Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Barisan Pro-Demokrasi: Premanisme di Hotel Kemang, Kekerasan dan Pembiaran yang Mencoreng Demokrasi

Barisan Pro-Demokrasi: Premanisme di Hotel Kemang, Kekerasan dan Pembiaran yang Mencoreng Demokrasi

  • account_circle Arie Khauripan
  • calendar_month Minggu, 29 Sep 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COMPeristiwa pembubaran paksa diskusi Forum Tanah Air di Hotel Grand Kemang pada 28 September 2024 merupakan tindakan premanisme yang sangat memprihatinkan.

Aksi kekerasan yang dilakukan oleh sekelompok orang tak dikenal, yang dengan mudah menyerbu ruangan hotel dan membubarkan acara secara paksa, menunjukkan adanya ancaman serius terhadap kebebasan berpendapat dan demokrasi di negara ini.

Aksi brutal ini semakin memprihatinkan karena terjadi di depan mata aparat keamanan. Diduga kuat, aparat polisi yang bertugas di lokasi telah membiarkan aksi premanisme tersebut terjadi.

Pembiaran ini merupakan bentuk pelanggaran serius terhadap tugas dan kewajiban aparat keamanan dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat.

Peristiwa ini bukan hanya tentang pembubaran diskusi, tetapi juga tentang hilangnya rasa aman dan keadilan dalam masyarakat setiap berkumpul.

Ketika premanisme merajalela dan aparat keamanan tidak bertindak tegas, maka demokrasi dan supremasi hukum menjadi taruhannya.

Kami, Barisan Pro-Demokrasi, mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengusut tuntas kasus ini dan menindak tegas para pelaku kekerasan.

Kami juga mendesak pemerintah untuk mengambil langkah konkret dalam mencegah terulangnya peristiwa serupa di masa depan.

Kebebasan berpendapat dan demokrasi adalah nilai-nilai luhur yang harus dijaga dan dipertahankan.

Peristiwa di Hotel Kemang menjadi bukti nyata bahwa ancaman terhadap demokrasi masih nyata dan perlu ditangani dengan serius.

Atas terjadinya aksi kekerasan yang tidak patut dan tidak boleh terjadi tersebut, dengan ini Barisan Pro-Demokrasi meminta:

1. Aparat kepolisian, dalam hal ini mendesak Kapolri, segera mengusut, menyelidiki, dan menindak para pelaku, termasuk pihak-pihak yang menyuruh atau bertanggung jawab atas aksi premanisme tersebut.

Aksi pembubaran diskusi tersebut merupakan teror pada warga negara, yang semustinya tidak boleh terjadi dalam negara yang menjunjung supremasi hukum dan Demokrasi.

2. Kami mengecam keras pembiaran yang dilakukan oleh aparat kepolisian atas aksi premanisme dalam pembubaran diskusi  tersebut.

Aparat kepolisian seharusnya sigap mengambil tindakan untuk melindungi kegiatan diskusi sebagai hak warga negara untuk berkumpul dan berekspresi.

Aparat polisi yang membiarkan terjadinya aksi pemaksaan telah melanggar tugas, dan layak untuk dikenai tindakan/sangsi karena telah melalaikan tugas.

Agar mempertegas bawa tugas pokok polisi sesuai UU adalah menjaga keamanan dan ketertiban. Bukan sebaliknya.

3. Kami menuntut agar negara hadir menjalankan tugas dan fungsinya. Kami pun mengajak masyarakat agar tidak tunduk pada aksi-aksi premanisme, terror dan sejenisnya.

Warga masyarakat dan setiap individu rakyat Indonesia kami himbau untuk terus berani menyuarakan dan menjalankan hak-haknya sebagai warga negara yang berdaulat.

Jakarta 29 September 2024

Barisan Pro-Demokrasi: M. Said Didu, Anthony Budiawan, Refly Harun, Roy Suryo, Abraham Samad, Petrus Selestinus, Andi Sahrandi, Jimmly Asshidiqie, Ikrar Nusa Bhakti, Palar Batubara, Bambang Harimurti, I Dewa Gede Palaguna. Jaya Suprana, Bivitri Susanti

Andy Noya, Manuel Kasiepo, Bambang Dharmono, Mohammad Johansah, Dadang Trisasongko, Franz Manisgasi, Ariady Achmad, Achmad Yani, Nurachman Oerip, H. Abustan, Djoko Sugiharto, Beathor Suryadi

