Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » LEGISLATIF » DPRD Surabaya mengatakan pendidikan bagi tukang parkir akan selesaikan hambatan parkir tanpa uang tunai

DPRD Surabaya mengatakan pendidikan bagi tukang parkir akan selesaikan hambatan parkir tanpa uang tunai

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
  • comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Penerapan sistem parkir nontunai di Kota Surabaya menjadi salah satu inisiatif penting yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam pengelolaan parkir. Namun, kebijakan ini tidak hanya sekadar tentang teknologi, tetapi juga melibatkan perubahan perilaku masyarakat, terutama para juru parkir (jukir) yang selama ini menjadi bagian dari sistem yang ada.

Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Eri Irawan, menekankan bahwa edukasi dan komunikasi persuasif menjadi kunci utama dalam menghadapi berbagai hambatan yang muncul akibat penerapan aturan baru tersebut. Menurutnya, meskipun ada tantangan, langkah-langkah yang dilakukan secara bertahap dapat membantu masyarakat memahami dan menerima sistem parkir nontunai dengan lebih baik.

“Masalah ini bukan hanya soal teknologi, tapi juga soal pembiasaan. Kita harus memberikan pemahaman kepada jukir agar mereka bisa bekerja sesuai aturan,” ujar Eri Irawan. Ia menambahkan bahwa dalam upaya mensukseskan program ini, tim gabungan akan melakukan patroli di berbagai rayon untuk memastikan bahwa proses penerapan berjalan lancar.

Penambahan Anggaran untuk Sistem Pengawasan

Salah satu langkah konkret yang dilakukan oleh Komisi C DPRD Surabaya adalah menyetujui penambahan anggaran untuk pemasangan 750 CCTV di ratusan titik parkir tepi jalan umum (TJU). Surabaya memiliki sekitar 1.500 titik parkir TJU, dan sebanyak 750 di antaranya akan dipasang kamera pengawas sebagai bagian dari upaya memperkuat pengawasan dan mencegah tindakan tidak wajar.

“Anggaran sudah kami setujui. Dengan adanya CCTV, kita bisa memantau aktivitas di area parkir secara real-time dan memastikan bahwa semua berjalan sesuai aturan,” jelas Eri. Ia menilai bahwa penggunaan teknologi ini akan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap sistem parkir nontunai dan mengurangi risiko korupsi atau kecurangan yang sering terjadi sebelumnya.

Manfaat Utama dari Sistem Parkir Nontunai

Eri Irawan menyebut dua manfaat utama dari penerapan sistem parkir nontunai. Pertama, Pemkot ingin memberikan pelayanan terbaik kepada warga, terutama dalam hal layanan parkir yang selama ini sering menimbulkan masalah seperti jukir liar dan kesulitan dalam pengelolaan uang.

Kedua, kebijakan ini juga bertujuan untuk menjaga kestabilan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan memastikan bahwa semua transaksi parkir dicatat secara digital dan tidak ada kebocoran pendapatan. “Ini menjadi landasan utama bagi DPRD Surabaya untuk mendukung penerapan parkir nontunai,” tambahnya.

Tantangan dan Solusi yang Diambil

Meski ada tantangan, Eri Irawan percaya bahwa dengan pendekatan yang tepat, masyarakat dan pelaku usaha akan mampu beradaptasi dengan sistem baru ini. Ia menekankan bahwa komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat sangat penting dalam proses adaptasi.

“Kita harus terus memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat agar mereka memahami manfaat dari sistem parkir nontunai. Dengan begitu, keberlanjutan dan keberhasilan program ini bisa tercapai,” ujarnya.

