Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » Ricuh Demo Tolak Revisi UU TNI di Malang: Tenaga Medis dan Jurnalis Jadi Korban Kekerasan

Ricuh Demo Tolak Revisi UU TNI di Malang: Tenaga Medis dan Jurnalis Jadi Korban Kekerasan

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Senin, 24 Mar 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM –  Ricuh, Gelombang demo tolak revisi UU TNI kembali memanas di Kota Malang. Aksi yang berlangsung pada Minggu malam, 23 Maret 2025, berujung bentrokan antara demonstran dan aparat keamanan. Namun, yang menjadi sorotan utama adalah dugaan serangan terhadap tenaga medis dan jurnalis yang bertugas di lokasi, memicu gelombang kecaman di media sosial.

Sejumlah saksi mata demo tolak revisi UU TNI melaporkan bahwa aparat menyerang tenaga medis yang tengah memberikan pertolongan pertama kepada demonstran yang terluka. Bahkan, ada laporan bahwa aparat melakukan sweeping hingga ke dalam rumah sakit.

“Kami mendapat kabar dari kawan-kawan bahwa sampai detik ini polisi masih melakukan sweeping di berbagai lokasi di Kota Malang, termasuk rumah sakit tempat para korban dirawat dan kedai-kedai kopi yang mereka curigai sebagai tempat berkumpul,” ujar akun @tribunmelawan.

Selain tenaga medis, jurnalis yang meliput aksi demo tolak revisi UU TNI juga menjadi sasaran kekerasan, mulai dari intimidasi hingga pemukulan.

“Hari ini aku masih terselamatkan oleh kartu pers, tapi tidak dengan teman-temanku. Beberapa kawan dipukul dan dihajar di tempat. Bahkan, beberapa pers mahasiswa mendapat bogem mentah aparat meski sudah menunjukkan kartu pers,” ungkap @petanigabut.

Kericuhan di Malang dengan cepat menjadi perbincangan hangat di media sosial, terutama di platform X. Tagar seperti #TolakRUUTNI dan #Malang masuk dalam daftar trending topic, dipenuhi kecaman terhadap tindakan aparat.

“Malang bener-bener chaos. Jurnalis bahkan tenaga medis aja dihajar, dipukuli. Terus rakyat mana yang dilindungi?” tulis @Primroselie.

“Seharusnya dapat penanganan medis, malah diperlakukan kayak kriminal. Ini bukan cuma pelanggaran prosedur, tapi bukti bagaimana negara memperlakukan rakyatnya yang bersuara sebagai ancaman,” kata @toketriot.

Demo Tolak Revisi UU TNI di Malang Kesamaan Tragedi Kanjuruhan?

Banyak warganet juga menyoroti kesamaan peristiwa ini dengan tragedi Kanjuruhan.

“Polisi Malang emang punya DNA kebrutalan yang lebih gendeng ketimbang lainnya. Di Kanjuruhan, insting binatangnya bahkan dipakai untuk membantai satu keluarga,” tulis @berfirmanlah.

Situasi di Kota Malang masih tegang, dengan laporan bahwa aparat terus melakukan sweeping di berbagai titik. Demonstrasi ini menambah daftar panjang aksi protes yang berujung represif di Indonesia. ***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPP Hanura Lantik Kepengurusan DPD Jatim 2025-2030

    DPP Hanura Lantik Kepengurusan DPD Jatim 2025-2030

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Pelantikan Kepengurusan DPD Hanura Jatim Periode 2025–2030 DIAGRAMKOTA.COM – Pada malam hari Jumat, tanggal 12 September 2025, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura melaksanakan pelantikan kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Provinsi Jawa Timur (Jatim) periode 2025–2030 di Surabaya. Acara ini menjadi momen penting bagi partai dalam merancang strategi dan target yang akan diterapkan selama lima tahun […]

  • BNPB Perbarui Data Korban Ponpes Sidoarjo: 58 Orang Masih Hilang

    BNPB Perbarui Data Korban Ponpes Sidoarjo: 58 Orang Masih Hilang

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Update Terbaru Korban yang Masih Dicari Akibat Ambruknya Bangunan di Ponpes Al Khoziny DIASGRAMKOTA.COM – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah memberikan pembaruan terkait jumlah korban yang masih dicari akibat kejadian ambruknya bangunan di Ponpes Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur. Sebelumnya, diberitakan bahwa ada sebanyak 59 orang yang diduga masih terjebak di bawah reruntuhan. Namun kini […]

  • 10 Tanda Perilaku yang Mengungkap Latar Belakang Kelas Atas

    10 Tanda Perilaku yang Mengungkap Latar Belakang Kelas Atas

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 139
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Asal usul ekonomi seseorang sering kali meninggalkan dampak pada cara dan kebiasaan hidup mereka sehari-hari. Tanda-tanda ini bersifat halus dan tidak selalu terlihat dari merek pakaian mewah atau kemewahan yang mencolok. Seseorang dari kalangan atas cenderung memiliki kebiasaan yang berasal dari privilese mereka, meskipun berusaha keras untuk menyembunyikannya. Perilaku ini telah menjadi bagian dari […]

  • Tim Percepatan Reformasi Polri Serap Aspirasi dari Berbagai Ormas dan LSM

    Tim Percepatan Reformasi Polri Serap Aspirasi dari Berbagai Ormas dan LSM

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 66
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Tim Percepatan Reformasi Polri menggelar audiensi dan sesi penyampaian pendapat bersama sejumlah lembaga masyarakat sipil pada Selasa (25/11/2025) di Gedung Kementerian Sekretariat Negara, Gambir, Jakarta Pusat. Dalam doorstop usai pertemuan, Wakil Ketua Komite, Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, dan Ketua Komite, Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie, memaparkan poin-poin utama diskusi yang berlangsung sepanjang hari. […]

  • Polres Sumenep Ungkap Kasus Dugaan Penipuan Travel Umrah, Kerugian Capai Rp 2,1 Miliar

    Polres Sumenep Ungkap Kasus Dugaan Penipuan Travel Umrah, Kerugian Capai Rp 2,1 Miliar

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 250
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polres Sumenep Polda Jatim mengungkap kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana umrah yang melibatkan biro perjalanan. Tersangka berinisial AMB kini telah ditahan setelah diduga menipu 60 calon jemaah umrah Masjid Al-Falah dengan total kerugian dari para korban mencapai Rp 2,1 miliar. Kapolres Sumenep Akbp Rivanda.,S.I.K, menyatakan bahwa tersangka AMB diduga berpura-pura sebagai penyelenggara […]

  • Hanafi Tidak Hanya Diduga Bunuh Pegawai BPS Haltim, Kejari Minta Tambahan Pasal

    Hanafi Tidak Hanya Diduga Bunuh Pegawai BPS Haltim, Kejari Minta Tambahan Pasal

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Permintaan Kejari Halmahera Timur untuk Melengkapi Berkas Perkara Tersangka Penghilangan Nyawa DIAGRAMKOTA.COM – Kejaksaan Negeri (Kejari) Halmahera Timur, Maluku Utara, meminta penyidik Polres Halmahera Timur melengkapi berkas tambahan dalam perkara kasus penghilangan nyawa salah satu pegawai Badan Pusat Statistik (BPS) bernama Tiwi oleh tersangka Hanafi. Kepala Kejari Halmahera Timur, Satria Irawan, menjelaskan bahwa permintaan ini sesuai […]

expand_less