Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUKRIM » Sidang Nadiem Makarim Ditunda Akibat Kondisi Kesehatannya

Sidang Nadiem Makarim Ditunda Akibat Kondisi Kesehatannya

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Sidang perdana terkait kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) pada periode 2019-2022 mengalami penundaan. Keputusan ini diambil setelah majelis hakim mempertimbangkan kondisi kesehatan mantan Menteri Nadiem Anwar Makarim yang masih dalam perawatan medis.

Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta telah menetapkan bahwa sidang akan digelar kembali pada Selasa, 23 Desember 2025. Penundaan ini dilakukan untuk menunggu perkembangan kesehatan Nadiem yang saat ini masih dirawat di rumah sakit di wilayah Jakarta. Sebelumnya, Nadiem telah menjalani perawatan sejak tanggal 9 Desember 2025 di Rumah Sakit Abdi Waluyo.

Persidangan Terdakwa Lain Tetap Berjalan

Meskipun sidang Nadiem ditunda, pihak jaksa penuntut umum tetap melanjutkan agenda pembacaan dakwaan bagi tiga terdakwa lainnya. Ketiganya adalah Ibrahim Arief selaku konsultan teknologi; Sri Wahyuningsih, mantan Direktur Sekolah Dasar; dan Mulyatsyah, mantan Direktur Sekolah Menengah Pertama. Jaksa Roy Riyadi menyampaikan bahwa pihaknya sudah memanggil empat terdakwa, namun hanya tiga yang dapat hadir.

Dalam kesempatan tersebut, jaksa juga meminta agar pembacaan dakwaan bagi Nadiem bisa dilakukan pekan depan, baik secara langsung maupun melalui virtual. Permintaan ini didasarkan atas keterangan dokter yang menyatakan bahwa Nadiem tidak mampu menghadiri sidang hari ini karena kondisi kesehatannya.

Permintaan Penundaan dan Pengajuan Berkas Tambahan

Penasihat hukum Nadiem, Dodi S Abdulkadir dan Ari Yusuf Amir, juga memohon kepada majelis hakim untuk menunda pembacaan dakwaan serta memberikan penetapan pembantaran. Permintaan ini disertai dengan surat keterangan dari dokter yang mendukung keputusan penundaan. Selain itu, pihak Nadiem juga meminta kelengkapan berkas seperti daftar alat bukti dan laporan audit kerugian negara dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Majelis hakim Purwanto S Abdullah menyatakan bahwa pihaknya akan terlebih dahulu memantau perkembangan kondisi Nadiem sebelum menentukan kebijakan persidangan selanjutnya. Keputusan ini juga memperhitungkan aspek kemanusiaan mengingat kondisi kesehatan Nadiem yang belum pulih sepenuhnya.

Kasus Pengadaan Chromebook yang Menghebohkan

Dalam kasus ini, Nadiem diduga telah memerintahkan perubahan hasil kajian tim teknis yang awalnya tidak merekomendasikan penggunaan sistem operasi tertentu. Namun, kemudian kajian tersebut diubah sehingga merekomendasikan penggunaan sistem operasi Chrome, yang berujung pada pengadaan Chromebook. Pengadaan serupa pernah dilakukan pada tahun 2018, tetapi dinilai gagal. Pengadaan ulang pada tahun 2020-2022 dilakukan tanpa dasar teknis yang objektif.

Menurut Direktur Penuntutan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus, Riono Budisantoso, tindakan tersebut tidak hanya mengarahkan proses pengadaan ke produk tertentu, tetapi juga menguntungkan berbagai pihak. Kerugian negara yang dihitung mencapai lebih dari Rp 2,1 triliun, termasuk biaya mahal untuk Chromebook dan pengadaan Chrome Device Management yang tidak bermanfaat.

