Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUKRIM » Polsek Rungkut Tangkap Pelaku Begal Payudara di Sekitar SMPN 35

Polsek Rungkut Tangkap Pelaku Begal Payudara di Sekitar SMPN 35

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Sabtu, 12 Okt 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COMPolsek Rungkut berhasil mengamankan pelaku begal payudara yang telah meresahkan warga sekitar SMPN 35 Surabaya. Pelaku yang diidentifikasi sebagai RBR, pria berusia 32 tahun, ditangkap di tempat kosnya di Jalan Pandegiling, Surabaya, pada Senin (7/10/2024). Penangkapan ini merupakan tindak lanjut dari laporan sejumlah siswa yang menjadi korban pelecehan saat pulang dari sekolah.

Kapolsek Rungkut, AKP Grandika Indera Waspada, dalam keterangan pers pada Selasa (8/10/2024), menjelaskan bahwa setelah penyelidikan lebih mendalam, pelaku mengaku motif di balik tindakannya adalah ketidakpuasan pribadi dalam hubungan rumah tangga. “Pelaku mengakui melakukan aksi tersebut karena tidak mendapatkan kepuasan batin dari istrinya,” ungkap Grandika.

Kasus ini mencuat setelah empat siswa SMPN 35 melaporkan bahwa mereka menjadi korban pelecehan seksual saat dalam perjalanan pulang pada Rabu (2/10/2024). Meski hingga saat ini belum ada korban yang secara resmi membuat laporan ke kepolisian, pihak berwenang terus mengarahkan para korban untuk segera memberikan keterangan demi mempercepat proses hukum.

Dalam penangkapan RBR, polisi juga menyita barang bukti berupa sepeda motor dan helm yang digunakan pelaku saat beraksi. Barang-barang ini akan dijadikan bukti pendukung dalam persidangan mendatang.

AKP Grandika juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada, terutama di sekitar kawasan sekolah. “Kami mengajak korban lain yang mungkin belum melapor untuk segera datang ke kantor polisi agar kasus ini bisa ditangani dengan lebih cepat, demi menciptakan rasa aman di lingkungan sekitar,” tambahnya.

Saat ini, RBR telah ditahan di Mapolrestabes Surabaya dan sedang menjalani proses hukum lebih lanjut. Pihak kepolisian juga masih menyelidiki kemungkinan adanya korban lain yang belum teridentifikasi, serta mencari informasi tambahan terkait modus operandi pelaku. (dk/yud)

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mencerdaskan Kehidupan Bangsa, Bang Udin : Relevansi Hari Santri di Zaman Modern

    Mencerdaskan Kehidupan Bangsa, Bang Udin : Relevansi Hari Santri di Zaman Modern

    • calendar_month Jumat, 18 Okt 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Diagramkota.com Surabaya – Setiap tanggal 22 Oktober diperingati Hari Santri Nasional, tujuannya agar seluruh generasi bangsa ini mengerti dan memahami Hari Santri dan historisnya. Terkait Hari Santri, Anggota DPRD Kota Surabaya dari Demokrat yang juga seorang santri, Muhammad Syaifuddin mengatakan, relevansinya di zaman milenial dan teknologi infornasi ini, Hari Santri sangat baik untuk tetap diperingati […]

  • FAW-Volkswagen Merilis CC 2026: Sedan dan Shooting Brake dengan Mesin 2.0T

    FAW-Volkswagen Merilis CC 2026: Sedan dan Shooting Brake dengan Mesin 2.0T

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Peluncuran Volkswagen CC Family 2026 yang Menarik Perhatian DIAGRAMKOTA.COM – Volkswagen CC Family 2026 telah resmi diluncurkan, menawarkan dua pilihan model yaitu sedan dan shooting brake. Mobil ini merupakan facelift tahunan yang tetap menggunakan mesin 2.0T dengan daya tinggi dan rendah. Harga yang ditawarkan untuk model ini berkisar antara 224.900 hingga 249.900 yuan. Desain Eksterior yang […]

  • Kasus OTT KPK di Ponorogo

    Kasus OTT KPK di Ponorogo Menggemparkan

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 233
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) yang menghebohkan masyarakat. Operasi ini dilakukan di wilayah Ponorogo, Jawa Timur, dan menangkap seorang tokoh penting di sana. Tokoh yang Ditangkap Salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tersebut adalah Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko. Informasi ini dikonfirmasi oleh Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcayanto, saat […]

  • Kurir sabu seberat 30kg

    Hanya 10 Tahun Penjara, Kurir Sabu 30 Kg Lega Lolos dari Hukuman Seumur Hidup

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 280
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Muhammad Ihyak alias Iyek, terdakwa kasus narkotika asal Sampang, Madura, divonis 10 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Sidoarjo, Kamis (24/4). Pria 44 tahun itu terbukti menyimpan sabu-sabu seberat 30 kilogram. Pantauan Radar Sidoarjo di Ruang Sidang Chandra, usai pembacaan vonis, Iyek terlihat lebih tenang dan sumringah. Vonis majelis hakim dinilainya […]

  • Nice ,Monaco,Riviera

    Nice vs Monaco Derby Panas di Riviera: Persaingan Kebangkitan di Ligue 1 2025/2026

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 79
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Laga derby antara OGC Nice dan AS Monaco akan menjadi pertandingan yang sangat dinantikan oleh para penggemar sepak bola Prancis. Pertandingan ini akan digelar di Stadion Allianz Riviera pada Minggu (8/2/2026) malam WIB. Laga ini tidak hanya menjadi pertemuan antara dua klub dari kota yang berdekatan, tetapi juga menjadi ajang penting bagi kedua tim […]

  • Kejagung Enggan Tahan Silfester Matutina, Anang: Itu Wewenang Kejari Jaksel

    Kejagung Enggan Tahan Silfester Matutina, Anang: Itu Wewenang Kejari Jaksel

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Kejaksaan Agung Dianggap Tidak Berani Menjalankan Eksekusi Terhadap Silfester Matutina DIAGRAMKOTA.COM – Silfester Matutina, yang dikenal sebagai loyalis Joko Widodo (Jokowi), hingga kini belum menjalani hukuman yang telah dijatuhkan oleh pengadilan. Ini menimbulkan pertanyaan terkait komitmen institusi penuntutan tertinggi di Indonesia, yaitu Kejaksaan Agung, dalam menjalankan putusan hukum yang berkekuatan tetap. Kasus ini bermula dari laporan […]

expand_less