Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » POLITIK » Masyarakat Kepung Kantor Komnas HAM Minta Penyelesaian Kasus Munir

Masyarakat Kepung Kantor Komnas HAM Minta Penyelesaian Kasus Munir

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Aksi Massa untuk Mengungkap Kematian Munir yang Masih Menyisakan Tanda Tanya

DIAGRAMKOTA.COM – Puluhan aktivis, mahasiswa, dan buruh menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (HAM) di Jakarta. Aksi ini digelar pada Senin, 8 September 2025, sebagai bentuk peringatan atas 21 tahun kematian aktivis HAM Munir Said Thalib. Mereka menuntut agar Komnas HAM segera menyelesaikan penyelidikan terkait kasus pembunuhan Munir dan menjadikannya sebagai pelanggaran HAM berat.

Massa yang hadir dalam aksi tersebut membawa berbagai poster dengan tuntutan jelas. Mereka meminta penegakkan keadilan dan pengungkapan fakta yang sebenarnya. Dengan kompak, mereka meneriakan slogan seperti “Hidup korban” dan “Usut Tuntas Kasus Munir”. Aksi ini dipimpin oleh Usman Hamid, direktur Amnesty Internasional dan sahabat Munir. Ia menyatakan bahwa 21 tahun adalah waktu yang sangat panjang untuk mendapatkan keadilan.

Menurut Usman, ini merupakan aksi ketiga yang dilakukan selama tiga tahun terakhir. Namun, hingga saat ini, tidak ada progres signifikan dari pihak Komnas HAM. Ia menilai lembaga tersebut terlalu lambat dalam menangani kasus ini. Padahal, banyak temuan telah ditemukan oleh Tim Pencari Fakta (TPF) yang dibentuk oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Usman juga mengenang sosok Munir, yang dikenal sebagai aktivis yang gigih dalam memperjuangkan keadilan. Mulai dari para buruh, mahasiswa, anggota kepolisian hingga prajurit TNI, ia selalu menjadi suara yang lantang. Pada tahun 1998, Munir bahkan menjadi salah satu tokoh yang memisahkan polisi dan militer dalam situasi politik yang sulit.

Dalam orasinya, Usman juga menuntut perwakilan Komnas HAM untuk bertemu langsung dengan massa aksi. Aksi ini dijaga oleh puluhan aparat kepolisian. Sementara itu, Munir meninggal dalam perjalanan menuju Bandar Udara Schiphol Amsterdam, Belanda, pada 7 September 2004. Ia diracun senyawa arsenik yang dilarutkan oleh pilot Garuda Indonesia, Pollycarpus Budihari Priyanto, ke dalam jus jeruk yang diminumnya.

Pollycarpus sempat dihukum 20 tahun penjara, namun bebas setelah beberapa kali remisi. Pada 2020, ia meninggal akibat infeksi virus Corona. Meskipun begitu, kematian Munir masih menyisakan pertanyaan besar. Aktivis HAM menduga adanya keterlibatan orang-orang penting dalam pembunuhan ini. Deputi V BIN, Muchdi Pr., pernah ditetapkan sebagai terdakwa, tetapi kemudian dinyatakan bebas.

Selain itu, laporan TPF pembunuhan Munir yang dibentuk oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono belum pernah dipublikasikan. Bahkan, pada 2017, saat aktivis HAM menagih dokumen tersebut kepada Presiden Joko Widodo, disebutkan bahwa laporan tersebut hilang. Hal ini menambah keraguan terhadap transparansi dan kejujuran proses penyelidikan.

