Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » LEGISLATIF » 7 Sorotan Tajam Cak YeBe soal Tranparansi GSG, PDAM hingga Bantuan Pendidikan

7 Sorotan Tajam Cak YeBe soal Tranparansi GSG, PDAM hingga Bantuan Pendidikan

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COMKetua Komisi A DPRD Surabaya dari Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya, Yona Bagus Widyatmoko menegaskan pentingnya transparansi dalam tata kelola Gedung Serbaguna (GSG) saat menggelar reses di Gedung Nyi Pandansari, Kelurahan Jeruk, Kecamatan Lakarsantri, Sabtu (23/5/2026).

Politisi yang akrab disapa Cak Yebe itu menyoroti potensi konflik yang kerap muncul akibat pengelolaan fasilitas publik yang tidak dilakukan secara terbuka.

“GSG ini harus dikelola secara profesional dan transparan. Kalau tidak, ujung-ujungnya pasti konflik. Ini sudah sering saya temukan di banyak tempat,” tegas Yona.

1. Yona Minta Pengelolaan GSG Dilakukan Secara Profesional

Menurut Yona, pengelolaan Gedung Serbaguna tidak boleh dilakukan asal-asalan karena fasilitas tersebut dibangun menggunakan anggaran negara untuk kepentingan masyarakat.

Karena itu, ia meminta pengurus GSG menjalankan tata kelola yang profesional agar fasilitas publik tetap terawat dan bisa dimanfaatkan dalam jangka panjang.

2. Laporan Keuangan GSG Harus Dibuka ke Warga

Legislator fraksi Gerindra tersebut menegaskan seluruh pemasukan dan penggunaan dana dari pemanfaatan GSG wajib dilaporkan secara berkala kepada masyarakat.

Ia menyebut laporan kas bulanan hingga tahunan penting dilakukan untuk menghindari munculnya kecurigaan di tengah warga.

“Harus ada laporan kas bulanan dan tahunan. Pendapatannya dari mana saja, digunakan untuk apa. Ini penting supaya warga tahu dan tidak ada kecurigaan,” ujarnya.

3. GSG Jangan Dikuasai Kelompok Tertentu

Cak yebe juga mengingatkan agar fasilitas publik tersebut tidak hanya dimanfaatkan kelompok tertentu saja.

Menurutnya, Gedung Serbaguna harus terbuka untuk seluruh masyarakat karena dibangun menggunakan uang rakyat.

“Jangan sampai GSG ini hanya dinikmati kelompok tertentu. Ini dibangun pakai uang rakyat, jadi harus kembali ke rakyat,” tandasnya.

4. Yona Siap Bantu 100 Kursi untuk GSG

Dalam dialog bersama warga, sejumlah masyarakat mengusulkan penambahan fasilitas seperti meja, kursi, hingga perbaikan struktur bangunan yang dinilai kurang mendukung kegiatan olahraga.

Menanggapi hal tersebut, Cak Yebe menyatakan siap membantu pengadaan 100 kursi untuk kebutuhan GSG.

“Saya siap bantu 100 kursi. Tapi saya titip, kelola dengan profesional. Kalau tidak, percuma kita bantu, nanti tidak akan bertahan,” katanya.

5. Kegiatan Sosial di GSG Diusulkan Gratis

Tak hanya itu, Cak Yebe juga mendorong agar penggunaan Gedung Serbaguna dibedakan secara jelas antara kegiatan sosial dan kegiatan komersial.

Ia mengusulkan kegiatan sosial digratiskan dengan kontribusi ringan untuk biaya listrik dan kebersihan, sedangkan kegiatan komersial tetap dikenakan biaya secara wajar.

“Kalau kegiatan sosial, bisa gratis, cukup bantu biaya operasional. Tapi kalau komersial, harus ada kontribusi. Itu nanti dibagi secara adil antara pengelola dan lingkungan,” jelasnya.

6. Warga Keluhkan Biaya Buka Blokir PDAM Rp300 Ribu

Bahkan selain membahas pengelolaan GSG, cak yebe juga menerima aduan warga terkait biaya buka blokir PDAM yang dinilai cukup memberatkan karena mencapai Rp300 ribu.

Ia berjanji akan menindaklanjuti persoalan tersebut dengan berkoordinasi langsung bersama pihak terkait.

“Nanti saya cek dan koordinasikan. Kalau memang memberatkan dan tidak sesuai aturan, pasti akan kita evaluasi,” tegasnya.

7. Sosialisasi Bantuan Pendidikan SMA/SMK Swasta

Dalam reses tersebut, cak Yebe turut mensosialisasikan program bantuan biaya pendidikan bagi siswa SMA/SMK swasta sebesar Rp350 ribu per bulan hingga lulus.

