Solid dan Elegan, Srikandi Repnas Jatim Menang Terfavorit di Peringatan Hari Kartini 2026 Kadin Jawa Timur
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Peringatan Hari Kartini 2026 di Jawa Timur tak sekadar seremoni. Di tengah gemerlap acara di Ciputra World Surabaya, semangat emansipasi perempuan dikemas lebih konkret: penguatan ekonomi, literasi digital, hingga panggung ekspresi budaya.
Mengusung tema “Kartini Masa Kini: Cerdas Digital, Tangguh Finansial”, agenda yang digagas Kadin Jawa Timur ini menjadi ruang kolaborasi antara pelaku usaha, komunitas, dan perempuan penggerak ekonomi.
Ketua Kadin Jatim, Adik Dwi Putranto, menegaskan bahwa perempuan kini bukan lagi pelengkap, melainkan motor penggerak ekonomi, terutama di sektor UMKM dan industri kreatif.
“Semangat Kartini hari ini bukan hanya soal kesetaraan, tapi keberanian mengambil peluang, menguasai teknologi digital, dan mandiri secara finansial. Jawa Timur butuh lebih banyak perempuan hebat sebagai penggerak ekonomi,” tegasnya.
Ia menambahkan, momentum ini harus dimanfaatkan sebagai jembatan akses—mulai dari pasar, pelatihan, hingga pembiayaan. “Penguatan perempuan itu investasi ekonomi daerah, bukan sekadar wacana,” imbuhnya.
Sorotan acara jatuh pada lomba berkebaya yang menghadirkan lima kategori: Ter-anggun, Ter-unik, Ter-klasik, Ter-inspiratif, dan Terfavorit. Di tengah persaingan, Srikandi Repnas Jatim tampil mencolok dan sukses menyabet gelar Terfavorit.
Ketua Srikandi Repnas Jatim, Citra Ayu Rahardjo Wahyudi, menyebut kemenangan itu bukan soal panggung semata.
“Kami ingin menunjukkan bahwa perempuan bisa tampil percaya diri, solid, dan saling menguatkan. Menang bukan tujuan utama, tapi bagaimana membawa semangat Kartini yang modern dan produktif,” ujarnya.
Acara juga menghadirkan Dameria Triana Ambuwaru sebagai dewan juri, yang dikenal sebagai desainer tenun dan batik. Kehadirannya memperkuat nuansa budaya dalam ajang berkebaya yang menjadi magnet utama kegiatan.
Selain itu, rangkaian kegiatan diperkuat dengan workshop pemberdayaan perempuan, pameran UMKM “Lapak Kartini”, edukasi keuangan keluarga, hingga berbagai aktivitas kreatif yang mendorong kemandirian perempuan di era digital.
Srikandi Repnas sendiri merupakan sayap organisasi dari Relawan Pengusaha Muda Nasional yang kini dipimpin Restu Prayogi.
Awalnya, REPNAS dikenal sebagai wadah pengusaha muda yang aktif dalam dukungan politik, mulai dari era Jokowi–Ma’ruf hingga Prabowo–Gibran.
Namun kini, arah gerak organisasi mulai bergeser. Kehadiran Srikandi menjadi penanda bahwa REPNAS tak lagi sekadar aktif di momentum politik, tetapi mulai serius menggarap sektor ekonomi dan pemberdayaan masyarakat.
Peringatan Hari Kartini 2026 ini menegaskan satu hal: semangat Raden Ajeng Kartini tidak berhenti pada sejarah. Ia hidup dalam sosok perempuan masa kini—cerdas, tangguh, mandiri, dan berani memimpin perubahan. (dk/nw)

>