Aksi ini menjadi bukti bahwa masyarakat masih memperhatikan kasus Munir dan menuntut keadilan. Meski berlalu 21 tahun, isu ini tetap relevan dan membutuhkan tindakan nyata dari lembaga terkait. Kehadiran massa yang konsisten dalam aksi ini menunjukkan semangat untuk menemukan kebenaran dan memberikan keadilan bagi korban. (*)

  • Penulis: Diagram Kota

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di Surabaya Dipercepat untuk Meningkatkan Akses Pendidikan

    Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di Surabaya Dipercepat untuk Meningkatkan Akses Pendidikan

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 42
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Proyek pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Tahap II di Kota Surabaya menjadi fokus utama pemerintah dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan memutus rantai kemiskinan ekstrem. Proyek ini merupakan bagian dari inisiatif nasional yang dicanangkan oleh Presiden, dengan tujuan memberikan akses pendidikan layak bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera. Kondisi Progres Pembangunan Saat Ini Menteri Pekerjaan Umum […]

  • Revolusi Kurikulum di Surabaya, Undika Pastikan Lulusan Siap Terjun ke Industri

    Revolusi Kurikulum di Surabaya, Undika Pastikan Lulusan Siap Terjun ke Industri

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 83
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Universitas Dinamika (Undika) Surabaya melakukan terobosan besar dalam dunia pendidikan tinggi dengan meluncurkan program kurikulum inovatif bertajuk Undika X-CEL (Excellence through Career & Experiential Learning) 3+1. Program ini menjadi langkah konkret dalam menjawab tantangan dunia kerja sekaligus memastikan lulusan benar-benar siap terjun ke industri. Peluncuran program berlangsung di Ruang Laksda Mardiono, Gedung Universitas […]

  • Pertumbuhan Ekonomi Surabaya

    Kasus Amsal Sitepu: Perjalanan Hukum yang Mengguncang Ruang Kreatif di Indonesia

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 71
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Perkembangan kasus Amsal Sitepu, seorang kreator video yang dituduh melakukan penggelembungan harga dalam proyek pembuatan video profil desa di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, telah memicu perdebatan luas mengenai batasan hukum dan perlindungan terhadap pekerja ekonomi kreatif. Dugaan kerugian negara sebesar Rp 202 miliar menjadi dasar penuntutan terhadapnya, namun berbagai pihak menilai bahwa proses […]

  • Penyangkalan Adam Back terhadap Klaim Kepemilikan Bitcoin

    Penyangkalan Adam Back terhadap Klaim Kepemilikan Bitcoin

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 60
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Adam Back, seorang ahli kriptografi dan peneliti teknologi privasi, telah menyangkal klaim terbaru yang menyebutnya sebagai Satoshi Nakamoto, pencipta Bitcoin. Dalam sebuah posting di X (dahulu Twitter) pada 8 April 2026, ia menulis, “i’m not satoshi.” Penyangkalan ini muncul setelah laporan tertentu mencoba mengidentifikasi asal usul Bitcoin melalui analisis sejarah, wawancara, dan studi bahasa. […]

  • Konsolidasikan Ribuan Kader di 5 Titik, PKS Jatim Siap Menangkan Khofifah-Emil

    Konsolidasikan Ribuan Kader di 5 Titik, PKS Jatim Siap Menangkan Khofifah-Emil

    • calendar_month Kamis, 3 Okt 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 302
    • 0Komentar

    Diagramkota.com Pasuruan – Dalam sehari, PKS Jawa Timur mengumpulkan ribuan kader di 5 titik di Jatim untuk memenangkan Paslon Khofifah -Emil dan Calon Kepala Daerah (Cakada) yang diusung. Minggu(29/9/2024). Ketua DPW PKS Jawa Timur Irwan Setiawan menyampaikan, bahwa dirinya melakukan kunjungan dan bertemu dengan ribuan kader di tiga daerah, Kabupaten Pasuruan, Kediri dan Kota Madiun. […]

  • Pengawasan dan Integrasi Sistem Pengaduan Warga, DPRD Surabaya Apresiasi ‘Lapor Cak Eri’

    Pengawasan dan Integrasi Sistem Pengaduan Warga, DPRD Surabaya Apresiasi ‘Lapor Cak Eri’

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 35
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota Surabaya terus berupaya meningkatkan layanan kepada masyarakat, salah satunya melalui penggunaan sistem pengaduan yang lebih efisien. Salah satu inovasi yang diluncurkan adalah layanan “Lapor Cak Eri” via WhatsApp, yang telah mendapat apresiasi dari sejumlah anggota DPRD Surabaya. Peran Penting Layanan Pengaduan Wakil Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Pdt. Rio Dh. I. Pattiselano, […]

expand_less