Penataan Ruang Kelembagaan Balai Pemuda Surabaya untuk Kembangkan Ekosistem Budaya
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 8 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota Surabaya sedang melakukan transformasi terhadap struktur lembaga kebudayaan yang berada di Balai Pemuda. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem budaya kota sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.
Tujuan Penataan Struktur Lembaga Kebudayaan
Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya Herry Purwadi, penataan ini bukanlah tindakan pengusiran terhadap Dewan Kesenian Surabaya (DKS), melainkan bagian dari proses penyesuaian kelembagaan yang lebih efektif dan berkelanjutan.
“Kami sedang menyesuaikan kebutuhan lembaga kebudayaan agar lebih sesuai dengan peraturan yang ada,” ujarnya. “Ini adalah bagian dari transformasi yang diperlukan dalam rangka meningkatkan kualitas pengelolaan kebudayaan.”
Transformasi Dewan Kesenian Menjadi Dewan Kebudayaan
Salah satu bentuk transformasi yang dilakukan adalah perubahan status Dewan Kesenian Surabaya menjadi Dewan Kebudayaan Surabaya (DKeb). Proses ini dimaksudkan untuk memperkuat peran lembaga tersebut dalam memfasilitasi berbagai kegiatan seni dan budaya di kota.
“Dewan Kesenian sekarang telah bertransformasi menjadi Dewan Kebudayaan. Hal ini berdampak pada pergeseran dukungan pemerintah kota, baik dari segi fasilitas maupun program kegiatan,” jelas Herry.
Perubahan Dukungan Pemerintah Kota
Dengan adanya transformasi ini, dukungan Pemkot Surabaya kini difokuskan kepada Dewan Kebudayaan Surabaya. Artinya, ruang yang sebelumnya digunakan oleh DKS di Balai Pemuda tidak lagi menjadi tanggung jawab pemerintah kota.
“Karena sudah diupgrade, maka ruangan Dewan Kesenian Surabaya sudah tidak menjadi beban pemerintah kota lagi,” tambahnya.
Keberadaan Dewan Kesenian Surabaya
Meskipun DKS tidak lagi mendapat dukungan langsung dari pemerintah kota, keberadaannya tetap diakui selama masih dibutuhkan oleh para pelaku seni. Namun, mereka harus menempati lokasi lain secara mandiri.
“Apabila DKS dirasakan masih diinginkan, silakan untuk menempati di tempat lain,” kata Herry.
Fokus pada Dewan Kebudayaan Surabaya
Herry menegaskan bahwa saat ini Pemkot Surabaya berfokus memberikan kontribusi kepada Dewan Kebudayaan Surabaya. Kontribusi ini mencakup dukungan baik dalam hal fasilitas maupun anggaran program kegiatan.
“Saat ini pemerintah kota berkontribusi terhadap Dewan Kebudayaan Surabaya, tidak lagi kepada DKS karena sudah bertransformasi, baik tempat maupun anggaran program kegiatan,” ujarnya.
Upaya Meningkatkan Kualitas Ekosistem Budaya
Penataan ruang kelembagaan di Balai Pemuda merupakan langkah strategis dalam membangun ekosistem budaya yang lebih dinamis dan berkelanjutan. Dengan perubahan struktur lembaga, diharapkan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan seni dan budaya.***

>

Saat ini belum ada komentar