Program tersebut diperuntukkan bagi keluarga yang masuk kelompok desil 1 sampai 5.

“Kalau tidak diterima di negeri, jangan berkecil hati. Pastikan cek desilnya. Kalau masuk desil 1 sampai 5, insya Allah dapat bantuan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bantuan pendidikan akan langsung disalurkan ke sekolah setiap tiga bulan sekali guna memastikan bantuan tepat sasaran.

“Ini bentuk keadilan. Warga yang tidak masuk sekolah negeri tetap harus dibantu agar tidak terbebani biaya pendidikan,” pungkasnya.***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mensos: Pembangunan Sekolah Rakyat di Surabaya Digeber, Target Operasional Juli 2026

    Mensos: Pembangunan Sekolah Rakyat di Surabaya Digeber, Target Operasional Juli 2026

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 35
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kota Surabaya, Jawa Timur, kini berada di tengah percepatan. Proyek yang digarap oleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk. ini menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam upaya meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu. Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf atau lebih dikenal dengan Gus Ipul, turun langsung meninjau progres pembangunan […]

  • Polres Pasuruan Ikuti Rapat Terpadu Kesiapan Operasi Ketupat 2026

    Polres Pasuruan Ikuti Rapat Terpadu Kesiapan Operasi Ketupat 2026

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 100
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polres Pasuruan turut mengikuti kegiatan Rapat Survey dan Penelitian Lapangan Terpadu Kesiapan Operasi Ketupat 2026 yang diselenggarakan oleh Ditlantas Polda Jawa Timur, bertempat di Ruang Wirapratama Ditlantas Polda Jawa Timur, Jumat (6/2/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Dirkamsel Korlantas Polri dan dihadiri oleh pejabat utama Ditlantas Polda Jawa Timur, jajaran Kasatlantas wilayah Polda […]

  • Sinergi TNI–Polri di Ngulan Kulon: Mengawal Seleksi Perangkat Desa hingga Tuntas

    Sinergi TNI–Polri di Ngulan Kulon: Mengawal Seleksi Perangkat Desa hingga Tuntas

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 146
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sinergitas TNI–Polri dalam memperkuat tata kelola pemerintahan desa kembali terlihat di Kabupaten Trenggalek. Hal ini tampak dalam pengawalan proses Ujian Pengisian Perangkat Desa Ngulan Kulon, Kecamatan Pogalan, yang digelar di Aula Balai Desa Ngulan Kulon, Senin (1/12/2025). Tiga unsur Muspika, Danramil 0806-02/Pogalan Kapten Inf Teguh Sasongko, Kapolsek Pogalan Iptu Henri Agus S., S.Sos., […]

  • Pernyataan Erika Carlina Usai DJ Panda Minta Maaf

    Pernyataan Erika Carlina Usai DJ Panda Minta Maaf

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 137
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – DJ Panda akhirnya muncul di depan media untuk menyampaikan permintaan maaf atas kesalahan dan kekeliruan yang telah dia lakukan, yaitu mengunggah informasi pribadi yang menyebabkan Erika mendapatkan bullying dan ancaman. Mohammad Faisal, yang merupakan kuasa hukum Erika Carlina, memberikan tanggapan positif terhadap permintaan maaf yang disampaikan DJ Panda. “Kami mengapresiasi adanya konferensi pers tersebut […]

  • Surabaya , Hantavirus

    Surabaya Perkuat Kewaspadaan terhadap Hantavirus

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 28
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Surabaya, kota besar di Jawa Timur, sedang memperkuat langkah-langkah pencegahan terhadap potensi penyebaran hantavirus. Meskipun hingga saat ini belum ditemukan kasus positif yang terkonfirmasi, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya tetap meningkatkan kewaspadaan sebagai bagian dari upaya antisipasi. Apa Itu Hantavirus? Hantavirus adalah virus yang sudah lama dikenal dalam dunia medis. Penularannya berasal dari tikus, […]

  • Peningkatan Partisipasi Angkatan Kerja di Jawa Timur Menunjukkan Kondisi Ekonomi yang Meningkat Mencapai 74,25 Persen pada 2025

    Peningkatan Partisipasi Angkatan Kerja di Jawa Timur Menunjukkan Kondisi Ekonomi yang Meningkat Mencapai 74,25 Persen pada 2025

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 117
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Peningkatan partisipasi angkatan kerja di Provinsi Jawa Timur menjadi indikator positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Data terbaru menunjukkan bahwa tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) mencapai 74,25 persen pada tahun 2025. Angka ini meningkat sebesar 1,23 persen poin dibandingkan dengan tahun sebelumnya, menunjukkan semakin banyaknya warga Jawa Timur yang terlibat dalam aktivitas ekonomi. Jawa Timur […]

expand_less