Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Petani di Bali Mengadakan Upacara Bendera di Area Persawahan Kaki Gunung Batukaru

Petani di Bali Mengadakan Upacara Bendera di Area Persawahan Kaki Gunung Batukaru

  • account_circle Arie Khauripan
  • calendar_month Sabtu, 17 Agt 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COMSebagai bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), sekelompok petani di Kabupaten Tabanan mengadakan upacara bendera di area persawahan kaki Gunung Batukaru. Upacara sederhana ini bertujuan untuk merayakan kemerdekaan negara dan menghormati bendera nasional.

Upacara, yang diadakan oleh Kelompok Tani Somya Pertiwi Dusun Wangaya Betan, Desa Mengesta, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, dihadiri oleh sekitar 50 petani. Upacara dimulai pada pukul 09.30 WITA dan diadakan di tengah area persawahan dengan latar belakang Gunung Batukaru sebagai pusat Pulau Bali.

Selama upacara, tiga petani bertugas menaikkan bendera merah putih ke tiang dengan ketinggian sekitar lima meter, diiringi oleh lagu kebangsaan Indonesia Raya yang diputar menggunakan sistem audio jinjing (sound system portable).

Para petani lainnya yang hadir kemudian berdiri di pematang sawah dan langsung menunjukkan sikap tegak. Mereka kemudian bernyanyi Indonesia Raya dan memberikan tanda hormat kepada bendera merah putih, sesaat setelah lagu kebangsaan dimainkan.

Suasana sangat meriah selama upacara, yang berlangsung kurang dari 10 menit. Para petani sangat antusias menghadiri upacara langsung di kawasan persawahan, yang selama ini menjadi ladang mereka untuk mata pencaharian.

“Ini sangat menyenangkan! Saya dan teman-teman petani lainnya baru pertama kali menghadiri upacara langsung di sawah kami,” kata petani I Gusti Putu Sedana.

Setelah upacara, para petani langsung mengadakan rapat tahunan yang membahas program pembibitan padi. Kelompok tani tersebut dalam memproduksi padi tidak menggunakan bahan kimia, namun menggunakan cara organik

Upacara bendera ini merupakan cara bagi para petani untuk menghormati kemerdekaan negara dan menghargai bendera nasional, yang merupakan simbol dari kemerdekaan dan persatuan Indonesia. (dk/niluh ishanori)

  • Penulis: Arie Khauripan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Jatim: Pendidikan Gratis Harus Dibarengi Kesiapan Anggaran dan Infrastruktur

    DPRD Jatim: Pendidikan Gratis Harus Dibarengi Kesiapan Anggaran dan Infrastruktur

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 159
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menetapkan bahwa program wajib belajar sembilan tahun harus digratiskan disambut positif oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur. Namun, pelaksanaannya dinilai harus dibarengi dengan kesiapan anggaran dan infrastruktur pendidikan, baik di tingkat pusat maupun daerah.(05/06/25) Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Dr. Rasiyo, M.Si, menegaskan bahwa keputusan […]

  • Sentuhan Humanis Personel Satgas Ops Damai Cartenz Bersama Masyarakat dan Anak-Anak di Paniai

    Sentuhan Humanis Personel Satgas Ops Damai Cartenz Bersama Masyarakat dan Anak-Anak di Paniai

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 113
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Dalam rangka mempererat hubungan kemanusiaan antara aparat keamanan dan masyarakat, personel Satgas Operasi Damai Cartenz melaksanakan kegiatan sosial bertajuk Sentuhan Humanis bersama warga dan anak-anak di Jalan Aikai, Enarotali, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, pada Sabtu (8/11). Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Polri melalui Operasi Damai Cartenz dalam membangun kedekatan dengan masyarakat Papua, […]

  • 11 Ribu Sertifikat, Capaian Besar Program PTSL di Tulungagung

    11 Ribu Sertifikat, Capaian Besar Program PTSL di Tulungagung

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 51
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kabupaten Tulungagung mencatatkan pencapaian signifikan. Tahun 2025 menjadi tahun yang penuh makna bagi masyarakat setempat, karena sebanyak 11.000 sertifikat tanah telah rampung diterbitkan dan dibagikan kepada warga. Proses ini dilakukan secara bertahap hingga akhir pekan lalu. Kepastian Hukum untuk Masyarakat Kepala Kantor Pertanahan ATR/BPN Kabupaten Tulungagung, Gatot […]

  • Gerakan Mahasiswa Hukum (GEMAH) membeberkan dugaan serius terhadap Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi NasDem, Muhammad Idris. 

    Gerakan Mahasiswa Hukum (GEMAH) membeberkan dugaan serius terhadap Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi NasDem, Muhammad Idris. 

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 181
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – GEMAH menuding Idris telah melakukan pemerasan terhadap sejumlah kepala dinas di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta demi kepentingan pribadi, termasuk untuk berjudi sabung ayam. Dalam keterangan yang disampaikan kepada media pada Rabu (21/5), perwakilan GEMAH – yang enggan disebut identitasnya – menyebut bahwa Idris kerap memeras kepala dinas yang masuk dalam lingkup Komisi […]

  • Pelanggaran Helm dan STNK Dominasi Operasi Patuh Semeru 2025 di Sidoarjo

    Pelanggaran Helm dan STNK Dominasi Operasi Patuh Semeru 2025 di Sidoarjo

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 165
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Operasi Patuh Semeru 2025 yang digelar Satlantas Polresta Sidoarjo selama 14 hari, mulai 14 hingga 27 Juli 2025, menjaring ribuan pelanggaran lalu lintas. Pelanggaran terbanyak didominasi oleh pengendara roda dua yang tidak menggunakan helm berstandar SNI serta pengemudi yang tidak membawa surat kendaraan seperti STNK. Dalam konferensi pers di Mapolresta Sidoarjo pada Senin […]

  • PN Surabaya

    Hakim PN Surabaya Bikin Gaduh, Masyarakat : Pak, Ke Karaoke Biar Suara Lantang Baca Vonis!

    • calendar_month Selasa, 30 Jul 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Diagramkota Surabaya – Kegaduhan putusan hakim PN surabaya yang membebaskan Gregorius Ronald Tannur. Ternyata tak hanya sekali keputusan vonis yang bikin kontroversi masyarakat Indonesia. Pembacaan vonis harusnya lantang, seperti kritikan warga yang mengatas namakan member spa dan karaoke. “Rajin ke spa biar ga masuk angin, pak. Ke karaoke biar suara lantang baca vonis,” tulisnya dalam […]

expand_less