangsaan kepada masyarakat luas sebagaimana diatur dalam Pasal 5 huruf a dan b, serta Pasal 11 huruf C UU nomor 17 tahun 2014 tentenag MPR, DPR, DPD, dan DPRD.

Reni Astuti menegaskan pentingnya masyarakat memahami dan mengamalkan Empat Pilar MPR RI, yakni Pancasila, UUD NRI 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ia menekankan bahwa pemahaman yang kuat terhadap nilai-nilai ini akan memperkuat persatuan serta membangun kesadaran bernegara yang kokoh.

“Semakin kita memahami dan menerapkan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari, semakin kuat pula fondasi persatuan dan kesatuan bangsa. Kita harus memiliki kebanggaan dan tanggung jawab dalam menjaga NKRI,” ujar Reni.

Dalam paparannya, Reni menjelaskan bahwa ciri utama negara Republik adalah adanya Kedaulatan Rakyat. Oleh karena itu, setiap kebijakan pemerintah harus berorientasi pada kesejahteraan rakyat yang merupakan pemilik kedaulatan.

“kedaulatan rakyat yang merupakan ciri dari Negara Republik harus mampu ditunjukkan dengan pengambilan kebijakan-kebijakan oleh Pemerintah yang berorientasi untuk kesejahteraan rakyat. Bukan untuk orang-orang atau golongan tertentu saja.”, tegas Reni.

Lebih lanjut politisi PKS asal Surabaya ini juga menguraikan beberapa ciri lain negara dengan bentuk Pemerintahan Republik, antara lain, Pemimpin yang dipilih melalui Pemilihan Umum, Tidak Ada Kedudukan yang Bersifat Warisan sebagaimana system Kerajaan di negara-negara lain, Konstitusi Sebagai Dasar Hukum Tertinggi, adanya Pembagian Kekuasaan (Trias Politica) untuk menghadirkan keseimbangan kekuatan, Pertanggungjawaban Pemerintah kepada Rakyat bukan segelintir pihak apalagi asing, serta Pemerintahan yang berdasarkan kepada hukum bukan kepentingan politik.

“bentuk pemerintahan Republik konstitusional ini harus terus kita awasi agar dapat berjalan sesuai dengan jalurnya.”, ujar Reni.

Dalam kesempatan tersebut, para peserta juga turut memberikan respon terkait fenomena yang mereka lihat di sosial media. Mereka melihat maraknya demonstrasi yang dilakukan oleh masyarakat tentang kebijakan pemerintah beberapa waktu terakhir.

Politisi PKS tersebut kemudian menjelaskan bahwa demonstrasi adalah bagian dari sistem demokrasi di Indonesia. Hal tersebut diperbolehkan selama dalam Batasan aturan dan tidak mengarah pada anarkisme.

Sebagai negara Demokrasi, rakyat Indonesia memiliki kebebasan dan hak dalam bersuara dan menyampaikan pendapat. Sebagaimana diatur dalam UUD NRI 1945 Pasal 28 E ayat 3, bahwa setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat.

“demonstrasi yang dilakukan rakyat itu penting untuk menjaga agar demokrasi tidak mati. sehingga kita perlu mengapresiasi para pendemo yang berasal dari masyarakat, mahasiswa ,maupun elemen lainnya yang menyampaikan aspirasinya tersebut.”, jelas Reni.

Reni juga mengajak masyarakat untuk terus mengingat kembali tujuan berbangsa dan bernegara  yang telah dibuat oleh para pendiri bangsa sejak dulu, sebagaimana tercantum dalam Pembukaan UUD NRI 1945. Yakni Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, Memajukan kesejahteraan umum, Mencerdaskan kehidupan bangsa, dan Ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

“tujuan itu kemudian mari kita terus evaluasi pelaksanaannya. Apakah negara kita sudah sejahtera, sudah cerdas, sudah terlindungi, dan sudah turut serta dalam perlindungan dunia? sehingga sebagai bangsa kita tidak kehilangan arah dan berupaya untuk terus melakukan perbaikan menuju Indonesia EMAS 2045.”, jelas politisi perempuan PKS itu

Selain itu, Reni juga menyoroti peran penting partai politik (parpol) sebagai pilar demokrasi dan sumber kepemimpinan bangsa. Seperti diketahui bahwa Presiden dan anggota legislatif diusung oleh partai politik, sehingga menjadi penting bagi masyarakat untuk memahami peran dan kiprah partai politik dalam sistem demokrasi Indonesia.

“Partai politik merupakan pilar penting bagi demokrasi kita. Maka masyarakat perlu mengenal kiprahnya secara baik. Jangan sampai masyarakat tidak peduli terhadap politik, dan akhirnya demokrasi kita rusak karena partai politik tersebut mengirimkan orang-orang yang tidak berintegritas,” tambahnya.