Jacobus Mayong P., Zoemrotin, Yani Motik, Harjono Kartohadiprodjo, M. Anis, Nata Irawan, Didik Supriyadi, Rimawan Pradiptyo, Asrul Harun, Asrun Tonga, Timbul Tomas Lubis,Lukas Luwarso, Erros Djarot. Dan 100 lebih anggota lainnya. (dk/akha)

  • Penulis: Arie Khauripan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Pelabuhan Tanjungperak Sterilisasi Klenteng Jelang Perayaan Imlek

    Polres Pelabuhan Tanjungperak Sterilisasi Klenteng Jelang Perayaan Imlek

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 100
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili, jaminan keamanan rumah ibadah menjadi prioritas utama bagi Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim. Dengan melakukan sterilisasi di sejumlah klenteng di wilayah hukumnya, Polres Pelabuhan Tanjungperak memastikan tidak ada ancaman teror maupun gangguan keamanan saat umat melaksanakan perayaan hari keagamaan. Kapolres Pelabuhan Tanjungperak, AKBP Wahyu Hidayat melalui […]

  • Untag Surabaya Kolaborasi dengan UTHM Malaysia: Program Nyata Dimulai 2026

    Untag Surabaya Kolaborasi dengan UTHM Malaysia: Program Nyata Dimulai 2026

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 172
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya memperluas jaringan internasional dengan adanya kesepakatan kerja sama bersama Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM). Proses penandatanganan dilakukan oleh Rektor Universitas Trisakti Surabaya, Prof Dr Mulyanto Nugroho MM CMA CPA, yang hadir didampingi Wakil Rektor II Untag Surabaya, Supangat PhD serta Rektor UTHM, Prof Mas Fawzi bin Mohd […]

  • Hajar Abdelkader di Pertandingan ITF Nairobi

    Perubahan Strategi Janice Tjen Hadapi Beatriz Haddad Maia di Qatar Terbuka 2026

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 124
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Petenis putri Indonesia, Janice Tjen, kini menghadapi tantangan baru dalam pertandingan perdana WTA 1000 Qatar Terbuka 2026. Sebelumnya, ia dijadwalkan melawan Sorana Cirstea dari Rumania, namun perubahan terjadi setelah Cirstea mengundurkan diri dari kompetisi. Kini, Janice harus menghadapi unggulan Brasil, Beatriz Haddad Maia. Perubahan lawan ini memaksa Janice untuk segera menyesuaikan strategi. Meski demikian, […]

  • Sholat Tarawih

    Waktu Pelaksanaan Sholat Tarawih yang Sesuai dengan Syariat Islam

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 141
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sholat tarawih adalah salah satu ibadah sunnah yang sangat dinantikan oleh umat Muslim selama bulan Ramadhan. Ibadah ini dilakukan di malam hari, setelah sholat Isya dan sebelum waktu Subuh. Meski tidak wajib, banyak orang memilih untuk melakukannya secara berjamaah di masjid atau mushola sebagai bentuk penghambaan kepada Allah dan kebersamaan antar sesama. Menurut pandangan […]

  • Anggota DPRD Diduga Lakukan Perselingkuhan

    Anggota DPRD Diduga Lakukan Perselingkuhan dengan Polwan

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 321
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di Kota Blitar, Jawa Timur, tengah menjadi sorotan setelah diduga terlibat dalam hubungan tidak sah dengan seorang polisi wanita (Polwan). Insiden ini menimbulkan reaksi dari partai politik yang bersangkutan dan memicu permintaan untuk menonaktifkan anggota dewan tersebut sementara waktu. Keterlibatan dalam Kasus Selingkuh Kasus dugaan perselingkuhan ini […]

  • Pemkot Surabaya Jamin Layanan Kesehatan untuk Warga Prasejahtera

    Pemkot Surabaya Jamin Layanan Kesehatan untuk Warga Prasejahtera

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 101
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota Surabaya, Jawa Timur, menjamin pelayanan kesehatan kepada warga prasejahtera di kota setempat sehingga tidak perlu khawatir terkait dengan akses layanan tersebut. Komitmen ini dilakukan melalui sistem Universal Health Coverage (UHC) yang bertujuan memastikan seluruh warga memiliki akses adil terhadap layanan kesehatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif bermutu tanpa kendala finansial. Sistem UHC […]

expand_less