5 Fakta Mencolok GSG RW 001 Lontar Belum Rampung, Ketua Komisi A DPRD Surabaya Turun Tangan
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 27 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko saat reses di Lontar, Sambikerep, Surabaya, Kamis (21/05/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Warga Keluhkan GSG Tak Kunjung Selesai Saat Reses DPRD Surabaya
DIAGRAMKOTA.COM – Keluhan warga terkait belum rampungnya pembangunan gedung serbaguna atau GSG RW 001 Lontar, Kecamatan Sambikerep, Surabaya menjadi perhatian serius Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko saat turun daerah pemilihan (dapil) dalam agenda reses Sidang II Masa Persidangan Ketiga Tahun 2026, Kamis (21/05/2026).
Dalam agenda serap aspirasi tersebut, warga menyampaikan berbagai keluhan terkait proyek GSG yang hingga kini belum tuntas dan belum dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat.
1. Finishing GSG RW 001 Lontar Belum Diselesaikan
Warga mengadukan sejumlah pekerjaan finishing yang belum dirampungkan. Mulai dari saluran air, pavingisasi area parkir, hingga beberapa fasilitas penunjang lainnya.
Kondisi tersebut membuat bangunan belum bisa digunakan secara optimal untuk mendukung kegiatan warga di lingkungan sekitar.
2. Area Gedung Kerap Tergenang Saat Hujan
Belum selesainya sistem saluran air disebut berdampak pada munculnya genangan ketika hujan turun.
Warga berharap persoalan drainase segera ditangani agar lingkungan sekitar gedung tidak lagi mengalami banjir atau genangan air.
3. Gedung Belum Bisa Dimanfaatkan untuk Kegiatan Warga
Meski bangunan GSG dinilai cukup representatif, hingga kini gedung tersebut belum dapat difungsikan karena sarana dan prasarana pendukung masih belum lengkap.
“Padahal gedung ini harusnya sudah bisa dimanfaatkan warga untuk kegiatan lingkungan dan aktivitas masyarakat,” ujar Yona.
Menurut warga, keberadaan GSG sangat penting sebagai pusat kegiatan sosial, pertemuan warga, hingga aktivitas kemasyarakatan lainnya.
4.DPRD Surabaya Temukan Kerusakan Bangunan
Saat melakukan inspeksi langsung ke beberapa bagian gedung, Yona menemukan sejumlah kerusakan mulai muncul di area bangunan.
Mulai dari keramik maupun granit lantai yang terlihat rusak, plafon yang mulai bermasalah, hingga beberapa bagian tembok yang tampak retak.
Politisi Partai Gerakan Indonesia Raya itu menilai kondisi tersebut sangat disayangkan mengingat bangunan bahkan belum digunakan secara maksimal oleh warga.
5. Warga Sebut Sudah Lama Tak Ada Aktivitas Pengerjaan
Selain soal kerusakan, warga juga mengeluhkan proyek yang dinilai berjalan lambat karena sudah cukup lama tidak terlihat aktivitas pengerjaan di lokasi.
“Gedung ini cukup representatif, namun memang belum diserahkan kepada warga. Bangunan ini belum bisa dikatakan selesai karena di beberapa titik masih belum diselesaikan. Bahkan menurut informasi warga, sudah cukup lama tidak ada aktivitas pengerjaan,” kata Yona seusai reses.
DPRD Surabaya Minta Finishing dan Perbaikan Segera Dilakukan

Menindaklanjuti keluhan tersebut, Yona mengaku langsung berkoordinasi dengan Kepala DPRKPP Kota Surabaya terkait kelanjutan pembangunan GSG RW 001 Lontar.
“Sudah ada konfirmasi dari Kepala DPRKPP setelah saya tanyakan langsung. Insyaallah segera dilanjutkan proses finishingnya,” ujarnya.
Yona juga meminta Pemerintah Kota Surabaya dan dinas terkait memberi perhatian serius agar proses penyelesaian pembangunan dan perbaikan gedung segera dilakukan.
“Harapan warga tentu gedung ini segera bisa dimanfaatkan dan difungsikan. Karena keberadaan GSG ini sangat vital bagi kegiatan masyarakat,” pungkasnya.***

>
>
