Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » LEGISLATIF » William Wirakusuma Sebut Program Berobat Gratis Tunjukan KTP Belum 100 %

William Wirakusuma Sebut Program Berobat Gratis Tunjukan KTP Belum 100 %

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Kota Surabaya memiliki Program Jaminan Kesehatan Gratis untuk semua warga yang berKTP Surabaya, namun masih ada beberapa keluhan masyarakat di RSUD Bhakti Dharma Husada tidak mendapatkan fasilitas gratis saat berobat hanya menggunakan KTP.

“Program ini adalah program yang unggulan mas Wali lho dan sangat dinanti masyarakat khususnya keluarga muda dan masyarakat kalangan menengah, jadi kalau mereka sakit ada jaminan kesehatan dan tidak menjadi miskin. Namun ternyata dari Dinas Kesehatan ada S&K (Syarat dan Ketentuan) sehingga seringkali pekerja kelas bawah dan menengah tidak dapat menikmati program berobat gratis dengan KTP” kata William.

William dapat memahami S&K (Syarat dan Ketentuan) yang mengharuskan kesamaan alamat KTP dan domisili untuk ketertiban administrasi, namun kalau setiap orang yang bekerja kemudian kehilangan fasilitas ini tentu sangat mengecewakan apalagi bila pekerja tersebut berpenghasilan kecil dan bekerja di usaha anak muda yang baru merintis usaha kemudian dibebani iuran BPJS pekerja nya.

“Hal ini akan berpengaruh pada citra Walikota, Mas Wali sudah menyampaikan bahwa di Surabaya sudah 100% berobat gratis hanya dengan KTP dan hal ini juga disampaikan kepada anak-anak muda sehinga mereka merasa diayomi dijamin kesehatannya oleh Pemerintah Kota Surabaya” kata William, Wakil Ketua Fraksi PSI.

William Wirakusuma, Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya menduga bahwa Kadis Kesehatan tidak mengerti keinginan Mas Wali, sehingga program tidak dijalankan sesuai dengan janji Walikota Surabaya bahwa semua warga Surabaya mendapatkan Jaminan Kesehatan gratis asalkan mau di kelas 3.

Untuk itu William mempertimbangkan untuk mengusulkan pergantian Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Puskesmas dan Direktur Rumah Sakit yang tidak memberikan pelayanan kesehatan gratis hanya dengan KTP.

“Saya meminta kepada Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya supaya dapat menerjemahkan Visi, Misi dan Program Bapak Walikota dengan baik. Kalau memang tidak bisa, maka jabatan Kepala Dinas Kesehatan perlu ditinjau ulang dan diganti dengan pejabat yang mampu menerjemahkan Visi, Misi dan Program Walikota” lanjut William.

William juga meminta Kepala Dinas Kesehatan menjelaskan bahwa memang Program unggulan Walikota tidak dapat beliau jalankan yaitu 100% warga Surabaya bisa berobat gratis hanya dengan KTP.

Dinas Kesehatan juga wajib mensosialisasikan  S&K (Syarat dan Ketentuan) berobat gratis ke Masyarakat, anak-anak muda, Pengusaha dan UMKM bahwa meskipun ber KTP surabaya tetap ada S&K (Syarat dan Ketentuan) berlaku yaitu perusahaan dan pekerja penerima upah wajib menanggung iuran BPJS sendiri karena Dinas Kesehatan tidak memberikan jaminan kesehatan gratis.

“Jangan sampai warga yang tahu info dari Mas Wali bahwa 100% warga Surabaya kalau pakai KTP Surabaya bisa berobat gratis tapi sampai di Faskes milik Pemkot ternyata tidak bisa mendapat layanan gratis karena status, ini tentu mencoreng citra Mas Walikota. Kalau seperti ini masih terjadi maka Kepala Dinas Kesehatan harus diganti” tutur William, politisi PSI.

Dalam kesempatan ini, William juga mengajak warga Surabaya yang mampu untuk membantu kota Surabaya dengan membayar BPJS secara mandiri baik kelas 2 maupun kelas 1, supaya fasilitas kesehatan kelas 3 tidak penuh dan bisa membantu warga Surabaya lainnya yang kurang mampu serta memang sampai saat ini ada S&K (Syarat dan Ketentuan) berlaku.

