Ringkasan Berita:
- Pemkot Surabaya mendukung penuh Bintang Timur Surabaya (BTS) lewat program coaching clinic sekolah hingga promosi videotron kota.
- KONI dan BTS berkolaborasi menjaring bibit akademi muda demi target sapu bersih medali emas futsal Porprov Jatim 2027.
- Wali Kota Eri Cahyadi janjikan kirab piala keliling kota jika BTS kembali menjuarai Pro Futsal League 2026/2027 dan ajang Brasil.
DIAGRAMKOTA.COM — Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan komitmen dukungan penuh terhadap klub futsal kebanggaan Kota Pahlawan, Bintang Timur Surabaya (BTS). Dukungan strategis ini diwujudkan lewat kolaborasi terpadu, mulai dari program coaching clinic ke sekolah-sekolah, kampanye apresiasi publik, hingga sinergi pembinaan atlet muda demi mengamankan medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027 mendatang.
Komitmen tersebut ditegaskan langsung oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat menerima audiensi jajaran manajemen dan pemain Bintang Timur Surabaya di Ruang Sidang Wali Kota, Rabu (23/9/2026). Pertemuan hangat tersebut turut didampingi secara langsung oleh Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Surabaya, Arderio Hukom.
Eri Cahyadi menyampaikan apresiasi mendalam atas konsistensi BTS yang berhasil mencatatkan rekor fenomenal sebagai kampiun kompetisi kasta tertinggi, Liga Futsal Profesional (Pro Futsal League), selama enam musim beruntun sejak 2021–2022 hingga 2025–2026. Prestasi tersebut kian mentereng seiring terpilihnya BTS sebagai wakil Indonesia di kejuaraan futsal bergengsi di Brasil pada November mendatang.
“Surabaya ini memiliki dua kekuatan besar di cabang olahraga sepak bola. Jika lapangan besar kita punya Persebaya, maka di futsal kita memiliki Bintang Timur Surabaya. Kita bangga karena Bintang Timur konsisten menjadi juara sejak 2021 hingga musim 2025–2026 dan diperkuat banyak pemain Timnas,” ujar Eri Cahyadi.
Gandeng Dispendik: Program Coaching Clinic Masuk SD-SMP dan Kampanye Videotron
Guna memompa rasa bangga warga Kota Pahlawan terhadap supremasi prestasi BTS, Pemkot Surabaya bergerak menggaungkan capaian tim melalui jaringan layar videotron di titik-titik strategis kota, mencakup kawasan perhotelan serta pusat-pusat keramaian publik berupa ucapan selamat bertanding.
Tidak berhenti pada seremoni visual, Eri Cahyadi menginstruksikan Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya untuk merumuskan agenda coaching clinic berkala ke jenjang SD dan SMP. Melalui skema ini, para pemain pilar dan pelatih profesional BTS akan turun langsung ke sekolah-sekolah guna membagikan teknik dasar, menanamkan etos sportivitas, sekaligus menyaring bakat potensial sejak usia dini.
Langkah regenerasi ini dinilai mendesak untuk memastikan rantai pasok atlet futsal berprestasi asal Kota Pahlawan tidak terputus di masa depan.
Kunci Emas Porprov Jatim 2027: Optimalisasi Skuad Akademi BTS
Sorotan penting lain tertuju pada kesiapan Surabaya menyongsong Porprov Jatim 2027. Berstatus sebagai tuan rumah, Eri secara khusus meminta KONI Surabaya dan manajemen BTS menyatukan kekuatan teknis. Talenta-talenta muda yang kini menimba ilmu di akademi pembinaan BTS diproyeksikan menjadi tulang punggung kontingen futsal Surabaya.
“Sebagai tuan rumah Porprov, futsal Surabaya harus menjadi yang terbaik. KONI akan berkoordinasi dengan Bintang Timur untuk memanfaatkan potensi pemain pembinaan mereka untuk membela nama Surabaya,” tegas Wali Kota Eri.
Menjelang laga pembuka musim baru Pro Futsal League 2026/2027 di Jakarta pada 26 September 2026 serta agenda lawatan ke Brasil, Wali Kota turut melayangkan doa dan suntikan motivasi. Bahkan, Pemkot telah menyiapkan penyambutan istimewa jika trofi juara kembali diboyong pulang.
“Kami menyiapkan apresiasi khusus berupa kirab piala keliling, jika BTS kembali berhasil membawa pulang gelar juara ke Kota Pahlawan,” tandasnya.
Komitmen Manajemen Bintang Timur Surabaya Lahirkan Arek-Arek Berbakat
Merespons dukungan konkret pemerintah daerah, Pemilik sekaligus Ketua Bintang Timur Surabaya, Dimas Bagus Kurniawan, menyambut positif kolaborasi tersebut. Ia menegaskan kesiapan penuh timnya untuk bersinergi memajukan iklim olahraga futsal di Surabaya.
“Terima kasih banyak kepada Pak Wali Kota atas waktunya, beserta seluruh jajaran staf dan Ketua KONI Surabaya. Ini merupakan suatu kehormatan bagi kami bisa disambut langsung di sini. Terima kasih juga atas dukungan fasilitas yang selama ini disiapkan untuk kami,” tutur Dimas.
Menanggapi penugasan edukasi ke sekolah, Dimas memastikan para pemain dan jajaran kepelatihan profesional BTS siap meluangkan waktu dan mentransfer keahlian secara berkelanjutan kepada para pelajar.
“Terkait coaching clinic ke sekolah-sekolah, InsyaAllah kami siap selalu untuk hadir dan berbagi ilmu kepada anak-anak sekolah,” katanya.
Dimas menaruh harapan besar agar kolaborasi trilateral antara klub, Pemkot Surabaya, dan KONI tidak hanya mempertegas eksistensi BTS di pentas dunia, melainkan juga mengorbitkan putra daerah berlabel Tim Nasional.
“Besar harapan kami agar masyarakat Surabaya semakin mengenal bahwa kota ini memiliki tim futsal yang berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. Banyak juga arek-arek Suroboyo yang memperkuat tim ini. Semoga kolaborasi bersama Pemkot dan KONI dapat memunculkan atlet-atlet yang jauh lebih baik lagi di masa depan,” pungkas Dimas.


















