Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUKRIM » KUHAP dan KUHP Baru: Mekanisme Baru dalam Potensi Risiko yang Harus Diperhatikan

KUHAP dan KUHP Baru: Mekanisme Baru dalam Potensi Risiko yang Harus Diperhatikan

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Peraturan hukum baru yang diterapkan di Indonesia, khususnya Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), membawa perubahan mendasar dalam sistem peradilan pidana. Dua konsep utama yang menjadi fokus perhatian adalah restorative justice (keadilan restoratif) dan plea bargaining (pengakuan bersalah). Meski kedua mekanisme ini dirancang untuk mempercepat proses peradilan dan mengurangi beban perkara, para ahli seperti Mahfud MD menyoroti risiko potensial jika tidak dikelola dengan hati-hati.

Pengertian dan Tujuan Restorative Justice

Restorative justice adalah pendekatan penyelesaian tindak pidana melalui perdamaian, tanpa harus selalu berujung pada persidangan di pengadilan. Proses ini bisa dilakukan di berbagai tingkat, mulai dari kepolisian hingga kejaksaan. Tujuannya adalah menciptakan solusi yang lebih manusiawi, dengan mempertimbangkan kebutuhan korban dan pelaku. Namun, karena tidak melalui proses persidangan konvensional, restorative justice memerlukan pengawasan ketat agar tidak disalahgunakan.

Konsep Plea Bargaining dan Prosesnya

Plea bargaining atau pengakuan bersalah adalah mekanisme penyelesaian perkara pidana melalui pengakuan kesalahan oleh tersangka atau terdakwa. Dalam praktiknya, terdakwa dapat mengakui kesalahannya di hadapan hakim atau tersangka mengaku bersalah kepada jaksa, kemudian menyepakati bentuk serta besaran hukuman. Proses ini disahkan oleh hakim dan memiliki tujuan untuk mempercepat proses peradilan.

Menurut Mahfud MD, plea bargaining sejatinya dirancang untuk mempercepat proses peradilan dan mengurangi penumpukan perkara. Namun, tanpa integritas aparat penegak hukum, potensi penyalahgunaan tetap terbuka. Ia menegaskan bahwa jual-beli perkara bisa terjadi jika mekanisme ini tidak dijalankan secara transparan dan akuntabel.

Syarat dan Proses Pengakuan Bersalah

Dalam KUHAP Nomor 20 Tahun 2025, konsep plea bargaining dipadankan dengan istilah pengakuan bersalah, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 angka 16. Pengakuan bersalah dimaknai sebagai mekanisme hukum yang memungkinkan terdakwa mengakui kesalahannya dan bersikap kooperatif dalam proses pemeriksaan, termasuk menyerahkan alat bukti, dengan imbalan berupa keringanan hukuman.

Beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk pengakuan bersalah antara lain:
– Pelaku baru pertama kali melakukan tindak pidana.
– Tindak pidana yang dilakukan diancam pidana penjara paling lama 5 tahun atau pidana denda paling banyak kategori V.
– Terdakwa bersedia membayar ganti rugi atau restitusi.

Selain itu, penuntut umum wajib menanyakan kepada terdakwa—yang harus didampingi kuasa hukum—apakah mengakui perbuatannya atau tidak. Jika mengaku bersalah, pengakuan tersebut dituangkan dalam berita acara dan diajukan dalam sidang khusus sebelum pemeriksaan pokok perkara dimulai.

Keringanan Hukuman dalam Plea Bargaining

Plea bargaining tidak hanya mempercepat proses persidangan, tetapi juga berdampak langsung pada besaran pidana yang dapat dijatuhkan hakim. Hal ini diatur dalam Pasal 234 KUHAP 2025. Ayat (1) menyebutkan, apabila terdakwa mengakui seluruh perbuatan yang didakwakan dan ancaman pidananya tidak lebih dari 7 tahun penjara, perkara dapat diperiksa melalui acara pemeriksaan singkat.

Pasal 234 ayat (5) secara tegas membatasi pidana yang dapat dijatuhkan hakim. Hukuman tidak boleh melebihi dua pertiga dari ancaman pidana maksimal yang diatur dalam pasal yang didakwakan. Pembatasan ini dimaksudkan sebagai insentif bagi terdakwa yang secara jujur, sukarela, dan kooperatif mengakui kesalahannya, sekaligus menjaga proporsionalitas pidana.

