Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » LEGISLATIF » Aset Rp50 Triliun Menganggur, PAD Bocor Rp1 Triliun: Alarm Keras DPRD Surabaya untuk Fiskal Pemkot

Aset Rp50 Triliun Menganggur, PAD Bocor Rp1 Triliun: Alarm Keras DPRD Surabaya untuk Fiskal Pemkot

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COMDPRD Surabaya akhirnya membunyikan alarm keras atas carut-marut pengelolaan aset daerah bernilai puluhan triliun rupiah. Dalam rapat paripurna penyampaian pandangan akhir fraksi terhadap Perubahan Pertama Perda Nomor 1 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah, Juru Bicara Fraksi Demokrat–PPP–NasDem, Imam Syafi’i, menyebut potensi aset Pemkot Surabaya belum dikelola secara serius dan justru menjadi beban fiskal.

Menurut Imam, perubahan regulasi ini sejatinya diarahkan untuk membenahi tata kelola aset daerah—mulai dari penatausahaan, pengamanan, pemeliharaan, hingga pemanfaatan—agar benar-benar berdampak pada peningkatan pelayanan publik dan kesejahteraan warga.

“Tujuan perubahan Perda ini jelas, agar pengelolaan aset daerah dilakukan secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Bukan sekadar dicatat, tapi dimanfaatkan untuk kepentingan publik dan mendongkrak PAD,” tegas Imam.

1.000 Persil Dikelola Pihak Lain, 598 Lahan Mangkrak

Fakta paling mencolok terungkap dari data Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Surabaya. Imam mengungkapkan, lebih dari 1.000 persil aset daerah saat ini dikelola oleh pihak lain, sementara 598 lokasi tanah aset Pemkot Surabaya belum dimanfaatkan sama sekali.

Aset-aset tersebut tersebar di 31 kecamatan, namun kontribusinya terhadap pendapatan daerah justru sangat minim.

“Tidak heran jika PAD dari pemanfaatan aset daerah hanya sekitar Rp120 miliar per tahun. Angka ini sangat tidak sebanding dengan nilai total aset yang jika divaluasi mencapai Rp50 triliun,” ujarnya.

Bahkan, Imam menyebut valuasi terbaru aset daerah Surabaya diperkirakan telah menembus Rp55 triliun, meski DPRD memilih menggunakan angka konservatif Rp50 triliun sebagai dasar perhitungan.

PAD Meleset Rp1 Triliun, Pemkot Pilih Berutang

Kondisi pengelolaan aset yang tidak optimal disebut berkontribusi langsung pada melorotnya capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dalam beberapa bulan terakhir, target PAD selalu meleset dengan selisih yang signifikan.

Pada tahun anggaran 2025, realisasi PAD hanya mencapai Rp7,3 triliun, jauh di bawah target awal Rp8,79 triliun di APBD murni, bahkan setelah diturunkan menjadi Rp8,3 triliun.

“Melesetnya lebih dari Rp1 triliun. Ini bukan angka kecil,” kata Imam.

Ironisnya, di tengah kebocoran potensi PAD tersebut, Pemerintah Kota Surabaya justru memilih jalan pintas dengan menambah utang. Tahun 2025, Pemkot tercatat telah mencairkan pinjaman dari Bank Jatim dengan nilai sekitar Rp200 miliar, meski angka pastinya masih simpang siur.

“Kami akan minta data resmi di Badan Anggaran. Apakah Rp180 miliar atau Rp220 miliar. Tapi intinya, utang itu sudah cair,” tandasnya.

Tak berhenti di situ, Pemkot Surabaya bahkan dikabarkan berencana kembali menarik pinjaman lebih dari Rp1 triliun pada 2026, menyusul berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat sekitar Rp730 miliar.

DPRD Sindir Absennya Wali Kota

Dalam forum paripurna tersebut, Imam juga menyoroti ketidakhadiran Wali Kota Surabaya, yang dinilai mencerminkan lemahnya kepemimpinan dalam isu strategis pengelolaan aset daerah.

“Seharusnya sejak awal dijelaskan kenapa Wali Kota tidak hadir. Ini kami tandai,” ujarnya singkat namun sarat makna.

Teknologi Aset Dinilai Masih Ilusi

DPRD berharap perubahan Perda ini tidak berhenti pada teks regulasi, tetapi benar-benar mengakselerasi pembenahan sistem, termasuk pengembangan SIDASDA (Sistem Informasi Pengelolaan, Penggunaan, dan Pemanfaatan Aset Daerah) serta SIGASDA sebagai etalase digital aset daerah.

Sistem ini diharapkan memungkinkan publik mengakses data aset secara terbuka, sekaligus menjadi sarana promosi pemanfaatan aset kepada pihak ketiga.

Namun, Imam menyindir bahwa wacana tersebut selama ini hanya menjadi retorika pejabat di forum-forum formal.

“Semua itu sering hanya jadi ilusi yang disampaikan di seminar dan forum publik, sekadar untuk menyenangkan publik. Dengan Raperda ini, kami ingin semuanya benar-benar diwujudkan,” tegasnya.

