Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Peningkatan Pengawasan dan Pelatihan untuk Pekerja Migran Indonesia di Jawa Timur

Peningkatan Pengawasan dan Pelatihan untuk Pekerja Migran Indonesia di Jawa Timur

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Jawa Timur terus memperkuat pengawasan terhadap keberangkatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal daerah tersebut. Hal ini dilakukan sebagai respons terhadap maraknya praktik pemberangkatan nonprosedural yang mengancam keselamatan dan hak calon pekerja migran. Selain itu, pemerintah juga berupaya meningkatkan kualitas kompetensi para PMI melalui pelatihan vokasi agar mereka siap menghadapi tantangan kerja di luar negeri.

Menurut Kepala Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Jawa Timur, Gimbar Ombai Helawarnana, sebanyak 4.113 PMI dari berbagai daerah seperti Sidoarjo, Blitar, Jember, Tulungagung, Banyuwangi, Ponorogo, Malang hingga Madiun telah tercatat siap diberangkatkan pada awal tahun 2026. Namun, jumlah ini jauh lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya, dengan penurunan sekitar 10 ribu orang dibandingkan tahun 2024.

“Pengawasan kita perketat agar calon PMI berangkat sesuai prosedur dan mendapatkan perlindungan. Jadi bukan karena minatnya menurun,” ujar Gimbar. Penurunan ini disebabkan oleh semakin ketatnya aturan pemberangkatan, yang bertujuan untuk mencegah eksploitasi dan risiko tinggi yang sering dialami PMI ilegal.

Negara Tujuan dan Sektor Kerja PMI

Negara tujuan utama bagi PMI asal Jawa Timur tetap dominasi oleh Taiwan, Tiongkok, dan Malaysia. Sebagian besar dari mereka bekerja di sektor nonformal, terutama sebagai asisten rumah tangga. Meski demikian, pemerintah sedang berupaya untuk mendorong penempatan PMI di sektor formal yang membutuhkan keterampilan khusus.

Gimbar menyampaikan bahwa pihaknya sedang merancang program SMK Unggul yang memberikan pelatihan bahasa asing serta sertifikasi kompetensi sesuai kebutuhan pasar kerja global. Program ini diarahkan untuk menyiapkan calon PMI di sektor formal seperti tenaga las, perhotelan, perawat hingga industri manufaktur.

Masalah Praktik Pemberangkatan Nonprosedural

Meskipun pengawasan semakin ketat, praktik pemberangkatan PMI melalui jalur tidak resmi masih cukup masif, terutama di wilayah Madura dan kawasan Tapal Kuda. Banyak calon PMI berangkat melalui pelabuhan tidak resmi atau jalur laut tanpa melalui mekanisme pemerintah.

Fenomena ini sering dipicu oleh keberadaan keluarga atau kerabat calon PMI yang telah lebih dulu bekerja di luar negeri. Mereka kemudian mengajak anggota keluarga lain berangkat secara tradisional tanpa prosedur resmi. “Mereka berangkat melalui titik-titik tidak resmi. Risikonya tinggi karena tanpa bekal keterampilan dan perlindungan, sehingga rentan menjadi korban eksploitasi,” tegas Gimbar.

Upaya Pemerintah dalam Meningkatkan Kompetensi dan Perlindungan

Untuk menekan kasus PMI ilegal, pemerintah kini mendorong perubahan paradigma melalui penguatan keterampilan tenaga kerja. Salah satu upaya yang dilakukan adalah merancang program SMK Unggul yang memberikan pelatihan bahasa asing serta sertifikasi kompetensi sesuai kebutuhan pasar kerja global.

Selain itu, pemerintah juga memperkuat kerja sama dengan Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) yang berizin. Menurut Gimbar, sekitar 80 persen penempatan PMI saat ini sudah terserap melalui kerja sama dengan perusahaan penempatan resmi. Ke depan, pemerintah berharap penempatan PMI tidak sekadar untuk bekerja di luar negeri, tetapi juga menjadi solusi peningkatan kompetensi dan kesejahteraan masyarakat.

“Tujuannya bukan sekadar pergi ke luar negeri, tetapi menyediakan alternatif peluang kerja dengan jaminan perlindungan dan kompetensi yang memadai,” pungkasnya.

Rekomendasi dan Langkah Kebijakan

Pemerintah Jawa Timur juga menyarankan adanya pengawasan lebih ketat terhadap aktivitas pemberangkatan PMI ilegal, terutama di daerah-daerah yang memiliki tingkat risiko tinggi. Selain itu, diperlukan sosialisasi yang lebih luas kepada masyarakat tentang pentingnya mengikuti prosedur resmi dalam melakukan pemberangkatan.