“Yang pasti untuk saat ini anak-anak Muda, keluarga muda, pekerja kelas menengah mohon dicek kepesertaan BPJS nya melalui JKN Mobile kalau tidak aktif segera aktifkan untuk menjamin kesehatan keluarga kita dengan membayar sendiri BPJS secara mandiri.” pungkas William.

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Madiun Kota Patroli Gabungan Skala Besar Wujud Sinergi Harkamtibmas

    Polres Madiun Kota Patroli Gabungan Skala Besar Wujud Sinergi Harkamtibmas

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 169
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polres Madiun Kota Polda Jatim menggelar Patroli Gabungan Skala Besar pada Jumat malam (12/9/2025) untuk menjaga dan memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas). Hal itu demi kondusifitas wilayah dan memastikan keamanan masyarakat di Kota Madiun tetap terjamin. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kabagops Polres Madiun Kota, Kompol Suprapto, S.Pd., dengan melibatkan berbagai unsur TNI-Polri, […]

  • Middlesbrough Kehilangan Peluang Promosi Setelah Kalah dari Charlton

    Middlesbrough Kehilangan Peluang Promosi Setelah Kalah dari Charlton

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 51
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Middlesbrough mengalami kekalahan yang sangat mengecewakan dalam pertandingan melawan Charlton Athletic di Riverside Stadium. Hasil ini membuat harapan Boro untuk promosi ke Liga Premier semakin berat, karena mereka kini tertinggal delapan poin dari Coventry City yang berada di puncak klasemen. Pemain Terbaik dan Performa Tim Pertandingan ini berakhir dengan skor 0-1 untuk kemenangan Charlton. […]

  • Murid SMPN 2 Tanggulangin dan SDN Kedungbanteng Sidoarjo Alami Gatal-Gatal Usai Terjang Banjir

    Murid SMPN 2 Tanggulangin dan SDN Kedungbanteng Sidoarjo Alami Gatal-Gatal Usai Terjang Banjir

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 371
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sejumlah murid di SMPN 2 Tanggulangin dan SDN Kedungbanteng, Sidoarjo, mengalami gatal-gatal di bagian kaki setelah nekat menerobos banjir yang menggenangi akses masuk sekolah. Meski telah diimbau menggunakan sepatu bot, banyak siswa yang tetap berjalan tanpa perlindungan, sehingga menyebabkan iritasi dan infeksi kulit.   Salah satu siswa SMPN 2 Tanggulangin, MA, mengaku mengalami […]

  • Migrant watch Aznil Tan mbg

    Migrant Watch Kritik Tajam, Program MBG Lebih Mendesak dari Lapangan Kerja?

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 271
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pernyataan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, yang menyebut Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) lebih mendesak dibandingkan penciptaan lapangan kerja, menuai kritik tajam dari berbagai kalangan. Direktur Eksekutif Migrant Watch, Aznil Tan, menilai pernyataan tersebut tidak hanya menyesatkan, tetapi juga berpotensi memperburuk kondisi ekonomi nasional. “Seorang menteri yang bertanggung jawab atas perencanaan […]

  • Jadwal Kapal Pelni

    Jadwal Kapal Pelni: Rute dan Diskon untuk Angkutan Lebaran 2026

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 75
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – PT PELNI kembali merilis jadwal kapal pelni yang akan beroperasi pada bulan Maret dan April 2026. Salah satu kapal yang menjadi perhatian adalah KM Bukit Siguntang, yang melayani rute penting di wilayah Indonesia bagian timur. Dengan adanya penyesuaian jadwal, para pengguna transportasi laut dapat mempersiapkan perjalanan mereka dengan lebih baik. Rute dan Jadwal […]

  • Ucapan Inara Rusli Soal Suami Mapan yang Disangka Insanul Fahmi

    Ucapan Inara Rusli Soal Suami Mapan yang Disangka Insanul Fahmi

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 102
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Laporan selebgram Wardatina Mawa ke Polda Metro Jaya pada 22 November 2025 menjadi awal munculnya isu perselingkuhan antara Inara Rusli dan Insanul Fahmi. Wardatina menuduh Inara memiliki hubungan terlarang dengan suaminya. Banyak orang tidak menyangka, situasi semacam ini kembali muncul dalam kehidupan Inara yang baru saja pulih dari masa sulit. Masih terasa hebohnya laporan […]

expand_less