Alarm DPRD Surabaya untuk Fiskal Pemkot

DPRD menegaskan, jika aset daerah dikelola secara sungguh-sungguh dan profesional, Pemkot Surabaya tidak perlu bergantung pada utang untuk membiayai program strategis. Optimalisasi aset dinilai sebagai kunci menjaga kesehatan fiskal kota.

Perubahan Perda Pengelolaan Barang Milik Daerah kini menjadi uji keseriusan Pemkot Surabaya: apakah aset triliunan rupiah akan terus dibiarkan menganggur, atau akhirnya benar-benar diubah menjadi mesin kesejahteraan warga. Tidak salah larm keras! [@]

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bintang Voli Korea Selatan Bicara Peluang Pengganti Megawati Di Red Sparks

    Bintang Voli Korea Selatan Bicara Peluang Pengganti Megawati Di Red Sparks

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 85
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Legenda voli putri Korea Selatan, Kim Yeon-koung, merespons dengan hangat terhadap pemain baru dari tim Daejeon JungKwanJang Red Sparks. Atlet voli dari Mongolia, Enkhsoyol Jamiyanpurev, menjadi pemain baru bagi JungKwanJang Red Sparks guna memenuhi kuota pemain Asia. Enkhsoyol Jamiyanpurev diangkat untuk menggantikan outside hitter kuota Asia, Wipawee Srithong, dalam skuad Red Force. Srithong, […]

  • Korlantas Hentikan Sementara Penggunaan Sirene Rotator, Pengawalan Tetap Berjalan

    Korlantas Hentikan Sementara Penggunaan Sirene Rotator, Pengawalan Tetap Berjalan

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 175
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menegaskan pihaknya melakukan pembekuan sementara penggunaan sirene dan rotator di jalan raya. Meski demikian, pengawalan terhadap kendaraan pejabat tertentu tetap dilaksanakan, namun penggunaan sirene dan strobo tidak lagi menjadi prioritas. “Kami menghentikan sementara penggunaan suara-suara itu, sembari dievaluasi secara menyeluruh. Pengawalan tetap bisa […]

  • Hindari Risiko Buruk, Eks Presiden Prancis Dijaga Polisi Selama 5 Tahun di Rutan

    Hindari Risiko Buruk, Eks Presiden Prancis Dijaga Polisi Selama 5 Tahun di Rutan

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Nicolas Sarkozy Akan Dijaga Dua Petugas Kepolisian Selama Hukuman Penjara DIAGRAMKOTA.COM – Mantan Presiden Prancis Nicolas Sarkozy akan dijaga oleh dua petugas kepolisian selama menjalani hukuman penjara lima tahun di Penjara La Sante, Paris. Keputusan ini dibuat oleh Menteri Dalam Negeri Prancis, Laurent Nuñez, yang menyatakan bahwa pengamanan tersebut diperlukan untuk memastikan keselamatan mantan presiden yang […]

  • Pertarungan Komunikasi Publik Elite KDM vs Purbaya

    Pertarungan Komunikasi Publik Elite KDM vs Purbaya

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 186
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Komunikasi terbuka yang terjadi antara Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) dan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menjadi sorotan positif dari pakar komunikasi dan public speaker ternama, Helmy Yahya. Helmy menilai interaksi keduanya, terutama dalam mengklarifikasi isu dana daerah yang mengendap, adalah tontonan yang edukatif dan menunjukkan level akuntabilitas publik yang tinggi. […]

  • Memahami Penyakit yang Disebut “Superflu” dan Bagaimana Tingkat Bahayanya?

    Memahami Penyakit yang Disebut “Superflu” dan Bagaimana Tingkat Bahayanya?

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 62
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Penyakit yang disebut sebagai “superflu” belakangan ini menjadi perhatian masyarakat luas. Meski namanya terdengar menakutkan, ahli kesehatan menegaskan bahwa kondisi ini tidak lebih berbahaya dibandingkan influenza biasa. Istilah “superflu” sendiri bukanlah istilah medis resmi, melainkan istilah populer yang digunakan oleh masyarakat untuk menggambarkan penyebaran virus Influenza A strain H3N2 subclade K. Apa Itu Superflu? […]

  • Respon cepat Polres Tanjung Perak Amankan Diduga Pelaku Pencurian Dari Amukan Warga

    Respon cepat Polres Tanjung Perak Amankan Diduga Pelaku Pencurian Dari Amukan Warga

    • calendar_month Sabtu, 3 Agt 2024
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 194
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Seorang maling dipergoki warga membobol sebuah konter HP di Jalan Raya Greges Barat, Surabaya, Sabtu, (3/8/2024) dini hari. Warga yang geram langsung berkumpul dan menghajar pelaku hingga babak belur. Beruntung, Kanitreskrim Polsek Asemrowo bersama Kanit Samapta Polsek Asemrowo dibantu Unit Raimas Sat Samapta Polres Pelabuhan Tanjung Perak cepat menuju ke lokasi. Respon Cepat […]

expand_less