Pentingnya Integritas Aparat Penegak Hukum

Meskipun mekanisme baru ini memiliki potensi besar untuk meningkatkan efisiensi sistem peradilan, Mahfud MD menekankan pentingnya integritas dan keterbukaan dari aparat penegak hukum. Tanpa pengawasan yang ketat, risiko jual-beli perkara tetap terbuka. Ia menegaskan bahwa masalah hukum adalah masalah negara, sehingga perlu dijaga agar tidak disalahgunakan.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Divhumas Polri Gelar FGD Kontra Radikal: “Terorisme adalah Musuh Kita Bersama” di Polrestabes Makassar

    Divhumas Polri Gelar FGD Kontra Radikal: “Terorisme adalah Musuh Kita Bersama” di Polrestabes Makassar

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 248
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam upaya memperkuat ketahanan masyarakat terhadap paham radikalisme dan terorisme, Divhumas Polri menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Terorisme adalah Musuh Kita Bersama”, Senin (26/5). Kegiatan ini menghadirkan berbagai elemen masyarakat mulai dari mahasiswa, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga tokoh pemuda. Kegiatan ini dibuka oleh Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. […]

  • Adam Alis, Persib Bandung ,Liga Champions Asia

    Performa Luar Biasa Adam Alis Persib Bandung di Liga Champions Asia

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 147
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Adam Alis, pemain lokal Persib Bandung, telah menunjukkan performa yang luar biasa dalam kompetisi Liga Champions Asia 2. Meski awalnya hanya direkrut sebagai pelapis, ia kini menjadi salah satu pemain paling berpengaruh di skuad Maung Bandung. Konsistensi dan kontribusi nyata yang ditunjukkannya membuat banyak penggemar sepak bola menganggapnya sebagai pembelian lokal terbaik musim ini. […]

  • Wisata Malam Ramadhan: Pasar Takjil dan Kuliner Legendaris

    Wisata Malam Ramadhan: Pasar Takjil dan Kuliner Legendaris

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 97
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Bulan Ramadhan adalah saat yang penuh berkah, dengan suasana yang menggugah semangat umat Muslim di seluruh dunia. Salah satu ciri khas Ramadhan adalah kegiatan berbuka puasa, yang sering kali dirayakan bersama keluarga dan teman. Pada malam hari, suasana menjadi semakin hidup terutama di pasar takjil, tempat di mana masyarakat berkumpul untuk menikmati aneka […]

  • Tips Tingkatkan Kemampuan di Misi Restoran Bawah Laut MLBB x Spongebob Agar Lebih Cepat Dapat Friendship Coin

    Tips Tingkatkan Kemampuan di Misi Restoran Bawah Laut MLBB x Spongebob Agar Lebih Cepat Dapat Friendship Coin

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 430
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kolaborasi Mobile Legends bersama SpongeBob SquarePants menghadirkan satu rangkaian event besar yang membuat pemain bisa mengumpulkan Friendship Coin untuk ditukarkan dengan skin eksklusif Cyclops x SpongeBob. Seluruh aktivitas dalam event ini mulai dari login, menyelesaikan misi, hingga bermain mini game Restoran Bawah Laut berfungsi untuk mengumpulkan token sebanyak mungkin sebelum masa klaim skin dibuka […]

  • Prediksi NBA: Pertandingan Timberwolves vs. Nuggets di Hari Natal

    Prediksi NBA: Pertandingan Timberwolves vs. Nuggets di Hari Natal

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 196
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pertandingan antara Minnesota Timberwolves dan Denver Nuggets menjadi salah satu laga utama pada hari Natal di NBA. Kedua tim akan bertemu dalam pertandingan yang dijadwalkan berlangsung pada pukul 10:30 malam waktu setempat. Denver, yang memiliki rekor terbaik ketiga di Wilayah Barat dengan 21 kemenangan dan 8 kekalahan, datang setelah kekalahan tipis 131-130 dari Dallas […]

  • Pencairan Bansos April 2026 Dipercepat, Inilah Jadwal dan Cara Mengeceknya

    Pencairan Bansos April 2026 Dipercepat, Inilah Jadwal dan Cara Mengeceknya

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 75
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Indonesia kembali mempercepat proses pencairan bantuan sosial (bansos) pada triwulan kedua tahun 2026. Hal ini dilakukan sebagai respons terhadap perbaikan data sosial dan ekonomi nasional yang terus diperbarui. Dengan peningkatan akurasi data, pemerintah berharap distribusi bansos dapat lebih cepat dan tepat sasaran. Proses Percepatan Pencairan Bansos Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, menjelaskan bahwa pencairan […]

expand_less