Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » LEGISLATIF » DPRD Surabaya Bahas Raperda Hunian Layak: Tak Hanya untuk Warga Miskin

DPRD Surabaya Bahas Raperda Hunian Layak: Tak Hanya untuk Warga Miskin

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM — Komisi A DPRD Surabaya bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Surabaya menggelar rapat Panitia Khusus (Pansus) untuk membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Hunian dan Kawasan Permukiman Layak, Senin (6/10/2025).

Rapat pansus Raperda hunian layak ini, menyoroti perlunya pengaturan yang lebih komprehensif agar kebijakan hunian layak tidak semata berpihak pada masyarakat berpenghasilan rendah, tetapi juga menjawab kompleksitas persoalan kependudukan di wilayah perkotaan.

Selaraskan Perda dan Perwali

Wakil Ketua Pansus Hunian Layak, Aldy Blaviandy, yang juga anggota Komisi A dari Fraksi Golkar, menjelaskan bahwa pembahasan Raperda ini bertujuan menyamakan persepsi antarinstansi serta memastikan arah kebijakan daerah selaras dengan regulasi turunannya.

“Kami ingin menyamakan persepsi tentang bagaimana konsep hunian layak ini bisa dicapai. Syaratnya, peraturan di tingkat perda dan perwali harus linier agar implementasinya jelas,” ujar Aldy.

Menurutnya, konsep hunian layak tidak cukup hanya menyoal kelayakan fisik bangunan, tetapi juga harus mengatur aspek administrasi kependudukan.

Soroti Penumpukan Kartu Keluarga di Satu Alamat

Aldy menyoroti fenomena penumpukan Kartu Keluarga (KK) di satu alamat sebagai salah satu masalah sosial yang harus diatur dalam Raperda.

“Dalam satu rumah bisa ada banyak KK yang bertumpuk. Ini perlu diatur supaya hunian layak benar-benar sesuai dengan kriteria peraturan dan tidak menimbulkan masalah sosial,” tegas politisi muda Partai Golkar itu.

Ia menambahkan, aturan ini nantinya harus berlaku menyeluruh — tidak hanya bagi warga berpenghasilan rendah, tetapi juga bagi masyarakat menengah hingga kalangan atas.

“Harapan kami, perda ini tidak hanya menyasar masyarakat tidak mampu. Masyarakat elit yang memiliki rumah kos atau rumah sewa juga perlu diatur, karena masalah satu alamat banyak KK tidak hanya terjadi di kelompok miskin,” jelasnya.

Data Rumah Kos Masih Belum Valid

Dalam rapat tersebut, Pansus juga menyoroti pendataan rumah kos dan rumah sewa di Surabaya yang belum sepenuhnya akurat. Berdasarkan laporan sementara dari OPD, baru sekitar 10.000 unit rumah kos yang terdata secara resmi hingga Juli 2025.

“Masih banyak rumah kos dan rumah sewa yang belum masuk pendataan, terutama yang lokasinya ‘nyempil’ atau tidak terdaftar resmi,” ungkap Aldy.

Ia menilai, banyak rumah kos belum memenuhi standar kelayakan minimal.

“Ada rumah kos dengan 10 kamar tapi hanya dua kamar mandi. Ini perlu ditata agar sesuai konsep hunian layak,” lanjutnya.

Pembahasan Sudah Capai 70 Persen

Aldy memastikan, pergantian pejabat atau kepala dinas tidak akan menghambat pembahasan Raperda tersebut. Koordinasi antar-OPD, katanya, sudah berjalan baik dan kini fokus pada sinkronisasi data sebelum masuk ke tahap finalisasi.

“Pergantian kepala dinas tidak berpengaruh. Yang penting sinkronisasi data antardinas berjalan baik agar pembahasan lebih mudah,” ujarnya.

Hingga kini, Pansus Hunian Layak telah menyelesaikan sekitar 70 persen materi pembahasan. Namun, dengan adanya tambahan masukan terkait rumah kos dan aspek kependudukan, pembahasan diperpanjang untuk penyempurnaan.

“Kami tidak mengulang dari awal, hanya menambahkan beberapa poin. Targetnya selesai dalam satu hingga dua bulan ke depan,” kata Aldy optimistis.

Raperda Hunian Layak: Menyelesaikan Masalah Sosial dan Kependudukan

Lebih jauh, Aldy menegaskan bahwa “roh” dari Raperda Hunian Layak adalah menciptakan kebijakan yang mampu mengurai persoalan sosial, kependudukan, dan tata hunian di Kota Surabaya.

