Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Penanganan Banjir di Surabaya: Strategi Pemkot untuk Mengatasi Titik Rawan

Penanganan Banjir di Surabaya: Strategi Pemkot untuk Mengatasi Titik Rawan

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Surabaya, kota yang terkenal dengan kepadatan penduduk dan infrastruktur yang berkembang pesat, menghadapi tantangan besar dalam mengatasi masalah banjir. Seiring dengan pertumbuhan ekonomi dan urbanisasi, kota ini semakin rentan terhadap genangan air akibat curah hujan tinggi dan sistem drainase yang tidak mampu menampung debit air. Namun, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah merancang strategi jangka panjang untuk mengurangi risiko banjir di sejumlah titik rawan, termasuk wilayah selatan yang sering terdampak.

Target Tuntas Banjir pada 2026

Eri Cahyadi, Wali Kota Surabaya, menyatakan bahwa penanganan banjir menjadi prioritas utama dalam rencana pembangunan tahun 2026. Ia menegaskan bahwa tujuan utamanya adalah memastikan tidak ada lagi genangan air di area yang sebelumnya sering terendam banjir. “Ini adalah pembangunan yang akan dilakukan di tahun 2026. Karena itu nanti target di tahun 2026 tidak ada lagi banjir,” ujar Eri.

Strategi yang diterapkan melibatkan pembangunan rumah pompa baru di beberapa lokasi kritis, seperti Panjang Jiwo dan Medokan Semampir. Selain itu, Pemkot juga berencana membangun rumah pompa di depan Gereja Bethany Nginden, yang sering tergenang setiap musim hujan.

Pembangunan Rumah Pompa dan Sistem Drainase

Beberapa titik lain yang diprioritaskan untuk penanganan banjir antara lain adalah Rumah Pompa Ahmad Yani, Jalan Gayungsari Barat, serta saluran di Dukuh Menanggal, Jemursari, Kendangsari, dan Tenggilis Mejoyo. Eri menjelaskan bahwa proyek ini akan dimulai tahun ini dan diharapkan dapat mengurangi risiko banjir secara signifikan.

Namun, tidak semua lokasi bisa dikerjakan dengan metode konvensional. Di kawasan Menanggal dan Gayung Kebonsari, misalnya, Pemkot akan menggunakan metode CCSP (Concrete Culvert Structural Pipe) karena anggaran tidak cukup untuk pembangunan box culvert. Meski demikian, pengerukan saluran akan dilakukan tahun ini untuk meningkatkan kapasitas aliran air.

Solusi Alternatif untuk Area Terbatas

Di lokasi seperti Jalan Tenggilis Mejoyo atau depan Apartemen Metropolis, pelebaran saluran tidak memungkinkan karena adanya jaringan SUTET (Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi). Untuk mengatasi hal ini, Pemkot akan membangun storage di jalan sebagai alternatif. “Kita buat storage di jalan untuk mengurangi beban di saluran irigasi,” jelas Eri.

Sistem storage ini dirancang sebagai solusi efisien yang lebih murah dibandingkan pembebasan lahan atau pembangunan saluran baru. Dengan cara ini, air hujan dapat disimpan sementara sebelum dialirkan ke sungai atau rumah pompa.

Perubahan Fungsi Lahan dan Pengaruhnya pada Banjir

Selain infrastruktur, perubahan fungsi lahan juga menjadi faktor utama penyebab banjir di Surabaya. Eri menjelaskan bahwa sebagian besar saluran irigasi kini digunakan sebagai saluran drainase, padahal sebelumnya berfungsi sebagai irigasi. “Dulu Surabaya masih sepi, semua aliran air dimasukkan ke irigasi. Sekarang, karena resapan air berkurang akibat padatnya permukiman, semua air hujan langsung masuk ke saluran irigasi,” ujarnya.

Untuk mengatasi ini, Pemkot fokus pada penguatan konektivitas dan elevasi jaringan saluran. Tujuannya adalah memastikan sistem airan antar wilayah terintegrasi sehingga tidak menyebabkan genangan.

Tantangan dan Langkah Lanjutan

Meski memiliki rencana jelas, Pemkot Surabaya tetap menghadapi tantangan dalam pelaksanaan proyek ini. Keterbatasan anggaran, kondisi geografis, dan perubahan lingkungan menjadi faktor yang harus diperhatikan. Namun, Eri optimis bahwa dengan kerja sama yang baik dan pengelolaan yang tepat, target tuntas banjir di 2026 dapat tercapai.

