Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUKRIM » Dibuka Rekeningnya, Ahmad Muhdlor Tetap Dituntut 6,4 Tahun Penjara oleh KPK

Dibuka Rekeningnya, Ahmad Muhdlor Tetap Dituntut 6,4 Tahun Penjara oleh KPK

  • account_circle Adis
  • calendar_month Senin, 9 Des 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Diagramkota.com – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengabulkan permohonan pembukaan rekening milik terdakwa Bupati nonaktif Sidoarjo, Ahmad Muhdlor. Dalam persidangan di Pengadilan Tipikor, Senin (9/12/2024), Jaksa KPK Andre Lesmana memastikan bahwa rekening tersebut tidak terkait dengan pengembangan kasus dugaan pemotongan insentif ASN Badan Pendapatan Daerah (BPPD) atau kasus lainnya.

“Tidak keberatan, Majelis. Rekening yang bersangkutan tidak ada kaitannya dalam pengembangan kasus,” ujar Andre di hadapan Majelis Hakim.

Namun, di hari yang sama, Ahmad Muhdlor menghadapi tuntutan berat dari JPU. Ia dituntut hukuman penjara selama 6 tahun 4 bulan, denda sebesar Rp 300 juta, serta membayar uang pengganti lebih dari Rp 1 miliar.

Sidang Lanjutan Kasus Korupsi BPPD Sidoarjo: Gus Muhdlor Dihadapkan dengan Delapan Saksi

Menanggapi tuntutan ini, kuasa hukum Ahmad Muhdlor, Mustofa, menyebut tuntutan jaksa sangat bertentangan dengan fakta-fakta yang terungkap di persidangan. Ia mengaku telah mempersiapkan pembelaan yang akan disampaikan pada sidang pekan depan.

“Tuntutan tadi sangat berseberangan dengan kami. Kami telah menyiapkan materi-materi pembelaan untuk sidang pekan depan,” tegas Mustofa.

Dalam persidangan sebelumnya, Ahmad Muhdlor menjelaskan bahwa uang Rp 27 juta yang diberikan kepada Masruri untuk pembayaran barang di bea cukai merupakan uang pribadinya. Namun, uang tersebut tidak digunakan sebagaimana mestinya oleh Masruri, sehingga Ari Suryono akhirnya turun tangan untuk menyelesaikan tanggungan tersebut.

Mustofa juga membantah adanya tunggakan pajak sebesar Rp 131 juta yang disebut terkait dengan Ahmad Muhdlor. Ia menegaskan bahwa terdakwa tidak memiliki usaha yang berkaitan dengan tunggakan pajak tersebut.

“Terdakwa mengetahui tagihan billing Rp 26 juta itu setelah perkara ini muncul. Pembayaran tersebut dilakukan Ari Suryono tanpa melibatkan klien kami,” ujarnya.

Kasus ini menjadi sorotan publik, mengingat Ahmad Muhdlor sebelumnya dikenal sebagai pemimpin muda dengan banyak inovasi di Sidoarjo. Pembelaan yang akan disampaikan pada sidang pekan depan diharapkan dapat mengungkap lebih banyak fakta demi keadilan bagi se inimua pihak.(Dk/di)

  • Penulis: Adis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Es Daluman: Minuman Khas Yang Menyegarkan

    Es Daluman: Minuman Khas Yang Menyegarkan

    • calendar_month Sabtu, 8 Mar 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 272
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Es Daluman: Minuman khas yang menyegarkanSalah satunya adalah Es Daluman, minuman tradisional yang menyegarkan dan menjadi favorit di kalangan masyarakat lokal maupun wisatawan. Lebih dari sekadar pelepas dahaga, Es Daluman menyimpan cerita panjang tentang tradisi, kesehatan, dan cita rasa otentik Bali. Asal Usul dan Makna Daluman Nama "Daluman" sendiri merujuk pada bahan utama […]

  • Warga Surabaya Heboh dengan Surat Permintaan THR LPMK Manukan Wetan, Wawali Armuji Tegaskan Langgar Perwali

    Warga Surabaya Heboh dengan Surat Permintaan THR LPMK Manukan Wetan, Wawali Armuji Tegaskan Langgar Perwali

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 19
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sebuah surat permintaan Tunjangan Hari Raya (THR) dari Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Manukan Wetan, Surabaya, viral di media sosial. Isi surat THR LPMK Manukan Wetan tersebut memicu perhatian publik dan menimbulkan berbagai reaksi. Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji atau yang akrab disapa Cak Ji, langsung merespons isu ini. Surat yang dikeluarkan oleh LPMK […]

  • Harapan di Tengah Kacau Politik

    Harapan di Tengah Kacau Politik

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Oleh: Yantho Bambang Rohaniwan Rogationis, tinggal di Manila DIAGRAMKOTA.COM – “Negara di Ujung Tanduk.” Itulah judul sebuah novel terkenal karya Tere Liye yang paling diminati dan sering dibaca. Buku yang memiliki 360 halaman ini menggambarkan ketidakadilan, kebohongan, pengkhianatan, kerusakan, perjuangan, dan harapan dalam masyarakat yang sedang tertekan. Meskipun novel tersebut merupakan karya imajinasi, jika dilihat lebih […]

  • UFC 324, Justin Gaethje, Paddy Pimblett

    Pertarungan Klasik di UFC 324: Justin Gaethje Siap Tantang Rekor Tak Terkalahkan Paddy Pimblett

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 92
    • 0Komentar

    DIADGRAMKOTA.COM – Pertandingan kelas ringan antara Justin Gaethje dan Paddy Pimblett menjadi sorotan utama dalam acara UFC 324 yang digelar di T-Mobile Arena, Las Vegas. Laga ini tidak hanya menarik perhatian penggemar MMA global, tetapi juga menjadi momen penting dalam sejarah olahraga bela diri campuran. Dengan latar belakang masing-masing petarung yang berbeda, pertemuan ini dinilai […]

  • Polri Peduli : Medan Sulit dan Daerah Terpencil Tak Surutkan Polres Jember Salurkan Bantuan Untuk Warga

    Polri Peduli : Medan Sulit dan Daerah Terpencil Tak Surutkan Polres Jember Salurkan Bantuan Untuk Warga

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 23
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kepedulian terhadap masyarakat di daerah terpencil terus kembali diwujudkan oleh Polres Jember Polda Jawa Timur (Jatim). Kali ini dengan menggandeng komunitas Raung Offroad, sejumlah personel Polres Jember Polda Jatim menyalurkan bantuan sosial berupa kebutuhan pokok kepada warga di Desa Klungkung dan Desa Karangpring, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember. Medan yang cukup menantang dan akses […]

  • Cagub De Gadjah: “Bali Sedang Tidak Baik-Baik Saja”, Kesejahteraan Rakyat Jadi Prioritas

    Cagub De Gadjah: “Bali Sedang Tidak Baik-Baik Saja”, Kesejahteraan Rakyat Jadi Prioritas

    • calendar_month Senin, 30 Sep 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 246
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Made Muliawan Arya, atau yang lebih dikenal dengan De Gadjah, calon gubernur Bali nomor urut 1, menyuarakan keprihatinan terhadap kondisi Bali yang menurutnya sedang tidak baik-baik saja. Pernyataan kader Partai Gerindra ini terinspirasi dari ucapan Presiden terpilih, Prabowo Subianto, yang menugaskan De Gadjah untuk memperbaiki keadaan Bali. De Gadjah, yang berpasangan dengan Putu […]

expand_less