Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » FORUM OPINI » Rp1,5 Triliun Surabaya dan Utang yang Tak Terucap: Saat “Pembiayaan Alternatif” Jadi Bahasa Baru Fiskal Kota

Rp1,5 Triliun Surabaya dan Utang yang Tak Terucap: Saat “Pembiayaan Alternatif” Jadi Bahasa Baru Fiskal Kota

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Namun di balik permainan kata yang halus itu, esensinya tetap sama: ada kewajiban finansial yang harus dikembalikan.

Kalau utang diganti nama jadi pembiayaan alternatif, ya tetap aja cicilannya minta dibayar. Yang berubah cuma nadanya, bukan isinya.

Bahasa yang Dipoles, Realitas yang Sama

Secara teknis, pembiayaan alternatif memang diatur dalam kerangka pengelolaan keuangan daerah dan bisa mencakup pinjaman ke lembaga keuangan, penerbitan obligasi daerah, hingga skema multi-years financing. Tapi, tidak peduli seberapa “alternatif” istilahnya — uang itu tetap pinjaman.

Kata orang, ganti istilah biar nggak serem. Tapi kalau tagihan datang, nggak ada yang bisa diganti selain muka pucet bendahara.

Framing Fiskal: Strategi Komunikasi atau Penghalusan Realitas?

Penggunaan istilah baru ini bisa dibaca dari dua sisi:

  • Strategi Komunikasi Fiskal — Pemerintah mungkin ingin menampilkan wajah progresif dan modern, agar kebijakan terdengar inovatif, tidak menakutkan, dan lebih mudah diterima publik. “Utang” terdengar negatif, sedangkan “pembiayaan alternatif” terasa visioner.
  • Penghalusan Bahasa — Di sisi lain, pergantian diksi ini bisa juga menjadi bentuk eufemisme fiskal—upaya mengaburkan realitas keuangan daerah agar kebijakan tampak aman tanpa perlu mengakui risiko utang.

Kadang bukan rakyatnya yang nggak paham ekonomi, tapi ekonominya yang disembunyikan di balik kata-kata.

Transparansi: Jangan Tersandera oleh Bahasa

Transparansi publik tidak boleh berhenti di level narasi. Masyarakat berhak tahu seberapa besar komitmen fiskal yang telah dan akan diambil pemerintah, baik disebut utang, pinjaman, atau pembiayaan alternatif.

Kalau semua serba ‘alternatif’, jangan-jangan transparansi juga ikut alternatif: ada tapi tak terlihat

Bahasa adalah alat kekuasaan. Begitu kata “utang” dihapus dari percakapan publik, tanggung jawab fiskal pun terasa menjauh.

Politikus pinter bukan yang ngerti ekonomi, tapi yang bisa bikin utang kedengeran kayak investasi masa depan

Belajar dari Negara Lain

Singapura: Transparansi Maksimal

  • Semua kontrak pemerintah dipublikasikan online.
  • Ada dashboard real-time untuk menampilkan progres proyek.
  • Audit independen wajib untuk proyek bernilai besar.

Di sana rakyat bisa lihat proyeknya dari layar HP. Di sini, kadang mau lihat dokumen aja, harus bawa surat cinta dan restu pejabat.

Korea Selatan: Partisipasi Publik yang Aktif

  • Warga bisa memberi masukan sejak tahap perencanaan proyek.
  • Tersedia platform digital untuk monitoring dan komplain.
  • Ada reward bagi whistleblower.

Mereka buka data, kita buka dada. Bedanya: mereka diaudit, kita cuma ngelus dada.

Surabaya dan Utang

Pada akhirnya, tak ada yang salah dengan mengambil pinjaman atau menerapkan multi-years financing—selama dilakukan transparan, terukur, dan akuntabel. Yang berbahaya adalah ketika kebijakan fiskal dibungkus kata-kata manis sehingga publik tak lagi paham apa yang sedang dikorbankan.

Utang itu kayak mantan, bro. Sekalipun udah diganti nama, bayangannya tetap nempel di tiap anggaran.

