Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » Bancakan 130 Miliar di Bandung Barat: Pejabat Diduga Terlibat, KPK Periksa Tangan

Bancakan 130 Miliar di Bandung Barat: Pejabat Diduga Terlibat, KPK Periksa Tangan

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Penolakan Masyarakat terhadap Bancakan Anggaran di Bandung Barat

DIAGRAMKOTA.COM – Di Kabupaten Bandung Barat (KBB), penolakan masyarakat terhadap praktik bancakan anggaran semakin meningkat. Namun, tampaknya tindakan yang dilakukan oleh para elite birokrat setempat tidak menunjukkan kepedulian terhadap keluhan publik dan lembaga antikorupsi. Justru, muncul indikasi kuat adanya manuver politik dan birokrasi yang terstruktur antara Sekretaris Daerah (AZ), seorang politisi berpengaruh dengan inisial DAM, serta asisten pribadi bupati berinisial R.

Aktivis Antikorupsi Jawa Barat, Agus Satria, menyatakan bahwa situasi ini mencerminkan degradasi moral pemerintahan daerah yang sangat parah. Menurutnya, alih-alih memperbaiki tata kelola keuangan, para pejabat justru diduga melanjutkan skenario bagi-bagi kue kekuasaan. Bahkan, ada kabar yang mengatakan bahwa mereka berlindung di balik oknum aparat penegak hukum (APH) dan jaringan pengusaha besar yang menjamin kasus bancakan senilai Rp130 miliar ini tidak akan dilanjutkan.

Skema “Anggaran Siluman” dan Permainan DPA

Agus menjelaskan bahwa indikasi paling mencolok adalah munculnya anggaran siluman dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA). Anggaran tersebut tidak pernah dibahas dalam forum resmi DPRD maupun disetujui oleh Gubernur Jawa Barat. Namun, secara misterius, pos baru itu muncul saat DPA dicetak.

“Ini bukan sekadar pelanggaran administratif, tapi penipuan terhadap Gubernur dan rakyat. Mereka bermain dua kaki—saat pengesahan tampil suci, tapi setelah disahkan langsung disusupi kepentingan kelompok,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa saat publik berharap dana pokir yang dihapus dialihkan ke program sosial dan keagamaan, justru muncul proyek-proyek titipan bernilai miliaran rupiah. Lima Organisasi Perangkat Daerah (OPD) besar hasil rotasi pejabat malah menjadi ladang empuk untuk praktik korup.

Rotasi Jabatan Jadi Kedok Bersih-bersih Pejabat Non-Kooperatif

Agus mengungkapkan bahwa rotasi pejabat eselon dua di KBB bukan untuk penyegaran birokrasi, melainkan strategi menyingkirkan pejabat yang menolak ikut dalam permainan anggaran. PPK-PPK berintegritas disingkirkan, diganti dengan orang-orang baru yang tunduk pada skenario besar bancakan APBD.

“Padahal jelas, PLT kepala dinas tidak punya kewenangan mengangkat atau memberhentikan pejabat tanpa izin tertulis,” jelasnya.

Ia menegaskan pelanggaran ini bertentangan dengan Perpres 16/2018 Pasal 11, Permendagri 77/2020 Pasal 9, serta Surat Edaran BKN No.1/SE/2021. Namun Sekda, sebagai panglima administrasi tertinggi, justru membiarkan pelanggaran itu terjadi.

Inspektorat Bungkam, Bupati Dianggap Tak Berdaya

Agus menyoroti lemahnya pengawasan dari Inspektorat Daerah yang justru “mati suri.” Padahal lembaga itu seharusnya menjadi benteng pencegahan penyimpangan anggaran.

“Bupati seperti hanya menonton. Entah karena tidak mengerti, atau karena sudah kehilangan kendali atas birokrasi sendiri,” ujar Agus dengan nada prihatin.

Bahkan, beberapa proyek aspiratif kini mulai disisipkan di OPD strategis termasuk rumah sakit daerah. Polanya identik dengan praktik culas yang pernah menyeret nama Bandung Barat ke meja KPK beberapa tahun lalu.

Pengadaan Barang Jadi Ajang Bancakan

Agus membeberkan bahwa akibat dari praktik korupsi anggaran ini, banyak pengadaan barang tidak sesuai kebutuhan masyarakat. Di sektor kesehatan misalnya, alat-alat medis menumpuk di gudang karena hanya dijadikan proyek titipan.

“Cerita lama terulang. Pengadaan bukan karena kebutuhan pelayanan publik, tapi karena menjadi ladang proyek. Kepala dinas yang menolak praktik seperti ini malah diparkir dari jabatannya,” ungkap Agus.

