Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » FORUM OPINI » Kemenangan Pramono Anung – Rano Karno Sudah di Depan Mata 

Kemenangan Pramono Anung – Rano Karno Sudah di Depan Mata 

  • account_circle Arie Khauripan
  • calendar_month Senin, 4 Nov 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Saiful Huda Ems.

DIAGRAMKOTA.COM – Pelan namun pasti, dukungan perolehan suara untuk pasangan Cagub-Cawagub Jakarta Pramono Anung dan Rano Karno akan terus naik meninggalkan pasangan Ridwan Kamil (RK) dan Suswono, meskipun sebelumnya pasangan RK-Suswono ini selalu mendominasi perolehan suara hasil survei dari lembaga-lembaga survei yang terpercaya.

Mengapa hal itu bisa sampai terjadi? Ini karena pertama, situasi politik nasional sedikit mulai bergeser dari dominasi politik Presiden Jokowi menjadi bergeser ke Presiden Prabowo Subianto.

Bagi Koalisi KIM Plus yang semula menginginkan Jakarta dipimpin oleh RK, mulai berubah pikiran dengan tidak terlalu habis-habisan lagi mendukung RK.

Bagi KIM Plus, RK yang sangat ambisius merupakan ancaman nyata untuk suksesi Pilpres 2029. Bila RK menang, dikhawatirkan RK akan semakin populer dan berpotensi menjadi kontestan Capres terkuat di 2029.

Memperkuat RK itu sama dengan mau melemahkan Prabowo dan Gibran Rakabuming Raka. Selain itu, memperkuat RK berarti pula memperkuat Partai GOLKAR, dan memperkuat Partai GOLKAR berarti sama halnya akan melemahkan Partai GERINDRA, partainya Prabowo Subianto.

Karena itu, KIM Plus perlahan-lahan mundur secara teratur untuk tidak mau lagi mati-matian mendukung RK-Suswono. Malahan kalau bisa RK “dihabisi” saja di Jakarta, disaat Jawa Barat nantinya sudah akan dikuasai oleh Gubernur (sekarang masih Cagub) Dedi Mulyadi. Dengan strategi itu pula Partai GERINDRA berharap bisa naik lagi perolehan suaranya di PILEG 2029.

Kedua, situasi nasional saat ini juga sedikit mulai berubah. Prabowo Subianto yang awalnya sangat memerlukan dukungan dari Presiden Jokowi, sekarang sudah tidak terlalu Presiden Prabowo butuhkan lagi.

Terlalu dekat dengan Jokowi, bagi Presiden Prabowo malah hanya akan menimbulkan persoalan baru, karena di era Presiden Jokowi terlalu banyak proyek-proyek raksasa yang akan meninggalkan banyak masalah.

Skandal-skandal korupsi di masa Pemerintahan Jokowi satu persatu mulai terungkap, tinggal “gong” nya saja, Jokowi dan keluarganya satu persatu akan berurusan dengan hukum.

Bila Presiden Prabowo masih tetap “lengket” dengan Jokowi, Presiden Prabowo nantinya tidak hanya akan berurusan dengan hukum, melainkan pula berurusan dengan perlawanan rakyat.

Oleh karena itu, yang diperlukan oleh Presiden Prabowo saat ini adalah dukungan kuat dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Dukungan dari PDIP selain diperlukan untuk terwujudnya persatuan dan kedamaian nasional, juga untuk mendongkrak partisipasi rakyat dalam setiap kebijakan yang telah diputuskan oleh Presiden Prabowo.

Bicara tentang dukungan dari PDIP tidak akan terlepas dari figur atau sosok Ketua Umumnya, yakni Ibu Megawati Soekarnoputri. Beliau bukan hanya Ketum Partai Politik namun juga tokoh nasional yang memiliki riwayat perjuangan panjang perjalanan demokrasi di negeri ini.

Tanpa dukungan politik penuh dari Ibu Megawati dengan PDIP nya, waktu kekuasaan Prabowo akan berumur singkat. Ini bukan hanya karena hilangnya Demokrasi Partisipatoris dari rakyat, melainkan pula karena ancaman yang sangat nyata dari “gerilya politik” Jokowi dan Genk Solonya, yang akan segera mendaulat Gibran menjadi Presiden dengan sebelumnya melengserkan Presiden Prabowo melalui berbagai cara.

Nah, untuk menjembatani persatuan politik Prabowo-Megawati ini, yang paling tepat bukanlah RK melainkan Pramono Anung !. Karena itulah figur Pramono Anung akan lebih realistis untuk didukung oleh Presiden Prabowo daripada RK.

“Sedangkan partai-partai yang tergabung dalam KIM Plus selain GERINDRA, akan kembali seperti karakter aslinya; “cari makan” pada siapapun yang mau menyuapinya.”

Ketiga, RK telah memiliki riwayat kegagalan panjang baik sebagai Walikota Bandung maupun ketika RK sebagai Gubernur Jawa Barat. Banyak dana APBD Kota Bandung dan Provinsi Jabar terbuang sia-sia, salah satunya Proyek Teras Cihampelas Kota Bandung yang sepi dan ditinggalkan para pengunjung dan pedagangnya, mesin Parkir Elektronik yang terbengkalai dll.

Selain itu RK juga dikenal temperamental, suka memarahi orang seenaknya, dan suka bicara melecehkan warga Jakarta. Jejak digitalnya sudah lama bergentayangan di Medsos dari waktu ke waktu.

