Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUKRIM » Fakta Bentrok di Jalan Embong Malang, Polisi Mediasi, Diduga Terkait Sengketa Lahan

Fakta Bentrok di Jalan Embong Malang, Polisi Mediasi, Diduga Terkait Sengketa Lahan

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

DIAGRAMKOTA.COM Akhir pekan yang seharusnya tenang, berubah menjadi sibuk bagi Polrestabes Surabaya, Minggu (24/8/2025).

Pada pagi hari, pihak kepolisian terpaksa turun tangan untuk mengatasi bentrokan di Jalan Embong Malang. Sebanyak 270 personel polisi dikerahkan ke lokasi kejadian.

Kekacauan di Embong Malang bukanlah pertikaian antar pemuda seperti biasanya.

Namun, hal ini melibatkan sejumlah orang dewasa, sehingga polisi sempat harus menutup jalan di pusat kota Surabaya agar situasi tetap kondusif.

Penutupan dilakukan guna menghindari kembali terjadinya bentrokan antar massa.

Dua kelompok yang terlibat akhirnya dihubungkan di Polrestabes Surabaya.

Pertemuan sempat berjalan dengan sulit.

Kepala Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya, Kombes Pol Luthie Sulistiawan, mengatakan bahwa dua kelompok yang terlibat bentrokan masing-masing terdiri dari 50 orang.

Mereka segera melakukan upaya perdamaian antara dua kelompok agar tidak terjadi tindakan lebih lanjut.

“Kami yakin bahwa semua sudah terlihat aman,” katanya.

Ahmad Sobikin, penduduk setempat, menyebutkan kejadian tersebut telah terjadi sejak pukul 01.30 WIB. Ia tidak mengetahui secara pasti penyebabnya, tetapi sempat melihat seseorang mengalami luka. “

Tawurannya berada di depan JW Marriott, ada yang membawa senjata tajam dan kayu balok,” kata Sobikin.

Keributan tersebut memicu rasa takut di kalangan warga sekitar. Beberapa warung yang biasanya buka pada pagi hari memutuskan untuk tutup. Banyak pedagang merasa cemas karena lapak mereka juga bisa terdampak dari pertikaian tersebut.

“Langsung tutup semua warung tadi,” lanjut Sobikin. Menurutnya, keadaan sedikit lebih tenang setelah polisi tiba.

Kompol Grandika Indera mengingatkan Kapolsek Genteng berdasarkan hasil penyelidikan, keributan terjadi karena adanya sengketa lahan di Jalan Embong Malang.

Setiap pihak yang sedang bersengketa mengirimkan tim dari sisi timur untuk menjaga objek tersebut. Lahan yang menjadi sengketa berada di sebelah utara Empire Palace.

Awalnya terdapat massa yang telah berkumpul sejak semalam untuk mengadakan acara di objek sengketa karaoke dan dalam keadaan mabuk. Pihak lawan datang dengan maksud bertanya. Kemudian terjadi provokasi hingga terjadi lempar-lemparan. Dari dalam menyerang ke luar, demikian pula sebaliknya,” jelasnya.

Mengenai laporan massa yang membawa senjata tajam dan ada korban yang terluka, kapolsek mengonfirmasi hal tersebut.

Namun, ia masih belum yakin apakah akan ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka terkait tindak pidana. Saat ini, pihaknya lebih fokus terlebih dahulu pada upaya perdamaian antara kedua belah pihak.

