Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » UMP 2026 Belum Jelas, Pemerintah Minta Kesabaran Sementara Pengusaha Khawatir

UMP 2026 Belum Jelas, Pemerintah Minta Kesabaran Sementara Pengusaha Khawatir

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Senin, 15 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

AA1QJQlK

DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah memastikan pengumuman Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026 akan segera diumumkan. Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menyebut keputusan tersebut diharapkan terbit dalam minggu ini, meski belum menjelaskan alasan keterlambatan penentuannya.

Pada minggu ketiga bulan Desember 2025, kejelasan UMP 2026 menjadi fokus utama para pekerja dan kalangan pengusaha. Hal ini karena upah minimum menjadi pedoman penting dalam perencanaan operasional perusahaan serta jaminan kesejahteraan bagi pekerja.

Pemerintah Minta Publik Bersabar

Afriansyah memastikan pemerintah sedang mengambil keputusan terbaik. Ia mengimbau semua pihak untuk bersabar menantikan pengumuman resmi.

“Harap tunggu, segera akan diambil keputusan. Yang terbaik,” kata Afriansyah Noor saat dihubungi, Minggu, 14 Desember 2025.

Ia kembali menegaskan bahwa penentuan UMP 2026 tidak akan lama lagi. “Insya Allah dalam minggu-minggu ini,” ujarnya.

Senada, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli belum memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai kepastian kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun depan. Ia hanya meminta masyarakat untuk menunggu proses yang sedang berlangsung.

“Mari menunggu, kan saya sudah bilang UMP itu menunggu,” kata Yassierli saat diwawancarai di Jakarta International Expo, Jumat, 12 Desember 2025.

Peraturan Pemerintah Mengenai Upah Minimum Belum Selesai

Hingga pertengahan Desember, Peraturan Pemerintah (PP) yang mengatur cara menentukan upah minimum masih belum diumumkan. Padahal, peraturan ini sangat dibutuhkan oleh daerah sebagai pedoman teknis dalam menghitung kenaikan UMP melalui Dewan Pengupahan.

Keterlambatan ini membuat proses penetapan UMP semakin mendekati tenggat waktu 1 Januari 2026, saat upah minimum seharusnya mulai berlaku.

Pengusaha Keluhkan Ketidakpastian

Ketua Bidang Ketenagakerjaan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Bob Azam, mengatakan bahwa pihaknya belum mengetahui kapan UMP 2026 akan ditentukan, termasuk tantangan yang sedang dihadapi oleh pemerintah.

“Kita tidak tahu apa masalahnya hingga saat ini belum diputuskan,” kata Bob.

Ia menganggap keterlambatan pengumuman Upah Minimum Provinsi memperbesar ketidakpastian di kalangan pelaku usaha, terutama dalam menyusun anggaran dan rencana operasional awal tahun.

Pernyataan serupa disampaikan oleh Ketua Komite Ketenagakerjaan Apindo, Subchan Gatot. Menurutnya, penentuan upah minimum yang terlalu mendekati waktu pelaksanaannya dapat menimbulkan masalah yang cukup serius.

“Pasti menimbulkan ketidakpastian dan kesulitan dalam beradaptasi bagi kedua belah pihak, baik perusahaan maupun pekerja, serta dapat menghambat tujuan sebenarnya dari upah minimum yaitu meningkatkan kesejahteraan pekerja dan stabilitas ekonomi,” ujarnya.

Subchan juga menyoroti kemungkinan kenaikan biaya operasional yang tiba-tiba. Oleh karena itu, Apindo berharap pemerintah segera mengambil keputusan.

“Kami berharap pemerintah segera mengambil keputusan agar pembahasan kenaikan gaji di atas upah minimum di tingkat perusahaan dapat segera dilakukan,” katanya.

Serikat Buruh Mengkhawatirkan Adanya Kepentingan Politik

Dari sisi pekerja, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Nusantara (KSPN) Ristadi menyampaikan kekhawatiran terkait keterlambatan penentuan UMP 2026. Ia mengira ada upaya menunda proses karena alasan politik tertentu.

“Saya menduga ada pihak yang memberi saran kepada Presiden secara sengaja ‘mengambil waktu’ untuk kepentingan politik. Skenarionya, kenaikan upah akan ditentukan oleh Presiden secara merata kembali,” ujar Ristadi.

Ia menyampaikan, sejak akhir November 2025, aturan terbaru mengenai upah minimum yang telah menyesuaikan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) serta perbedaan upah antar daerah disebut telah selesai di tingkat kementerian dan dikirimkan kepada Presiden untuk ditetapkan.