RK juga pernah beberapakali berurusan dengan hukum, yang proses kasusnya sudah tidak jelas lagi. Mungkin ini “berkat” kedekatannya dengan Jokowi yang masyhur sebagai “penyandera” kasus koruptor.

Tak hanya RK, Calon Wakil Gubernur Suswono yang mendampinginya juga sudah dicap sebagai Penista Agama. Baru-baru ini orang-orang Betawi sudah melaporkan Suswono ke Polisi gara-gara Suswono mengatakan Nabi Muhammad SAW itu pengangguran yang menikahi janda Siti Khadijah.

“Ini pernyataan yang sangat melukai perasaan dan keyakinan Ummat Islam, dimana Nabi Muhammad SAW itu sangat dimuliakan.”

Pramono Anung-Rano Karno sekali lagi, perlahan namun pasti akan terus berjalan menuju kemenangan. Karena itu tak heran jika Lembaga Survei Indonesia (LSI) merilis hasil surveinya yang dilakukan dari tgl. 10 hingga 17 Oktober 2024; Pramono Anung-Rano Karno 41.6 %, Ridwan Kamil-Suswono 37.4 %, sementara pasangan Dharma-Kun memperoleh 2.9 %. (dk/akha)

Penulis: Saiful Huda Ems (SHE). Lawyer dan Pemerhati Politik.

  • Penulis: Arie Khauripan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembangunan 100 Sekolah Rakyat Selesai Juni 2026

    Pembangunan 100 Sekolah Rakyat Selesai Juni 2026

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Pemerintah Siapkan Anggaran Besar untuk Pembangunan Sekolah Rakyat dan Infrastruktur DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah telah menyiapkan anggaran yang cukup besar untuk berbagai proyek pembangunan infrastruktur, termasuk Sekolah Rakyat. Dalam rapat kerja dengan DPR, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Dody Hanggodo menyampaikan bahwa pihaknya akan menyelesaikan sekolah rakyat di 100 titik pada Juni 2026. Anggaran yang […]

  • Filosofi Rumah Adat Nusantara Dari Sabang Sampai Merauke

    Filosofi Rumah Adat Nusantara Dari Sabang Sampai Merauke

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 365
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Filosofi rumah adat Nusantara dari Sabang sampai MeraukeDari Sabang sampai Merauke, rumah adat Nusantara mencerminkan kekayaan budaya yang luar biasa, sekaligus menyimpan filosofi mendalam yang terpatri dalam setiap detail arsitekturnya. Keanekaragaman bentuk dan materialnya mencerminkan adaptasi masyarakat terhadap lingkungan, serta nilai-nilai luhur yang dipegang teguh. Di Aceh, rumah adat seperti Krong Bade dan […]

  • Pangdam V/Brawijaya Terima Penghargaan Presiden RI Atas Capaian Swasembada Pangan Nasional 2025

    Pangdam V/Brawijaya Terima Penghargaan Presiden RI Atas Capaian Swasembada Pangan Nasional 2025

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 116
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM –  Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., menghadiri kegiatan Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan yang berlangsung di Halaman Kantor Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Acara diikuti 5.000 petani dan penyuluh secara luring serta dua juta petani secara daring pada Rabu (07/01/2025). Kegiatan Panen Raya ini menjadi momentum penting dalam mendukung program […]

  • Festival Kuliner Dua Generasi Menggabungkan Budaya dan Kuliner Resmi Dibuka 

    Festival Kuliner Dua Generasi Menggabungkan Budaya dan Kuliner Resmi Dibuka 

    • calendar_month Minggu, 18 Agt 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 326
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM  – Festival Kuliner Dua Generasi secara resmi dibuka di Pamedan Mangkunegaran, menghadirkan pengalaman yang menggabungkan keindahan budaya dan kenikmatan kuliner dari berbagai generasi. Acara ini merupakan hasil kolaborasi antara Katadata dan Mangkunegaran Surakarta, dengan dukungan penuh dari berbagai pihak. Andikha, Ketua Penyelenggara dan Direktur SisiplusbyKatadata, menyampaikan bahwa acara ini lebih dari sekadar festival, tetapi […]

  • Polrestabes Surabaya Amankan Komplotan Pelaku Pencurian Kabel Telkom dan PJU

    Polrestabes Surabaya Amankan Komplotan Pelaku Pencurian Kabel Telkom dan PJU

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 134
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polrestabes Surabaya Polda Jatim akhirnya berhasil mengungkap pencurian kabel yang merugikan infrastruktur kota Surabaya dan viral di beberapa media sosial. Dua tersangka ditangkap Unit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Surabaya Polda Jatim setelah melakukan pencurian kabel jaringan PJU (Penerangan Jalan Umum) di Surabaya. Dua tersangka yang diamankan adalah: MI, […]

  • Rotasi Jabatan di Pemkot Surabaya

    Rotasi Jabatan di Pemkot Surabaya: 7 Kepala Dinas Baru Dilantik Wali Kota Eri Cahyadi

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 162
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemkot Surabaya kembali melakukan perubahan struktur kepemimpinan dengan pelantikan sejumlah pejabat baru. Proses ini dilakukan oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, pada Jumat (2/1/2026). Rotasi jabatan ini menjadi bagian dari upaya untuk menjaga dinamika dan efisiensi dalam pemerintahan daerah. Daftar Pejabat Baru yang Dilantik Dalam pelantikan tersebut, terdapat tujuh kepala dinas dan satu asisten […]

expand_less