Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Cuaca Ekstrem Berdampak pada Pertanian Jawa Timur, 3.000 Hektare Rusak

Cuaca Ekstrem Berdampak pada Pertanian Jawa Timur, 3.000 Hektare Rusak

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Pertanian di Jawa Timur menghadapi tantangan akibat cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah. Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jawa Timur mencatat sekitar 3.000 hektare lahan pertanian mengalami puso, yaitu kondisi tanaman yang gagal tumbuh atau mati karena pengaruh lingkungan. Meski demikian, dampak tersebut tidak mengganggu produksi padi tahun 2025 secara keseluruhan.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jawa Timur, Heru Suseno, menjelaskan bahwa puso terjadi secara tersebar dan sebagian besar terjadi pada Oktober 2025, saat tanaman padi memasuki masa panen. Ia menegaskan bahwa angka 3.000 hektare ini relatif kecil dan tidak berdampak signifikan terhadap produksi nasional.

“Puso memang ada, tetapi tidak banyak. Sekitar 3.000 hektare dan tersebar di Jawa Timur. Itu terjadi Oktober, sehingga tidak mengganggu produksi tahun 2025,” ujar Heru.

Banjir Tidak Seluruhnya Merusak Lahan Padi

Meskipun banjir terjadi dalam beberapa waktu terakhir, tidak semua genangan air berdampak buruk pada lahan padi. Sebagian besar genangan air cepat surut, sehingga tidak merusak tanaman secara signifikan. Heru menjelaskan bahwa hujan deras yang terjadi bisa langsung disusul oleh penurunan air, sehingga tidak banyak mengganggu tanaman padi.

“Kalau banjir, tidak semuanya melanda sawah. Ada hujan deras, besoknya sudah surut, sehingga tidak banyak mengganggu tanaman,” jelasnya.

Perhatian Serius terhadap Cuaca Ekstrem

Meski demikian, Heru mengakui bahwa cuaca ekstrem dalam beberapa waktu terakhir tetap menjadi perhatian serius. Pihaknya masih melakukan pendataan lanjutan untuk memastikan luas puso yang terjadi pada Desember 2025 hingga Januari 2026, mengingat curah hujan masih tinggi.

“Nanti kami update lagi datanya. Januari ini curah hujan tinggi, jadi kami lihat betul mana yang benar-benar puso dan mana yang tidak,” katanya.

Bantuan untuk Petani yang Terkena Puso

Heru menegaskan bahwa jika ditemukan puso baru akibat cuaca ekstrem, Pemprov Jatim siap memberikan bantuan kepada petani, termasuk penggantian benih dan fasilitasi tanam ulang dengan berkoordinasi bersama Kementerian Pertanian.

“Kalau ada puso, pasti ada penggantian benih. Kami komunikasi dengan Kementerian Pertanian. Petani jangan khawatir, bisa tanam kembali,” tegasnya.

Optimisme Produksi Padi Jatim Tahun 2026

Di sisi lain, Heru optimistis produksi padi Jatim pada 2026 justru berpotensi meningkat. Hal itu didasarkan pada luas tanam Oktober–Desember 2025 yang lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Kalau tidak ada cuaca ekstrem yang merusak tanaman, panen Januari–Maret 2026 diprediksi meningkat. Ini prediksi, bukan perkiraan asal,” pungkasnya.

Dampak Cuaca Ekstrem pada Wilayah Lain

Selain puso pada lahan padi, cuaca ekstrem juga berdampak pada daerah lain di Jawa Timur. Beberapa wilayah mengalami banjir dan angin puting beliung yang merusak rumah warga. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Jatim mencatat sejumlah titik banjir masih terjadi di beberapa daerah, meskipun intensitasnya mulai berkurang.