“Tujuannya agar hunian layak bisa mengurai masalah KK ganda, kebutuhan tempat tinggal yang tinggi, serta penataan sistem di rumah susun. Semua harus linier dengan data kependudukan agar kebijakan ini efektif,” pungkasnya. [@]

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • As SDM Kapolri Buka Rakernis Humas Polri 2025: Humas Harus Jadi Garda Depan Komunikasi Presisi

    As SDM Kapolri Buka Rakernis Humas Polri 2025: Humas Harus Jadi Garda Depan Komunikasi Presisi

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 324
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (AS SDM) Irjen Pol. Anwar, S.I.K., M.Si. secara resmi membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Divisi Humas Polri Tahun Anggaran 2025 di Gedung Serbaguna Akademi Kepolisian (Akpol), Semarang, Selasa (6/5/2025). Pembukaan ditandai dengan pemotongan pita bersama Kadivhumas Polri Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho serta didampingi pejabat utama Polri […]

  • Ángel Alarcón, Ultrecht, Eredivisie

    Ángel Alarcón Peran serta Pemain Ultrecht dalam Momen Bersejarah di Eredivisie

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 31
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pada pertandingan antara Utrecht dan NEC Nijmegen, Ángel Alarcón mencatatkan momen penting dalam kariernya dengan mencetak gol pertamanya bersama klub barunya. Gaya bermainnya yang dinamis dan kemampuan tekniknya menjadi perhatian utama dalam laga tersebut. Gol yang dicetak oleh pemain asal Spanyol ini tidak hanya memberikan keuntungan bagi timnya, tetapi juga menjadi simbol kesetiaan terhadap […]

  • Ketum Bhayangkari Juliati Sigit Prabowo Tinjau Dua Posko Pengungsian Bencana Erupsi Gunung Lewotobi

    Ketum Bhayangkari Juliati Sigit Prabowo Tinjau Dua Posko Pengungsian Bencana Erupsi Gunung Lewotobi

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2024
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 167
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ketua Umum (Ketum) Bhayangkari, Juliati Sigit Prabowo, meninjau dua posko pengungsian bencana erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Nusa Tenggara Timur (NTT). Ketum Bhayangkari melihat dapur umum yang didirikan TNI-Polri hingga proses penyulingan air bersih oleh Brimob. Ketum Bhayangkari juga menampung keluhan dari pengungsi terkait air yang masuk ke tenda saat hujan kemarin. Selain […]

  • Pertamina Patra Niaga

    Pertamina Patra Niaga gandeng lembaga, percepat pemulihan energi Aceh

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 80
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pertamina Patra Niaga terus mempercepat pemulihan layanan energi setelah bencana banjir dan tanah longsor di Aceh yang menyebabkan jalan terputus dan distribusi BBM serta LPG terganggu di beberapa daerah. Agar pasokan energi tetap tersedia bagi masyarakat, perusahaan meningkatkan kerja sama dengan TNI, Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA), serta mendukung suplai energi untuk operasional […]

  • Investasi Ratusan Triliun dalam Sektor Kelautan dan Perikanan Indonesia

    Investasi Ratusan Triliun dalam Sektor Kelautan dan Perikanan Indonesia

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 111
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Investasi besar dalam sektor kelautan dan perikanan terus mengalir ke berbagai wilayah di Indonesia. Data terbaru menunjukkan bahwa hingga triwulan III tahun 2025, total investasi yang masuk mencapai Rp 7,82 triliun. Angka ini mencerminkan minat yang tinggi dari berbagai pelaku bisnis, baik dalam maupun luar negeri, untuk berkontribusi pada pengembangan sumber daya laut dan […]

  • Menjelang Pilkada 2024, Kapolda Jatim Kunjungi Ponpes di Sampang

    Menjelang Pilkada 2024, Kapolda Jatim Kunjungi Ponpes di Sampang

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 132
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Imam Sugianto, M.Si mengadakan kunjungan silaturahmi dengan sejumlah tokoh ulama dan pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) di Kabupaten Sampang, Madura, pada Rabu, 14 Agustus 2024. Kunjungan ini dilakukan setelah Kapolda memimpin apel gelar pasukan Operasi Mantap Praja Semeru 2024 di Sampang. […]

expand_less