Penerapan sistem parkir nontunai di Surabaya merupakan langkah strategis yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan dan transparansi pengelolaan parkir. Meski ada tantangan, dengan pendekatan yang tepat, termasuk edukasi dan penggunaan teknologi, kebijakan ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan parkir yang lebih aman, efisien, dan adil bagi semua pihak.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gerakan Non-Blok Desak Akhiri Konflik DPRD dan Bupati Sidoarjo: “Rakyat Butuh Data, Bukan Drama”

    Gerakan Non-Blok Desak Akhiri Konflik DPRD dan Bupati Sidoarjo: “Rakyat Butuh Data, Bukan Drama”

    • calendar_month Kam, 31 Jul 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 162
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM– Puluhan aktivis senior yang tergabung dalam Gerakan Non-Blok menyuarakan kegelisahan atas konflik politik berkepanjangan antara DPRD dan Bupati Sidoarjo terkait penolakan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) APBD 2024. Mereka mendesak agar ego politik dikesampingkan demi kepentingan masyarakat.   “Besok hari terakhir. Kalau bisa ya diterima. Kalau tidak, minimal duduk bersama mencari jalan tengah,” tegas Kasmuin, […]

  • Fakta Baru Gunung Padang: Batu Raksasa Dibawa dari Jauh

    Fakta Baru Gunung Padang: Batu Raksasa Dibawa dari Jauh

    • calendar_month Rab, 8 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 174
    • 0Komentar

      Penemuan Baru di Situs Gunung Padang Mengungkap Potensi Batuan Kolom DIAGRAMKOTA.COM – Tim kajian dan pemugaran Situs Gunung Padang telah menemukan fakta baru terkait keberadaan batuan berkolom atau columnar joint di sejumlah titik yang berada tidak jauh dari area inti situs megalitikum tersebut. Temuan ini menjadi salah satu bukti penting dalam memahami asal usul dan […]

  • cabai Perubahan Harga Pangan di Jawa Timur

    Perubahan Harga Pangan di Jawa Timur pada 7 November 2025

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 151
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Harga beberapa komoditas pangan di Jawa Timur mengalami perubahan pada hari Jumat, 7 November 2025. Data yang dirilis oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas) menunjukkan bahwa dari 25 komoditas yang dipantau, sebanyak 10 mengalami kenaikan harga, sedangkan 13 lainnya mengalami penurunan. Komoditas yang Mengalami Kenaikan Harga Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga antara lain bawang […]

  • Menanti Pernyataan Nadiem Makarim tentang Korupsi Chromebook di Ruang Sidang

    Menanti Pernyataan Nadiem Makarim tentang Korupsi Chromebook di Ruang Sidang

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 103
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Penyelidikan terkait kasus korupsi chromebook yang diduga melibatkanNadiem Makarimterus berlangsung di Kejaksaan Agung (Kejagung). Baru-baru ini, Kejagung menyerahkan tersangka dan barang bukti (tahap II) ke Kejari Jakarta Pusat. Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung RI, Anang Supriatna menyampaikan bahwa salah satu dari empat tersangka yang diserahkan adalah mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan serta […]

  • Polrestabes Surabaya Jadi Inspirasi Polda Aceh dan Papua dalam Pelayanan Publik

    Polrestabes Surabaya Jadi Inspirasi Polda Aceh dan Papua dalam Pelayanan Publik

    • calendar_month Jum, 30 Agu 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 247
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polda Aceh dan Polda Papua mengadakan kunjungan studi banding terkait zona integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) serta untuk meningkatkan kualitas pelayanan di Polrestabes Surabaya, pada Kamis, 29 Agustus 2024. Rombongan dari Polda Aceh dan Polda Papua ini diterima langsung oleh Kepala Bagian Perencanaan Polrestabes Surabaya, AKBP […]

  • Polda Jatim Berikan Trauma Healing untuk Anak – anak di Pengungsian Dampak Erupsi Gunung Semeru

    Polda Jatim Berikan Trauma Healing untuk Anak – anak di Pengungsian Dampak Erupsi Gunung Semeru

    • calendar_month Ming, 23 Nov 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 71
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Polda Jawa Timur bersama Polres Lumajang menggelar kegiatan trauma healing bagi anak-anak pengungsi terdampak erupsi Gunung Semeru di sejumlah titik pengungsian di Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Minggu (23/11/2025). Kegiatan ini dilakukan untuk membantu memulihkan kondisi psikologis anak-anak yang harus meninggalkan rumah akibat meningkatnya aktivitas vulkanik Gunung Semeru. Seperti halnya Puluhan anak – anak […]

expand_less