Menag Ajak Seluruh Rakyat Indonesia Berhijrah Sambut 1448 H
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 8 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Menteri Agama Nasaruddin Umar
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Menyambut Tahun Baru 1 Muharam 1448 Hijriah, Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengajak umat Islam dan seluruh masyarakat Indonesia untuk saling percaya, menjaga persatuan, serta membangun sikap peduli terhadap sesama. Ia menekankan pentingnya hijrah sebagai bentuk perubahan positif dalam diri dan masyarakat.
Hijrah sebagai Perubahan Positif
Menag menyampaikan bahwa hijrah tidak hanya berkaitan dengan perpindahan fisik, tetapi juga perubahan sikap dan perilaku. Dalam pidatonya di Jakarta, ia menyebutkan bahwa hijrah mengajak kita untuk beralih dari sikap saling curiga menuju saling percaya, dari perpecahan menuju persatuan, serta dari orientasi pada kepentingan pribadi menuju pengabdian yang lebih luas bagi masyarakat.
“Hijrah adalah proses perubahan yang membawa kita dari hal-hal negatif menjadi hal-hal yang lebih baik,” ujarnya.
Membangun Dialog dan Toleransi
Dalam situasi yang semakin kompleks, Menag menekankan pentingnya dialog, toleransi, dan persaudaraan kebangsaan. Ia menilai nilai-nilai ini sebagai wujud nyata dari semangat hijrah dalam menghadapi tantangan zaman.
“Di tengah era disrupsi yang ditandai oleh individualisme, perbedaan pandangan, dan tantangan sosial yang rumit, kita perlu memperkuat dialog dan toleransi,” tegasnya.
Perbedaan Sebagai Kekuatan Bersama
Menag juga menegaskan bahwa bangsa yang besar bukanlah bangsa yang bebas dari perbedaan, melainkan bangsa yang mampu menjadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk mencapai kemaslahatan bersama. Ia menilai bahwa semangat hijrah Rasulullah SAW dapat menjadi contoh dalam membangun keharmonisan masyarakat.
Perubahan Dimulai dari Diri Sendiri
Ia menyarankan agar masyarakat mulai melakukan perubahan dari diri sendiri. Menurutnya, masa depan lahir dari keberanian untuk berubah, bukan sekadar harapan. Hal ini sejalan dengan firman Allah dalam Surah Ar-Ra’d ayat 11, yang menyatakan bahwa Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum hingga mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri.
Semangat Hijrah untuk Kemajuan Bangsa
Menag menekankan bahwa semangat hijrah adalah semangat untuk terus bertumbuh, memperbaiki diri, memperkuat integritas, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi sesama. Dengan semangat ini, umat akan semakin kuat menghadapi tantangan dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
Pesan Akhir
Atas nama Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar mengucapkan Selamat Tahun Baru 1 Muharam 1448 Hijriah. Ia berharap Allah SWT senantiasa membimbing setiap langkah rakyat Indonesia dan melimpahkan rahmat serta keberkahan-Nya kepada bangsa Indonesia.
FAQ: Pertanyaan Umum tentang Tahun Baru Hijriah
Apa arti hijrah dalam konteks Tahun Baru Hijriah?
Hijrah merujuk pada perubahan sikap dan perilaku menuju kebaikan, bukan hanya perpindahan tempat.Mengapa Tahun Baru Hijriah penting bagi masyarakat Indonesia?
Tahun Baru Hijriah menjadi momen untuk merefleksikan diri dan memperkuat persatuan serta toleransi.Bagaimana cara masyarakat mengamalkan semangat hijrah?
Dengan meningkatkan kepercayaan antar sesama, memperkuat dialog, dan berkontribusi bagi kemaslahatan bersama.***

>

Saat ini belum ada komentar