Desakan Publik: KPK dan Kejati Harus Bertindak

Agus menegaskan, publik kini menuntut langkah tegas dari aparat penegak hukum. Jika praktik bancakan ini terus dibiarkan, maka Bandung Barat hanya tinggal menunggu waktu untuk kembali menjadi sasaran operasi tangkap tangan (OTT).

“Rakyat sudah jenuh. Pemerintahan daerah harus dikembalikan ke marwahnya: melayani rakyat, bukan memperkaya kelompok tertentu. KPK dan Kejati jangan diam, bongkar jaringan mafia anggaran di Bandung Barat!” tutup Agus.

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LPG 3 Kg

    Kebijakan Baru LPG 3 Kg Satu Harga Mulai Diterapkan di Jakarta

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 127
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah merancang kebijakan baru yang bertujuan untuk menstabilkan harga LPG 3 Kilogram (Kg) di seluruh Indonesia. Salah satu langkah awal dari kebijakan ini adalah uji coba penerapan satu harga di dua wilayah, yaitu Jakarta Selatan (Jaksel) dan Jakarta Timur (Jaktim). Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari strategi […]

  • Sinopsis Anime One Piece Episode 1152 Lengkap Link Nonton Streaming Subtitle Indonesia

    Sinopsis Anime One Piece Episode 1152 Lengkap Link Nonton Streaming Subtitle Indonesia

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 200
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Anime One Piece terus menjadi salah satu serial animasi paling populer di dunia, dengan penggemar setianya menantikan setiap episode baru. Pada minggu ini, para penggemar kembali disajikan dengan episode terbaru, yaitu episode 1152, yang menghadirkan kisah-kisah menarik dan dinamika yang tak terduga. Episode ini muncul setelah rilisan episode 1151 yang telah memperlihatkan berbagai peristiwa […]

  • Weton Jumat Legi ,Tradisi ,Karakteristik ,Masyarakat Jawa

    Weton Jumat Legi dalam Tradisi dan Karakteristik Masyarakat Jawa

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 152
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Weton Jumat Legi memiliki makna yang mendalam dalam tradisi masyarakat Jawa. Dalam sistem penanggalan Jawa, setiap hari memiliki perwujudan khusus yang mencerminkan sifat-sifat atau karakteristik tertentu. Hari Jumat Legi, khususnya, dikenal sebagai salah satu weton yang membawa energi unik. Berdasarkan perhitungan kalender Jawa, tanggal 13 Februari 2026 jatuh pada weton Jumat Legi dengan tanggal […]

  • DPRD Jatim Desak Gubernur Untuk Segera Ambil Langkah Tegas Kekosongan Jabatan Pemimpin BUMD

    DPRD Jatim Desak Gubernur Untuk Segera Ambil Langkah Tegas Kekosongan Jabatan Pemimpin BUMD

    • calendar_month Minggu, 18 Mei 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 249
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) strategis milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur tengah menghadapi kondisi serius yakni kosongnya jabatan Komisaris dan Direksi yang berlarut-larut hingga nyaris setahun. Hal ini menimpa empat BUMD besar, yakni PT BPR Jatim, PT Jatim Graha Utama (JGU), PT Panca Wira Usaha (PWU), dan PT Air Bersih Jatim. Kondisi […]

  • Tunjangan Rumah DPRD Jateng Dipangkas, Masih Dapat Rp 42 Juta Bulanan

    Tunjangan Rumah DPRD Jateng Dipangkas, Masih Dapat Rp 42 Juta Bulanan

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 291
    • 0Komentar

      Penurunan Tunjangan Rumah Anggota DPRD Jateng Mulai Oktober 2025 DIAGRAMKOTA.COM – Mulai bulan depan, besaran tunjangan rumah yang diterima oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) akan mengalami penurunan. Sebelumnya, anggota DPRD menerima sekitar Rp47 juta per bulan. Setelah dilakukan evaluasi terbaru, jumlah tersebut kini berkurang menjadi Rp42,6 juta per bulan. […]

  • Politisi Muda PDIP Launching Buku Berjudul Cak Ghoni Perjuangan Anak Pesisir

    Politisi Muda PDIP Launching Buku Berjudul Cak Ghoni Perjuangan Anak Pesisir

    • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 320
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sosok muda pesisir yang dikenal konsisten membela hak-hak masyarakat akar rumput, Abdul Ghoni Mukhlas Ni’am atau Cak Ghoni, resmi meluncurkan buku autobiografinya berjudul “Cak Ghoni, Perjuangan Anak Pesisir” dalam sebuah talkshow dan doa bersama, Kamis, 27 Juni 2025 di Gedung Auditorium Lantai 6 Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya. Mengusung tema “Menulis dari […]

expand_less