Menurut Ristadi, keterlambatan dalam pengesahan Peraturan Pemerintah tentang Upah Minimum berpotensi mengganggu proses perhitungan upah di wilayah-wilayah tertentu.

“Proses evaluasi dan perhitungan kenaikan upah minimum di wilayah membutuhkan waktu yang cukup agar hasilnya lebih objektif. Namun hingga saat ini, waktu semakin mendekati tanggal 1 Januari 2026,” katanya. ***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kondisi Jalan Nasional di Jombang yang Mengkhawatirkan

    Kondisi Jalan Nasional di Jombang yang Mengkhawatirkan

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 77
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kondisi jalan nasional di wilayah Jombang masih menjadi perhatian serius, terutama setelah beberapa titik jalan mengalami kerusakan yang cukup parah. Berbagai ruas jalan seperti Jl Basuki Rahmat dan Jl Gatot Subroto masih dipenuhi lubang-lubang besar yang berpotensi membahayakan pengendara. Hal ini memicu kekhawatiran masyarakat terhadap keselamatan lalu lintas di kawasan tersebut. Pantauan lapangan menunjukkan […]

  • Pilih Kereta, Kaesang Pangarep Bertolak ke Surabaya Hadiri Rakorwil PSI Jatim

    Pilih Kereta, Kaesang Pangarep Bertolak ke Surabaya Hadiri Rakorwil PSI Jatim

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Shinta ms
    • visibility 114
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep dijadwalkan menghadiri Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) PSI Jawa Timur yang digelar di Dyandra Convention Hall Surabaya pada Jumat (9/1/2026). Dalam agenda tersebut, Kaesang disebut akan berangkat ke Kota Pahlawan menggunakan moda transportasi kereta api. Ketua Fraksi PSI DPRD Surabaya, Josiah Michael. Ia menyebut, Kaesang bahkan […]

  • Gaya Seksi Asami Shio, Fans Auto Gagal Fokus!

    Gaya Seksi Asami Shio, Fans Auto Gagal Fokus!

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 887
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Gaya Seksi Asami Shio, Fans Auto Gagal Fokus! Nama Asami Shio mungkin belum sefamiliar nama-nama besar di industri hiburan Jepang, namun kehadirannya di dunia modeling dan media sosial telah menciptakan gelombang perhatian yang cukup signifikan. Dikenal dengan parasnya yang manis namun menyimpan aura sensual yang kuat, Asami Shio berhasil memikat hati banyak penggemar, […]

  • Polres Tulungagung Ungkap Kasus Penyuntikan LPG 3 Kg Dua Tersangka Diamankan

    Polres Tulungagung Ungkap Kasus Penyuntikan LPG 3 Kg Dua Tersangka Diamankan

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 46
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polres Tulungagung Polda Jatim berhasil mengungkap tindak pidana penyuntikan gas LPG subsidi 3 kilogram (gas melon) yang diduga menjadi penyebab kelangkaan gas di sejumlah wilayah Kabupaten Tulungagung beberapa waktu lalu. Pengungkapan kasus tersebut disampaikan langsung oleh Kapolres Tulungagung AKBP Dr. Ihram Kustarto kepada awak media usai kegiatan apel gelar pasukan Operasi Ketupat Semeru […]

  • Pemutusan Listrik dan Air Bersih di Apartemen Bale Hinggil, Penghuni Mengadu ke Komisi C

    Pemutusan Listrik dan Air Bersih di Apartemen Bale Hinggil, Penghuni Mengadu ke Komisi C

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 237
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Merespon aduan warga penghuni Apartemen Bale Hinggil yang mengalami pemutusan aliran listrik dan air bersih selama beberapa hari, Komisi C DPRD Kota Surabaya menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP). Rabu (9/04/2025) Rapat yang berlangsung di lantai 2 Gedung DPRD Surabaya ini dihadiri oleh berbagai pihak, diantaranya perwakilan warga, Camat Sukolilo, Lurah Medokan Semampir, Bagian […]

  • kolam renang tirtajwalita

    Disewa Pihak Ketiga, PAD Kolam Renang Tirta Jwalita Anjlok dari Rp300 Juta Jadi Rp124 Juta

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 177
    • 0Komentar

      Kolam Renang Tirta Jwalita: Dari Pendapatan Tinggi ke Penyewaan, Perubahan yang Membawa Harapan DIAGRAMKOTA.COM – Kolam renang Tirta Jwalita di Kabupaten Trenggalek kembali menjadi perhatian masyarakat. Selain dikenal karena insiden kehilangan nyawa tiga anak pada tahun lalu, fasilitas ini juga menjadi sorotan karena perubahan dalam sistem pengelolaannya. Sebelumnya, saat pemerintah daerah mengelola langsung, kolam ini […]

expand_less