Pemantauan Operasional Haji 2026 di Surabaya Memastikan Kepatuhan Waktu
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 23 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya mencatat sebanyak 12.140 calon haji telah diberangkatkan ke Arab Saudi dalam 32 kloter hingga hari ke-10 operasional. Proses ini berjalan dengan lancar, tanpa adanya keterlambatan atau penundaan jadwal penerbangan.
Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam, menyampaikan bahwa seluruh kloter yang diberangkatkan sesuai dengan rencana dan waktu yang ditentukan. Ia menegaskan bahwa proses pemberangkatan dilakukan dengan memperhatikan kualitas layanan agar jemaah merasa nyaman dan aman selama perjalanan.
“Alhamdulillah, hingga hari ke-10 operasional, proses pemberangkatan jemaah calon haji berjalan tertib, lancar, dan seluruh kloter dapat diberangkatkan tepat waktu. Kami terus menjaga kualitas layanan agar seluruh jemaah dapat berangkat dengan aman dan nyaman,” ujar As’adul Anam.
Jumlah Calon Haji yang Diberangkatkan
Secara kumulatif, pada Rabu, 29 April 2026, jumlah calon haji yang telah diberangkatkan mencapai 11.003 orang dalam 29 kloter. Pada hari berikutnya, Kamis, 30 April 2026, sebanyak 1.137 orang dari lima kloter tambahan telah diberangkatkan, sehingga total menjadi 12.140 orang dalam 32 kloter.
Dari total tersebut, tercatat 5.710 laki-laki dan 6.430 perempuan. Dalam pelaksanaan operasional, terdapat 38 kursi kosong atau open seat yang disebabkan oleh berbagai faktor seperti kehadiran calon haji yang sakit, pendamping, penundaan keberangkatan, perpindahan kloter, serta alasan teknis lainnya.
Keberangkatan Tepat Waktu Tanpa Keterlambatan
As’adul Anam menjelaskan bahwa dari aspek ketepatan waktu penerbangan, 27 kloter yang telah diberangkatkan tercatat berangkat tepat waktu tanpa keterlambatan maupun percepatan jadwal. Hal ini menunjukkan bahwa sistem pengawasan dan koordinasi antara PPIH dan maskapai penerbangan berjalan efektif.
Selain itu, PPIH Embarkasi Surabaya juga mencatat rencana kedatangan calon haji ke asrama pada 1 Mei 2026 sebanyak 1.900 orang dari lima kloter yang berasal dari berbagai daerah seperti Lamongan, Bojonegoro, Jember, Malang, Magetan, Ngawi, Pasuruan, Ponorogo, dan Sidoarjo.
Persiapan untuk Fase Berikutnya
As’adul Anam menegaskan bahwa seluruh rangkaian operasional berjalan sesuai standar pelayanan untuk menjamin kenyamanan, keamanan, dan kelancaran ibadah haji bagi seluruh jemaah calon haji.
“Insyaallah, seluruh rangkaian operasional berjalan sesuai standar pelayanan untuk menjamin kenyamanan, keamanan, dan kelancaran ibadah haji bagi seluruh jemaah calon haji,” tambahnya.
Kondisi Kursi Kosong dan Alasan Teknis
Adanya 38 kursi kosong dalam pemberangkatan calon haji tidak mengganggu jalannya operasional. Faktor-faktor seperti kehadiran calon haji yang sakit sebanyak delapan orang, pendamping tiga orang, penundaan keberangkatan enam orang, perpindahan kloter 18 orang, serta alasan teknis lainnya, dipastikan tidak mengganggu proses pemberangkatan secara keseluruhan.
Perspektif Petugas dan Kesiapan Jemaah
Dari pengamatan petugas, jemaah calon haji tampak siap dan mematuhi semua aturan yang diberlakukan. Mereka menunjukkan sikap disiplin dalam proses pemeriksaan dokumen, pemrosesan keberangkatan, dan persiapan menuju tempat ibadah.
PPIH Embarkasi Surabaya juga melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi kesehatan jemaah sebelum keberangkatan. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap jemaah dalam kondisi sehat dan siap menjalani rangkaian ibadah haji.***

>

Saat ini belum ada komentar