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengelolaan Sampah, Jawa Timur, PSEL

    Pengolahan Sampah Menjadi Bahan Bakar Alternatif di Kabupaten Malang

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 232
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kabupaten Malang kini tengah melakukan inovasi besar dalam pengelolaan sampah. Dengan menerapkan teknologi terbaru, pemerintah setempat berupaya mengurangi dampak lingkungan akibat penumpukan sampah. Salah satu proyek yang sedang dijalankan adalah pengolahan sampah menjadi Refuse Derived Fuel (RDF), sebuah bahan bakar alternatif yang dapat digunakan sebagai pengganti batu bara. Proses Pengolahan Sampah Proses pengolahan sampah […]

  • Kopdes Merah Putih Dayu

    Kopdes Merah Putih Dayu Resmi Dibangun, Boby Wijono: Pengurus Harus Pahami Prinsip Koperasi

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 204
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ketua Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) Boby Wijono menegaskan bahwa pembangunan gerai koperasi bukan sekadar proyek fisik, melainkan momentum untuk mengembalikan marwah koperasi sebagai wadah pemberdayaan bersama. Hal itu disampaikan Boby saat peletakan batu pertama pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih di Desa Dayu, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, Rabu (3/12/2025). Dalam […]

  • Dua Atlet Taekwondo Indonesia Persembahkan Medali Emas di ASEAN University Games 2024

    Dua Atlet Taekwondo Indonesia Persembahkan Medali Emas di ASEAN University Games 2024

    • calendar_month Jumat, 5 Jul 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 453
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Prestasi gemilang kembali diraih oleh kontingen Indonesia di 21st ASEAN University Games 2024. Dua atlet taekwondo berhasil mempersembahkan medali emas, memperkuat posisi Indonesia di puncak klasemen sementara. Muhammad Bastam, atlet taekwondo putra, tampil luar biasa di kelas -63kg. Bertanding di Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur, Bastam menunjukkan dominasi dengan mengalahkan Sritimongkol Napat dari […]

  • Hendak Balap Liar, Puluhan Sepeda Motor Dikandangkan di Mako Polresta Surakarta

    Hendak Balap Liar, Puluhan Sepeda Motor Dikandangkan di Mako Polresta Surakarta

    • calendar_month Sabtu, 17 Agt 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 250
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sekitar 20 unit sepeda motor diamankan oleh Tim Sparta Sat Samapta Polresta Surakarta lantaran menggunakan knalpot dan sinyalir akan melakukan balap liar, Kamis (15/8/2024) dini hari sekira pukul 03.00 WIB. Selain dijatuhi surat tilang, bagi pemilik diminta mengembalikan knalpot motor sesuai standar dan motornya sementara dikandangkan di Mako Sat Lantas Polresta Surakarta. Pengamanan […]

  • Proyek Rumah Pompa Klaim 90 Persen, Denda Kontraktor Jadi Penutup Keterlambatan

    Proyek Rumah Pompa Klaim 90 Persen, Denda Kontraktor Jadi Penutup Keterlambatan

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle Shinta ms
    • visibility 167
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengklaim progres proyek saluran dan rumah pompa telah mencapai 90 persen. Namun di balik angka optimistis tersebut, fakta keterlambatan pengerjaan di sejumlah titik justru memunculkan tanda tanya soal perencanaan, pengawasan, dan tanggung jawab kontraktor sejak awal proyek berjalan. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengakui proyek ini tidak berjalan sesuai […]

  • Bank Jatim Prediksi Pertumbuhan Kredit di Jawa Timur Masih Stabil

    Bank Jatim Prediksi Pertumbuhan Kredit di Jawa Timur Masih Stabil

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 111
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Bank Jatim, salah satu bank daerah terkemuka di Jawa Timur, mengungkapkan bahwa pertumbuhan kredit di wilayah tersebut masih memiliki prospek yang baik meskipun menghadapi tantangan dari ketidakpastian geopolitik global. Hal ini disampaikan oleh RM Wahyukusumo, Direktur Keuangan, Treasury & Global Services Bank Jatim, dalam sebuah acara di Hotel Discovery SCBD Jakarta. Wahyukusumo menjelaskan bahwa […]

expand_less