“Kita akan lihat, kalau saluran irigasi ini menampung, dan bisa didalamkan, maka kita dalamkan. Tapi kalau ternyata saluran irigasi tidak menampung, maka kita buat storage yang ada di jalan untuk kita potong,” tambahnya.

Dengan langkah-langkah tersebut, Surabaya berusaha menjadi kota yang lebih siap menghadapi bencana alam, khususnya banjir, melalui inovasi dan perencanaan yang matang.***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cahyo Harjo

    Cahyo Harjo Dukung Pendidikan Anak Pra Sejahtera di Surabaya

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 152
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Program Beasiswa Pra Sejahtera yang digelontorkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim) mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk anggota Komisi E DPRD Jatim, Cahyo Harjo Prakoso. Program ini dinilai menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dengan memberikan bantuan pendidikan kepada siswa dari keluarga pra sejahtera. Bantuan Pendidikan untuk Ribuan Siswa […]

  • Patroli Kota Presisi Polres Tanjung Perak Amankan 12 Pemuda Saat Aksi Balap Liar di Kedung Cowek

    Patroli Kota Presisi Polres Tanjung Perak Amankan 12 Pemuda Saat Aksi Balap Liar di Kedung Cowek

    • calendar_month Sabtu, 24 Agt 2024
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 227
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM –  Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukumnya, Unit Raimas Satuan Samapta Polres Pelabuhan Tanjung Perak kembali menunjukkan aksinya dalam patroli kota Presisi. Pada Sabtu 27 Juli 2024, sekitar pukul 01.41 WIB, patroli ini berhasil mengamankan 12 pemuda beserta 9 unit sepeda motor di kawasan Jalan Kedung Cowek, Surabaya. Kapolres Pelabuhan Tanjung […]

  • Dukung Mudik Gratis Jatim, Kokola Group Konsisten Tebar Kebahagiaan untuk Ribuan Pemudik

    Dukung Mudik Gratis Jatim, Kokola Group Konsisten Tebar Kebahagiaan untuk Ribuan Pemudik

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Shinta ms
    • visibility 85
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Komitmen Kokola Group dalam mendukung program mudik gratis Jawa Timur terus berlanjut. Tahun ini, sebanyak 4.000 pemudik merasakan manfaat dari program “Sharing Happylicious” yang menghadirkan produk sekaligus semangat berbagi di momen Ramadan. Menariknya, tahun ini menjadi kali keempat bagi produsen biskuit dan wafer tersebut ikut membersamai program mudik gratis Pemprov Jatim. Bagi Kokola, […]

  • BMKG, Surabaya ,

    BMKG: Surabaya Hari Ini Berpotensi Berawan, Waspada Cuaca Ekstrem di Beberapa Wilayah

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 39
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Cuaca ekstrem menjadi perhatian utama pada Senin (8/6/2026), dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan prakiraan mengenai kondisi cuaca di berbagai wilayah Indonesia. Dalam keterangannya, prakirawan Henokhvita menjelaskan bahwa konvergensi udara yang terjadi di sejumlah daerah memengaruhi potensi hujan dan angin kencang. Konvergensi Udara Memicu Potensi Hujan LebatBMKG mencatat adanya konvergensi udara yang […]

  • Operasi Gabungan di Suramadu, 1,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita

    Operasi Gabungan di Suramadu, 1,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita

    • calendar_month Rabu, 2 Okt 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 320
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sebanyak 1.475.000 batang rokok ilegal berhasil diamankan dalam operasi gabungan yang melibatkan Pemerintah Kota Surabaya dan Bea Cukai Sidoarjo pada Selasa (01/10/2024). Operasi ini dilakukan guna menekan peredaran rokok ilegal yang masih marak di Kota Pahlawan. Kepala Satpol PP Kota Surabaya, M. Fikser, menyebut bahwa operasi tersebut dilakukan di beberapa titik strategis, termasuk […]

  • Mendikdasmen , pembelajaran sekolah terdampak bencana

    SE lengkap Mendikdasmen soal pembelajaran sekolah terdampak bencana

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 133
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 1 Tahun 2026 terkait pelaksanaan pembelajaran di satuan pendidikan yang terkena dampak bencana, sebagai pedoman bagi pemerintah daerah dan sekolah dalam menyelenggarakan layanan pendidikan setelah bencana. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengatakan SE tersebut menegaskan komitmen negara dalam menjamin peserta […]

expand_less