Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » LEGISLATIF » Pembatasan KK di Surabaya Diprotes, DPRD Janji Akan Perjuangkan Hak Warga

Pembatasan KK di Surabaya Diprotes, DPRD Janji Akan Perjuangkan Hak Warga

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Forum RW Simolawang yang terdiri dari sejumlah Ketua RW dari Kelurahan Simolawang, Kecamatan Simokerto, menyampaikan keluhan ke DPRD Surabaya terkait Surat Edaran Sekretaris Daerah Kota Surabaya tertanggal 31 Mei 2024. Mereka menilai kebijakan yang membatasi maksimal tiga Kepala Keluarga (KK) dalam satu alamat rumah itu diskriminatif dan menyulitkan warga ekonomi lemah.

Aspirasi ini diterima langsung oleh Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Azhar Kahfi.

“Hari ini kami menerima aduan dari beberapa RW di Simolawang. Mereka merasa surat edaran tentang pembatasan KK dalam satu rumah justru menimbulkan masalah baru di lapangan. Maka kami arahkan agar dibuat surat resmi ke pimpinan dewan, dan nanti akan kami teruskan ke komisi terkait untuk ditindaklanjuti,” terang Sekretaris Fraksi Partai Gerindra ini, Senin, (28/7/2025).

Kahfi menjelaskan, warga mengeluhkan bahwa petugas kelurahan menjalankan surat edaran itu secara kaku, tanpa dasar hukum yang kuat, sehingga menyulitkan pelayanan kependudukan.

“Surat edaran ini dijalankan seolah wajib, padahal dasar hukumnya tidak sekuat peraturan daerah. Ketika muncul masalah baru, petugas tidak bisa menjawab secara jelas karena edaran itu sifatnya hanya imbauan, bukan regulasi resmi,” jelasnya.

Menurutnya, warga dari kalangan ekonomi bawah justru menjadi kelompok yang paling terdampak. Banyak yang akhirnya tidak bisa mendapatkan hak untuk memecah KK karena terbentur syarat teknis yang tidak sesuai realitas lapangan.

“Warga di Surabaya tidak semuanya mampu. Kalau dibatasi maksimal tiga KK per rumah dan harus ada ruang 3×3 meter per orang, itu jelas menyulitkan warga kecil. Kita tidak bisa saklek seperti itu,” tegasnya.

Kahfi memastikan DPRD akan segera menjadwalkan rapat kerja atau hearing dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil), Bagian Hukum, serta pihak terkait lainnya untuk mengevaluasi dampak surat edaran tersebut.

RW Simolawang: “SE Ini Diskriminatif, Warga Kecil yang Paling Tersiksa”

Ketua RW 5 Kelurahan Simolawang, Sutrisno, hadir mewakili forum RW se-kelurahan Simolawang. Ia menilai Surat Edaran tertanggal 31 Mei 2024 itu sangat memberatkan masyarakat bawah dan bertolak belakang dengan prinsip keadilan sosial.

“Kita minta surat edaran ini dicabut. Aturan pembatasan maksimal tiga KK dalam satu rumah dan syarat ukuran 3×3 meter per orang itu sangat menyiksa warga kecil. Rumahnya kecil, anaknya banyak, hak untuk punya KK jadi terhambat,” kata Sutrisno.

Ia juga menjelaskan bahwa surat penolakan terhadap SE ini sudah pernah dikirimkan sejak 29 Juli 2024, namun tidak mendapat tindak lanjut karena saat itu sedang masa transisi anggota dewan.

“Sudah setahun lalu kami bersurat ke Wali Kota dan DPRD, tapi belum ada jawaban. Makanya hari ini kami lanjutkan lagi perjuangan itu. Harapannya, surat edaran ini benar-benar dicabut, karena sudah tidak sesuai dengan realita sosial warga,” ucapnya.

Menurutnya, warga berhak memiliki KK sendiri sesuai Undang-Undang, dan aturan pembatasan ini justru membatasi hak konstitusional tersebut.

“Yang bisa memenuhi aturan itu ya orang-orang mampu. Kami yang miskin ini jadi tidak bisa pecah KK. Ini jelas bentuk ketimpangan. Harapan kami, DPRD bisa memperjuangkan suara warga kecil,” pungkasnya.