Dengan demikian, diharapkan PMI dapat mendapatkan perlindungan hukum, keterampilan yang memadai, serta kesempatan kerja yang lebih baik di luar negeri.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Plt. Bupati Sidoarjo Sidak Rumah Pompa di Tanggulangin Siaga Menghadapi Musim Hujan

    Plt. Bupati Sidoarjo Sidak Rumah Pompa di Tanggulangin Siaga Menghadapi Musim Hujan

    • calendar_month Selasa, 3 Sep 2024
    • account_circle Adis
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Diagramkota.com –  Plt Bupati Sidoarjo, H. Subandi, S.H, M.Kn., melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah rumah pompa di Kecamatan Tanggulangin, Selasa (3/9).     Subandi memastikan kesiapan rumah pompa dalam menghadapi musim hujan yang akan datang. Sidak ini sebagai bagian dari upaya kesiap-siagaan pemerintah daerah dalam mengendalikan potensi banjir.     Selama sidak, Plt. Bupati Subandi […]

  • Persaingan Sengit di PFL 2 2026, Great Grace Surabaya Siap Tampil Maksimal

    Persaingan Sengit di PFL 2 2026, Great Grace Surabaya Siap Tampil Maksimal

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 86
    • 0Komentar

    MDINETWORK – Pro Futsal League (PFL) 2 2026 akan menjadi ajang yang sangat dinantikan oleh para penggemar futsal di Indonesia. Dengan delapan tim yang berpartisipasi, kompetisi ini dipastikan akan berlangsung sangat ketat. Salah satu peserta yang menarik perhatian adalah Great Grace Surabaya, yang memiliki strategi dan komposisi pemain yang cukup menjanjikan. Kompetisi Berpotensi Menyulitkan Semua Tim […]

  • Terus Bergerak Perkuat KTA-Nisasi , PDIP Surabaya Gaet Aktivis Lingkungan Hidup

    Terus Bergerak Perkuat KTA-Nisasi , PDIP Surabaya Gaet Aktivis Lingkungan Hidup

    • calendar_month Jumat, 18 Apr 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 259
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya terus Perkuat KTA-Nisasi untuk memperluas keanggotaan Partai melalui program pengurusan KTA Elektronik di Website MSP “Mengobarkan Semangat Perjuangan” DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya. Pada Hari Jumat (18/4/2025) Malam Kantor DPC PDIP di Jalan Setail No 8 didatangi sejumlah warga untuk mengurus Kartu Tanda Anggota dan bergabung dalam partai […]

  • Humas Polda Jatim Raih Peringkat 1 Nominasi Keaktifan Video Polri Zona A

    Humas Polda Jatim Raih Peringkat 1 Nominasi Keaktifan Video Polri Zona A

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 202
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Bidang Humas Polda Jawa Timur kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-74 Humas Polri, Divisi Humas Polri memberikan berbagai penghargaan bagi satuan kerja terbaik, salah satunya, Humas Polda Jatim yang berhasil meraih peringkat 1 dalam nominasi Keaktifan Video Polri Zona A. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kadiv […]

  • Ramai Motor Brebet di Jatim, Pakar UGM Yakin Bukan Disebabkan Pertalite Dicampur Etanol

    Ramai Motor Brebet di Jatim, Pakar UGM Yakin Bukan Disebabkan Pertalite Dicampur Etanol

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 224
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Pakar ekonomi energi Universitas Gadjah Mada (UGM) Fahmy Radhi menilai, penyebab motor brebet yang belakangan ramai terjadi bukan karena pencampuran etanol 10 persen (E10) pada bahan bakar. Menurutnya, sejauh ini BBM jenis Pertalite tidak menggunakan campuran etanol. “Saya rasa nggak benar ya. Jadi yang sekarang ini itu menggunakan E5 sebenarnya bukan Pertalite, tapi […]

  • Dukungan Transparansi Pemerintahan Desa, TNI Kawal Musyawarah APBDes

    Dukungan Transparansi Pemerintahan Desa, TNI Kawal Musyawarah APBDes

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 131
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kehadiran TNI di tengah masyarakat desa kembali terlihat dalam upaya mendukung tata kelola pemerintahan yang transparan dan partisipatif. Melalui peran Bintara Pembina Desa (Babinsa) sebagai aparat teritorial, TNI terus menunjukkan komitmennya dalam mengawal berbagai program kerja desa binaan di wilayah satuan Koramil. Keterlibatan ini menjadi bagian penting dari sinergi antara unsur pertahanan negara […]

expand_less