Status Tersangka Lain dalam Kasus Ini

Selain Nadiem, tersangka lain dalam kasus ini adalah Jurist Tan, mantan staf khusus Nadiem. Saat ini, Jurist Tan berstatus buron dan masih dalam daftar pencarian orang. Sebelumnya, ia diketahui meninggalkan Indonesia dan disebut-sebut berada di Australia. ***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peternakan Sapi di Desa Karangtanjung Candi Turut Topang Ketahanan Pangan

    Peternakan Sapi di Desa Karangtanjung Candi Turut Topang Ketahanan Pangan

    • calendar_month Sabtu, 7 Jun 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 278
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional pada Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan arahan Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing, Bhabinkamtibmas Desa Karangtanjung, Polsek Candi, Aiptu Akrom Rohman melaksanakan pengecekan dan pendampingan Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) dengan metode penggemukan sapi di Desa Karangtanjung, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (7/6/2025). Kegiatan berlangsung […]

  • Cuaca Ekstrem,

    Cuaca Ekstrem Berdampak pada Pertanian Jawa Timur, 3.000 Hektare Rusak

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 125
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pertanian di Jawa Timur menghadapi tantangan akibat cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah. Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jawa Timur mencatat sekitar 3.000 hektare lahan pertanian mengalami puso, yaitu kondisi tanaman yang gagal tumbuh atau mati karena pengaruh lingkungan. Meski demikian, dampak tersebut tidak mengganggu produksi padi tahun 2025 secara keseluruhan. Kepala Dinas Pertanian […]

  • Jika Ditugaskan Partai,Armuji Siap Jadi Ketua DPC PDI Perjuangan

    Jika Ditugaskan Partai,Armuji Siap Jadi Ketua DPC PDI Perjuangan

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 263
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Selain Eri Cahyadi dan Fuad Bernardi, nama Wakil Walikota Surabaya Armuji juga disebut-sebut berpotensi menjadi ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, menggantikan Adi Sutarwijono alias Awi. “Saya itu tidak pernah mencalonkan, karena saya ini petugas partai. Tetapi kalau sudah ditugasi di mana pun dan kapan saja, ya kita (sebagai kader) harus siap,” ucap […]

  • Komisi E DPRD Jatim: Wisuda Berbayar Harus Dihentikan!

    Komisi E DPRD Jatim: Wisuda Berbayar Harus Dihentikan!

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 314
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA – Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Puguh Wiji Pamungkas, menegaskan bahwa sekolah-sekolah yang tetap memungut biaya untuk pelaksanaan wisuda, meskipun telah ada larangan resmi, harus bertanggung jawab mengembalikan uang tersebut kepada wali murid.(30/04/25) Pernyataan itu disampaikan menyusul masih ditemukannya sekolah yang menyelenggarakan wisuda berbayar, padahal Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur telah mengeluarkan larangan guna […]

  • Kapolda Jatim Pastikan Pengamanan Optimal Selama Ramadan Hingga Arus Balik Lebaran

    Kapolda Jatim Pastikan Pengamanan Optimal Selama Ramadan Hingga Arus Balik Lebaran

    • calendar_month Senin, 31 Mar 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 379
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto, memastikan kesiapan pengamanan selama bulan Ramadan hingga arus balik Lebaran. Didampingi oleh Pangdam, Forkopimda Kabupaten Sidoarjo, serta jajaran TNI dan Polri, Kapolda meninjau langsung kondisi di lapangan pada malam takbiran, Minggu (30/03/2025), di Terminal Purabaya, Sidoarjo. “Kita sudah merencanakan pengamanan ini secara menyeluruh, mulai dari arus […]

  • Otakmu Sedang Dimanipulasi! Fakta Gelap Psikologi di Balik Kebiasaan Scroll Media Sosial yang Tak Pernah Berhenti

    Otakmu Sedang Dimanipulasi! Fakta Gelap Psikologi di Balik Kebiasaan Scroll Media Sosial yang Tak Pernah Berhenti

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 276
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Setiap kali membuka ponsel tanpa alasan jelas, banyak orang mengira mereka sekadar iseng atau bosan. Padahal, di balik kebiasaan itu, terdapat mekanisme psikologis kompleks yang bekerja secara halus di dalam otak manusia. Media sosial tidak hanya memengaruhi cara kita berinteraksi, tetapi juga membentuk cara kita berpikir, merasakan, bahkan menilai diri sendiri. Akibatnya, otak […]

expand_less