Forum RW berharap, hearing dengan instansi terkait bisa digelar awal Agustus agar bisa segera ada solusi konkret yang pro-rakyat. 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Danrem 081/Dsj Tinjau Rencana Pembangunan Dua Jembatan Strategis di Ngawi

    Danrem 081/Dsj Tinjau Rencana Pembangunan Dua Jembatan Strategis di Ngawi

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 116
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Komandan Korem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto, tengah meninjau dan menyiapkan rencana pembangunan infrastruktur jembatan di dua titik strategis di wilayah Kabupaten Ngawi. Langkah ini diambil untuk mengatasi kendala aksesibilitas warga yang selama ini terhambat oleh kondisi geografis dan keterbatasan sarana penyeberangan. Danrem Untoro, menyampaikan bahwa sasaran pertama rencana pembangunan adalah Jembatan Gantung […]

  • Gambar menarik objek wisata terkenal di Surabaya

    Mengenal Surabaya Lewat 5 Wisata Sejarah yang Menginspirasi

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Surabaya adalah ibu kota provinsi Jawa Timur, umumnya dikenal sebagai kota terbesar kedua di Indonesia. Berdasarkan data, kota ini memiliki penduduk sekitar 3 juta jiwa. Surabaya merupakan pusat ekonomi dan budaya di Jawa Timur. Surabaya adalah ibu kota provinsi Jawa Timur yang memiliki sejarah panjang dan kaya, dengan catatan sejarah yang membentang dari […]

  • Cap Jempol Berdarah: Kader dan Simpatisan PDI-P Surabaya Tegaskan Kesetiaan Pada Megawati

    Cap Jempol Berdarah: Kader dan Simpatisan PDI-P Surabaya Tegaskan Kesetiaan Pada Megawati

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 300
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kader, simpatisan, dan pengurus DPC PDI Perjuangan (PDI-P) Kota Surabaya menyelenggarakan apel kesetiaan, yang kemudian dilanjutkan dengan pembubuhan cap jempol berdarah, pada peringatan HUT PDI-P ke-52, Jumat 10 Januari 2025. Sebanyak ratusan kader dan simpatisan partai banteng bermoncong putih, mulai dari pengurus anak ranting, pengurus anak cabang, pengurus DPC, dan anggota Fraksi PDI-P […]

  • Kpu Surabaya

    KPU Surabaya Ambisius, DPRD Kritik Target 75 Persen Partisipasi Pemilih

    • calendar_month Sabtu, 5 Okt 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 269
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Menjelang Pilkada 2024 yang akan berlangsung pada 27 November mendatang, KPU Surabaya menargetkan tingkat partisipasi pemilih di TPS mencapai 75%. Target ini jauh lebih ambisius dibandingkan Pemilu Legislatif (Pileg) sebelumnya, di mana partisipasi hanya mencapai 51,4%. Dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang mencapai 2.229.244 orang, KPU dihadapkan pada tantangan besar. Terlebih lagi, jumlah […]

  • Solo Safari Rayakan Hari Anak Dunia dengan Seru dan Edukatif

    Solo Safari Rayakan Hari Anak Dunia dengan Seru dan Edukatif

    • calendar_month Rabu, 20 Nov 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 190
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Solo Safari destinasi wisata edukasi satwa favorit dan terbesar di Jawa Tengah turut menyemarakkan Hari Anak Sedunia yang dirayakan pada tanggal 20 November setiap tahunnya. Kali ini Solo Safari menyuguhkan rangkaian acara khusus yang tak hanya menyenangkan, namun juga memberikan pengalaman edukatif yang berharga bagi anak-anak. Sebagai bentuk perayaan kepada generasi muda, Solo […]

  • Densus 88 AT Polri Gelar Seminar Nasional Kolaboratif Agama dan Radikalisme

    Densus 88 AT Polri Gelar Seminar Nasional Kolaboratif Agama dan Radikalisme

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 211
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Densus 88 AT Polri melalui Direktorat Pencegahan berkolaborasi dengan UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dan Badan Kesbangpol Provinsi Bengkulu menggelar Seminar Nasional Kolaboratif Agama dan Radikalisme dengan tema “Sinergi dalam Menangkal Ideologi Radikal di Era Digital” pada Kamis, 9 Oktober 2025. Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 250 peserta dan diisi oleh narasumber Dr. M. […]

expand_less