Sebagai penutup, Reni mengajak seluruh generasi bangsa Indonesia untuk secara aktif mengkampanyekan dan menyebarkan nilai-nilai penting dari Empat Pilar MPR RI.

“Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan agar Indonesia tetap menjadi negara yang berdaulat, adil, dan sejahtera,” pungkasnya.

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Danrem Untoro Minta Dukung Program Pemerintah Hingga Tingkatkan Pengabdian

    Danrem Untoro Minta Dukung Program Pemerintah Hingga Tingkatkan Pengabdian

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 62
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM  –  Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto memimpin serah terima jabatan (Sertijab) Dandim 0807/Tulungagung dari Letkol Kav Mohammad Nashir kepada Letkol Arh Hanny Galih Satrio, bertempat di Aula Jenderal Sudirman, Makorem, Jl. Pahlawan No. 50, Kota Madiun, Selasa (30/12/2025) sore. Kepada para Dandim jajarannya yang turut hadir dalam kesempatan tersebut, Danrem menekankan untuk terus […]

  • Polres Pasuruan Kota Ungkap Peredaran Uang Palsu, Tersangka Asal Gresik Diamankan

    Polres Pasuruan Kota Ungkap Peredaran Uang Palsu, Tersangka Asal Gresik Diamankan

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 68
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polres Pasuruan Kota Polda Jatim melalui Unit Reskrim Polsek Rejoso berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana menyimpan dan membawa uang palsu (Upal). Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, 28 Februari 2026 sekitar pukul 21.30 WIB di Cafe Paragus, Dusun Gapuk, Desa Kawisrejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan. Dalam kasus ini, petugas mengamankan seorang tersangka laki […]

  • Film “Agak Lain: Menyala Pantiku” Tampil Beda dengan Gaya Komedi yang Menghibur

    Film “Agak Lain: Menyala Pantiku” Tampil Beda dengan Gaya Komedi yang Menghibur

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 133
    • 0Komentar

      DIAGRAMKOTA.COM – Sukses mendulang lebih dari 9 juta penonton, film “Agak Laen” kembali dengan kisah anyar. Bukan sekuel atau prekuel, “Agak Laen” betul-betul me­nyajikan cerita baru dalam tajuk “Menyala Pantiku!”. Kelucuan kuartet Boris Bokir, Bene Dion, Indra Jegel, dan Oki Rengga dalam “Agak Laen: Menyala Pantiku!” hadir di bioskop mulai Kamis 27 November 2025. Film “Agak […]

  • Suap Hakim MA Rp50 M, Ketua PWDPI Lampung Minta KPK Periksa Bos PT.SGC Ny Lee

    Suap Hakim MA Rp50 M, Ketua PWDPI Lampung Minta KPK Periksa Bos PT.SGC Ny Lee

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 330
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI), Provinsi Lampung, Ahmad Hadi Mustoleh, S.Ag angkat bicara terkait dugaan suap mantan Pejabat Mahkamah Agung (MA) Zarof Ricar oleh Bos PT. Sugar Grup Campany (SGC) Purwanti Alias Ny Lee senilai Rp50 Miliar terkait sengketa lahan perkebunan tebu di Lampung. Aam panggilan akrab […]

  • Polsek Purwosari Amankan Tiga Pelaku Pengeroyokan Remaja di Depan Indomart

    Polsek Purwosari Amankan Tiga Pelaku Pengeroyokan Remaja di Depan Indomart

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 86
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Polsek Purwosari mengamankan tiga remaja pelaku pengeroyokan terhadap seorang pemuda berusia 16 tahun di depan Indomart Purwosari, Jalan Niaga II, Kelurahan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, Kamis (20/11/2025) dini hari. Kapolsek Purwosari menyampaikan bahwa ketiga pelaku diamankan sekitar pukul 02.30 WIB usai petugas menerima laporan dari korban. “Setelah menerima laporan, anggota langsung bergerak dan berhasil […]

  • Harkamtibmas Polres Tulungagung Gelar Razia, Puluhan Botol Miras Diamankan

    Harkamtibmas Polres Tulungagung Gelar Razia, Puluhan Botol Miras Diamankan

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 151
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Anggota Sat Resnarkoba bersama Samapta Polres Tulungagung melaksanakan kegiatan razia minuman keras (miras) di wilayah hukum Polres Tulungagung Polda Jawa Timur. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba AKP Dian Anang Nugroho dan Kasat Samapta Polres Tulungagung, AKP Hendrik Kurniawan, Senin (13/10/2025) malam itu menyasar sejumlah cafe, warung kopi. Kapolres Tulungagung AKBP Muhammad […]

expand_less