Perlu Kesiapan Menghadapi Cuaca Ekstrem

Dalam konteks ini, penting bagi petani dan masyarakat untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca. Dinas Pertanian dan ketahanan pangan Jatim terus memantau situasi dan memberikan informasi serta bantuan yang diperlukan.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Proyek Pengaspalan Akibatkan Jalan Berdebu Di Surabaya, Komisi C Minta Penanganan Harus Maksimal

    Proyek Pengaspalan Akibatkan Jalan Berdebu Di Surabaya, Komisi C Minta Penanganan Harus Maksimal

    • calendar_month Rabu, 23 Okt 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Diagramkota.com Surabaya – Aktivitas proyek pengaspalan jalan yang menyebabkan jalan berdebu yang dikeluhkan oleh masyarakat belakangan ini seperti di jalan Mayjend Sungkono, mendapat sorotan dari Komisi C DPRD Surabaya. Komisi yang membidangi pembangunan tersebut menyebut penanganan jalan berdebu tersebut harus maksimal, pasalnya saat ini yang dihadapi masyarakat selain debu potensi kecelakaan karena jalan licin juga […]

  • Hadirkan Eks Napiter Poso, Divhumas Polri Gelar FGD Kontra Radikal di Kabupaten Sigi

    Hadirkan Eks Napiter Poso, Divhumas Polri Gelar FGD Kontra Radikal di Kabupaten Sigi

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 192
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Divisi Humas Polri melalui Tim Subsatgas Banops Humas Polri menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Program Kontra Radikal, salah satu program prioritas Kapolri. Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam mencegah penyebaran paham radikalisme di wilayah Sulawesi Tengah. FGD dibuka secara resmi oleh Wakapolda Sulteng Brigjen Pol Dr. Helmi Kwarta […]

  • Tinjau Dapur SPPG Polda Sulteng, Menteri Hukum Puji Standar Kualitas Layak Jadi Contoh

    Tinjau Dapur SPPG Polda Sulteng, Menteri Hukum Puji Standar Kualitas Layak Jadi Contoh

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 113
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Menteri Hukum Republik Indonesia, Supratman Andi Agtas meninjau dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polda Sulawesi Tengah, Jumat (21/11/2025). Kunjungan itu dilakukan untuk melihat langsung standar pelayanan dan kualitas penyajian makanan yang diberikan kepada pelajar di sejumlah sekolah Kota Palu. Dalam peninjauan tersebut, Menteri Hukum didampingi Kapolda Sulteng Irjen Pol Endi Sutendi dan […]

  • RUPS BBRI

    RUPS BBRI Segera Bagikan Dividen: Cek Tanggal dan Jumlahnya

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 192
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Bank Rakyat Indonesia (BBRI) telah mengumumkan rencana pembagian dividen kepada para pemegang saham. Aksi ini menjadi salah satu strategi yang digunakan oleh bank BUMN tersebut untuk mempertahankan minat investor terhadap sahamnya. Dalam laporan keuangan per 30 September 2025, BBRI mencatatkan laba bersih sebesar Rp40,77 triliun. Sebanyak 50 persen dari total laba tersebut akan dibagikan […]

  • Ketua DPRD Gresik Membahas Peran Sejarah dalam Penguatan Budaya Nasional, Giri–Lombok dalam Seminar Nasional

    Ketua DPRD Gresik Membahas Peran Sejarah dalam Penguatan Budaya Nasional, Giri–Lombok dalam Seminar Nasional

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 109
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Seminar Nasional Naskah Nusantara yang digelar di Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), menjadi momen penting dalam memperkuat pemahaman tentang hubungan historis antara Gresik dan Lombok. Acara ini diselenggarakan oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia dan Manuskripedia, dengan tema utama “Giri-Lombok, Kolaborasi Lintas Pilar Menuju Kedaulatan Sejarah dan Budaya Bangsa”. […]

  • Eri Cahyadi: Transformasi Surabaya atau Sekadar Janji Manis?

    Eri Cahyadi: Transformasi Surabaya atau Sekadar Janji Manis?

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 310
    • 0Komentar

    *Oleh: Agung Hari Bayangkan Surabaya sebagai kota masa depan: parkir minimarket bebas pungli, pelajar bebas pekerjaan rumah (PR), dan Mobile Legends menjadi ekstrakurikuler resmi di sekolah. Inilah sebagian visi Wali Kota Eri Cahyadi—sebuah gambaran kota yang tertib, sejahtera, dan modern. Namun di balik pencapaian yang diklaim gemilang, muncul pertanyaan kritis: benarkah ini transformasi nyata atau […]

expand_less