Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » LEGISLATIF » Klarifikasi Anggota DPRD Surabaya Soal Gaji OS di Bawah UMK

Klarifikasi Anggota DPRD Surabaya Soal Gaji OS di Bawah UMK

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Rabu, 18 Sep 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COMMochamad Machmud, anggota DPRD Surabaya untuk periode 2024-2025, meminta masyarakat untuk tidak terburu-buru mempercayai isu negatif terkait honor Outsourcing (OS) di Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Politisi dari Partai Demokrat ini menekankan bahwa permasalahan honor OS perlu ditelaah dari berbagai perspektif, tidak hanya dari satu sudut pandang seperti gaji yang lebih rendah dari Upah Minimum Kota (UMK).

“Isu mengenai honor OS boleh saja diangkat sebagai bahan kampanye karena ini bagian dari dinamika demokrasi yang dijamin undang-undang. Namun, perlu dilihat dari berbagai sisi,” ujarnya kepada media, Rabu (18/09/2024).

Machmud mengakui bahwa memang ada pekerja OS di Pemkot Surabaya yang mendapat honor di bawah UMK, tetapi banyak juga yang mendapatkan gaji di atas UMK, sesuai dengan klasifikasi keahlian mereka.

“Jika kita lihat secara nasional, jumlah OS di Pemkot Surabaya mencapai 25 ribu orang. Ini jelas membantu mengurangi angka pengangguran. Mereka yang sebelumnya tidak memiliki penghasilan kini bisa mendapatkan gaji bulanan. Jadi, apa yang perlu dikecewakan?” tuturnya.

Mantan anggota Komisi A bidang hukum dan pemerintahan ini juga menegaskan bahwa Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, ingin meningkatkan pendapatan OS yang masih di bawah UMK, namun ada sistem yang mengatur proses tersebut.

“Sebagai contoh, dokter dan perawat yang merupakan tenaga OS mendapat honor tinggi karena keahlian mereka. Sebaliknya, ada juga pekerja OS yang hanya lulusan SMP atau SD dan tidak memiliki keahlian khusus, sehingga gaji mereka tentu berbeda,” tambahnya.

Jika ada pihak yang mempermasalahkan hal ini, lanjut Machmud, kenyataannya para pekerja tersebut dapat menerima kondisi tersebut. Artinya, Pemkot sudah membantu masyarakat untuk keluar dari pengangguran dengan memberikan penghasilan, meskipun jumlahnya berada di kisaran Rp 3,7 – 4 juta.

“Jadi, ketika membahas masalah honor OS di Pemkot, harus dilihat dari perspektif yang menyeluruh dan didukung dengan data yang lengkap. Memang nilai gaji OS ini di bawah UMK Surabaya, tetapi jika dibandingkan dengan daerah lain, jumlahnya masih tergolong tinggi,” tutupnya. (dk/nw)

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Surabaya

    Hearing DPRD Surabaya, Komisi C Dorong Dishub Mediasi Polemik Parkir Truk di Jalan Semut Baru

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 129
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Anggota Komisi C DPRD Surabaya, Buchori Imron, menyoroti polemik parkir truk di kawasan Jalan Semut Baru yang dinilai berlarut-larut dan berpotensi memicu konflik di lapangan. Hal itu disampaikannya dalam rapat dengar pendapat (hearing) bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya dan pihak terkait. DPRD Soroti Polemik Parkir Truk di Jalan Semut Baru Buchori Imron menjelaskan, […]

  • Sidang Isbat 1447 H: Tantangan Kombinasi Antara Tradisi dan Perencanaan Modern

    Sidang Isbat 1447 H: Tantangan Kombinasi Antara Tradisi dan Perencanaan Modern

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 72
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sidang isbat yang digelar pada malam hari, 19 Maret 2026, menjadi momen penting dalam menentukan awal bulan Syawal 1447 Hijriah. Keputusan ini tidak hanya berdampak pada perayaan Idul Fitri, tetapi juga menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat, termasuk tata kelola pemerintahan dan persiapan infrastruktur. Proses Penentuan Awal Bulan Syawal Proses penentuan awal bulan Syawal melibatkan […]

  • Terkait Penahanan Mantan Bupati Mura, Ketum PWDPI Minta Kajati Sumsel Periksa Sejumlah Kades di BTS Ulu

    Terkait Penahanan Mantan Bupati Mura, Ketum PWDPI Minta Kajati Sumsel Periksa Sejumlah Kades di BTS Ulu

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 314
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Terkait penahanan Mantan Bupati, Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Ridwan Mukti, Ketua Umum, Dewan Pimpinan Pusat, Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (Ketum DPP PWDPI), M.Nurullah RS minta Kepada Kejati Sumsel periksa sejumlah oknum Kepala Desa (Kades) BTS Ulu yang masuk lokasi PT. Dapo Agro Makmur (PT.DAM). Pasalnya, berdasarkan informasi dari sejumlah narasumber […]

  • Grebeg Syawal di Solo Safari: Wujud Syukur Dikemas dalam Kolaborasi Tradisi dan Wisata 

    Grebeg Syawal di Solo Safari: Wujud Syukur Dikemas dalam Kolaborasi Tradisi dan Wisata 

    • calendar_month Minggu, 6 Apr 2025
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 406
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Solo Safari destinasi wisata edukasi satwa favorit dan pusat hiburan keluarga tengah kota Solo di Jawa Tengah menjadi saksi meriahnya acara Grebeg Syawal tahun 2025. Acara ini merupakan Grebeg Syawal ke-tiga sejak tahun 2023 yang terwujud atas adanya kolaborasi antara Karaton Kasunanan Surakarta dengan Solo Safari. Grebeg Syawal 2025 dihadiri oleh berbagai tokoh […]

  • Negeri di Atas Awan dan Arung Jeram, Desa Riam Tinggi Jadi Tujuan Wisatawan

    Negeri di Atas Awan dan Arung Jeram, Desa Riam Tinggi Jadi Tujuan Wisatawan

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 133
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ingin berlibur yang berbeda dari biasanya? Desa Riam Tinggi di Kecamatan Delang, Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah, menawarkan paket wisata alam yang lengkap dengan menggabungkan pemandangan dataran tinggi, hutan tropis, serta arung jeram yang ekstrem. Tempat ini mulai diminati oleh para pecinta petualangan untuk mengisi liburan panjang di awal tahun. Berada di jalur Trans Kalimantan […]

  • Potensi Perang Dunia Ketiga dan Peran Indonesia dalam Membangun Kemandirian

    Potensi Perang Dunia Ketiga dan Peran Indonesia dalam Membangun Kemandirian

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 130
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kondisi geopolitik global saat ini menunjukkan adanya tanda-tanda yang mengkhawatirkan terkait potensi terjadinya perang dunia ketiga. Hal ini diungkapkan oleh Gubernur Lemhannas RI, Tubagus Ace Hasan Syadzily, yang menyatakan bahwa ancaman konflik internasional semakin nyata dan berpotensi memicu krisis global yang lebih besar. Tanda-Tanda Konflik Global yang Mengkhawatirkan Ace Hasan Syadzily menjelaskan bahwa sejumlah […]

expand_less