“Untuk mencegah tindakan lebih lanjut, dan sebagai langkah pencegahan, polisi dari Dalmas maupun Jogoboyo ditempatkan di lokasi,” tegasnya. (*)

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi Gagalkan Peredaran 47 Kg Ganja di Sumbar, 4 Tersangka Ditangkap

    Polisi Gagalkan Peredaran 47 Kg Ganja di Sumbar, 4 Tersangka Ditangkap

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 197
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ditresnarkoba Polda Sumatera Barat berhasil menggagalkan peredaran 47 kilogram ganja. Empat tersangka, yakni YYP (26), BD (22), MA (20), dan AD (20), ditangkap di dua lokasi berbeda: Jalan M Yamin, Lubuk Alung, dan Komplek Wisma Indah Lestari, Kota Padang. Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso dari Bareskrim Polri mengapresiasi keberhasilan ini dan menegaskan pentingnya […]

  • Airlangga: Dana Patriot Bond Finansial Pembangunan 33 PLTSa

    Airlangga: Dana Patriot Bond Finansial Pembangunan 33 PLTSa

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 162
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Menteri Koordinator Bidang Ekonomi Airlangga Hartarto mengatakan bahwa dana Patriot Bond yang diterbitkan oleh Danantara akan digunakan untuk mendanai pembangunan 33 Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa). Airlangga menyampaikan bahwa proyek pembangunan 33 PLTSa ini merupakan petunjuk dari Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, Prabowo berkeinginan meningkatkan pariwisata dengan menciptakan kota-kota di Indonesia yang bersih dari sampah. […]

  • Gratis! Dispora Jatim Buka Pendaftaran Gerak Jalan Mojokerto–Surabaya 2025

    Gratis! Dispora Jatim Buka Pendaftaran Gerak Jalan Mojokerto–Surabaya 2025

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 226
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Menyambut Hari Pahlawan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jatim kembali menggelar Gerak Jalan Mojokerto–Surabaya (GMS) pada 15 November 2025, bertema “Perjalanan Waktu Menuju Gerbang Baru Nusantara.” Event legendaris sejauh 55 kilometer ini akan berawal dari Lapangan Surodinawan, Mojokerto, dan berakhir di Tugu Pahlawan, Surabaya. Pendaftaran dibuka gratis mulai […]

  • Bandara Kertajati vs Stasiun Whoosh: Perbandingan Akses dan Jarak dari Bandung

    Bandara Kertajati vs Stasiun Whoosh: Perbandingan Akses dan Jarak dari Bandung

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 82
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Kota Bandung kini memiliki dua akses penting dari luar daerah yaitu Bandara Internasional Kertajati di Majalengka dan Stasiun Whoosh Tegalluar, titik akhir kereta cepat Jakarta–Bandung alias Whoosh. Keduanya menjadi pintu bagi para pelancong, pebisnis, maupun warga yang beraktivitas keluar-masuk Bandung. Namun, perbedaan jarak keduanya menuju pusat kota cukup signifikan dan berdampak langsung pada kenyamanan […]

  • Kembalinya Konflik dalam Sinetron Wanita Istimewa 23 Desember 2025: Reza Akan Laporkan Sarah

    Kembalinya Konflik dalam Sinetron Wanita Istimewa 23 Desember 2025: Reza Akan Laporkan Sarah

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 153
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sinematografi sinetron Wanita Istimewa terus memperlihatkan dinamika yang menarik, khususnya dalam episode terbaru yang tayang pada 23 Desember 2025. Episode ini menyoroti pergeseran hubungan antara tokoh utama seperti Reza dan Mirsa, serta konflik yang muncul akibat dugaan keterlibatan Sarah dalam kematian Akira. Perkembangan Terbaru di Rumah Pramana Episode kali ini menghadirkan momen tegang ketika […]

  • Di Pagi Berkabut, TNI-Polri dan Warga Dawuhan Bersatu Jaga Lingkungan

    Di Pagi Berkabut, TNI-Polri dan Warga Dawuhan Bersatu Jaga Lingkungan

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 53
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pagi itu, kabut tipis masih menggantung di langit Desa Dawuhan ketika denting cangkul mulai terdengar bersahutan. Sabtu (17/1/2026), suasana di RT 11 RW 03 Dusun Cari berbeda dari biasanya. Tidak ada hiruk pikuk pasar atau deru kendaraan, yang terdengar hanya irama kerja bakti yang penuh kebersamaan. Puluhan orang berkumpul di sepanjang saluran irigasi, […]

expand_less